Home / Berita

Minggu, 1 November 2026 - 06:00 WIB

BP Tapera Bersinergi dengan Kejaksaan RI, Memastikan Tata Kelola Ekosistem Perumahan yang Akuntabel

Lembaga pemerintah nonkementerian, BP Tapera bersinergi dengan Kejaksaan RI yang mencakup banyak dalam pengelolaan perumahan.

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melakukan sinergi dengan Kejaksaan Republik Indonesia (Kejaksaan RI). 

Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka mewujudkan tata kelola ekosistem perumahan yang akuntabel. 

Nota Kesepahaman antara kedua lembaga negara tersebut telah ditandatangani di Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026 

Nantinya, kesepakatan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan masing-masing Jaksa Agung Muda.

Tentunya, akan disesuaikan dengan tugas, fungsi, kebutuhan dan ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati. 

Adapun potensi kerja sama yang dapat terjalin seperti dalam hal: pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya di bidang perdata dan tata usaha negara. 

Selain itu, hal ini meliputi pengamanan pembangunan yang bersifat strategis; pemulihan aset; dukungan dalam rangka penegakan hukum; pengembangan kompetensi SDM; pertukaran data dan informasi; 

Tidak ketinggalan, mencakup pencegahan tindak pidana melalui penyuluhan hukum atau penerangan hukum; serta kegiatan lainnya yang disepakati. 

BP Tapera Bersinergi dengan Kejaksaan RI dalam Menunjang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Lembaga

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara BP Tapera dengan Aparat Penegak Hukum (APH). 

Baca Juga :  BP Tapera Usulkan Sosialisasi Perumahan bagi Kader Posyandu. Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kementerian Dalam Negeri

Tentunya, dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BP Tapera serta dalam menangani berbagai permasalahan hukum terkait program yang dikelola oleh BP Tapera.  

Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa tindak lanjut melalui PKS bersama Kejaksaan RI tersebut nantinya dapat mendukung program BP Tapera. 

Programnya mencakup termasuk dalam pengelolaan dan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta pengelolaan simpanan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). 

Sinergi ini juga diharapkan dapat memperkuat penerapan prinsip tata kelola yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi BP Tapera. 

“Bentuk kerjasama bersama Kejaksaan RI ini dapat dikembangkan lebih jauh melalui berbagai macam PKS dengan Jaksa Agung Muda,” ujar Heru seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id. 

“Tentu saja ini baik bagi kami (BP Tapera), dikarenakan BP Tapera dalam bekerja tentunya erat kaitannya dengan proses tata kelola,” lanjutnya. 

BP Tapera Mempererat Kerja Sama dengan Berbagai Pihak Berkepentingan untuk Memperluas Layanan

BP Tapera terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bentuk peningkatan layanan pengelolaan dan penyaluran dana FLPP. 

Melalui kerja sama dengan Kejaksaan RI, maka BP Tapera memastikan dan menjaga tata kelola layanannya dapat berjalan dengan baik. 

Ke depannya BP Tapera juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan APH lainnya untuk memperkuat landasan hukum dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban. 

Baca Juga :  BSD Secret Zoo Berlokasi Strategis di BSD City. Dekat dengan Akses Tol dan Transportasi Massal yang Ada di dalam Kawasan

Sejalan dengan upaya tersebut, BP Tapera terus mengakselerasi penyaluran dana FLPP untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau. 

BP Tapera Mengungkapkan Realisasi KPR FLPP Pada Akhir Oktober 2026 yang Sudah Mencapai Lebih dari Rp24 Triliun

Per 30 Oktober, realisasi FLPP yang telah disalurkan oleh BP Tapera pada tahun 2026 mencapai 194.360 unit rumah senilai Rp24,22 Triliun.  

BP Tapera saat ini tengah mempersiapkan agenda akad massal KPR Sejahtera FLPP untuk mendukung percepatan penyaluran pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang direncanakan berlangsung di Provinsi Jawa Timur. 

Akad massal pernah diselenggarakan di beberapa tempat, seperti Cileungsi, Bogor, Jawa Barat pada September 2025. 

Lantas acara serupa pernah dilangsungkan di Serang, Banten pada Desember 2025 dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Juli 2026. 

Melalui penguatan sinergi kelembagaan dan percepatan pelaksanaan program, BP Tapera berkomitmen dalam meningkatkan layanan. 

Selain itu, lembaga ini ingin menjaga akuntabilitas pengelolaan dana demi mendukung perluasan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik kerja sama yang dilakukan oleh badan pengelola tabungan perumahan rakyat dengan badan penegak hukum.

Share :

Baca Juga

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Berikan Pengalaman Kuliner yang Akrab

Berita

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Berikan Pengalaman Kuliner yang Akrab. Artotel Group Menyediakan Promo Makan Malam The Late Shift
IKEA Komitmen dengan Pelanggan Melalui IKEA Family

Berita

IKEA Komitmen dengan Pelanggan Melalui IKEA Family. Program Loyalitas untuk Konsumen Setia Produk
TOSTEM Indonesia Resmikan TOSTEM Studio Ciputat

Berita

TOSTEM Indonesia Resmikan TOSTEM Studio Ciputat. Hadirkan Solusi Material untuk Jendela dan Pintu Aluminium dengan Teknologi Jepang
Jadwal HOMEDEC 2024 Hari Pertama

Berita

Jadwal HOMEDEC 2024 Hari Pertama. Ada Talk Show Seru dari HDII
area industri di timur jakarta

Berita

Kawasan Industri di Timur Jakarta dan Barat Jakarta Masih Jadi Incaran Banyak Perusahaan. Colliers Berikan Analisisnya
Renovation Expo Indonesia 2025 Dibuka Secara Resmi

Berita

Renovation Expo Indonesia 2025 Dibuka Secara Resmi. Hadirkan Ratusan Merek Material, Renovasi, dan Interior
Mengintip Buku Anak Bali yang Melanglang di Bisnis Properti

Berita

Mengintip Buku Anak Bali yang Melanglang di Bisnis Properti. Berkisah Kiprah I Wayan Madik Kesuma, Direktur Utama KAS Group
IKEA Ungkap Sejumlah Penyebab Orang Susah Tidur

Berita

IKEA Ungkap Sejumlah Penyebab Orang Susah Tidur. Banyak Orang Masih Menggunakan Perangkat Elektronik Sebelum Tidur