Home / Berita

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:00 WIB

Paramount Gading Serpong Integrasikan Kawasan Komersial Jadi Daya Tarik Usaha. Populasi Kota Terpadu Ini Meningkat Mendukung Bisnis yang Sudah Ada

Sumber Foto: Paramount Gading Serpong

Sumber Foto: Paramount Gading Serpong

Kota terpadu yang dikembangkan oleh Paramount Land, Paramount Gading Serpong integrasikan kawasan komersial jadi daya tarik usaha. 

Perkembangan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan arah yang semakin jelas. 

Paramount Gading Serpong adalah kota mandiri seluas 1.000 hektare di Kabupaten Tangerang, Banten yang dikembangkan oleh Paramount Land. 

Perusahaan pengembang properti telah membangun Paramount Gading Serpong sejak 2006. Saat ini, kota terpadu telah memiliki kawasan residensial dan kawasan komersial. 

Aktivitas usaha tumbuh seiring meningkatnya populasi dan mobilitas, terutama di koridor-koridor yang terhubung langsung dengan kawasan hunian. 

Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lengkap dengan merangkum pernyataan tertulis yang dikirimkan oleh Paramount Land. 

Tenant Kuliner dan Gaya Hidup Membidik Kawasan Komersial dengan Tingkat Kunjungan Konsumen yang Tinggi

Dalam konteks yang lebih luas, temuan konsultan properti Colliers Indonesia menunjukkan bahwa sektor ritel tetap berkembang, meskipun dengan pendekatan yang lebih selektif. 

Menurut Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto, aktivitas tenant saat ini banyak terkonsentrasi pada sektor F&B (food and beverage) dan lifestyle, terutama di kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi dan komunitas yang sudah terbentuk

Fenomena ini sejalan dengan kondisi di Tangerang, Banten sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan pesat. 

Baca Juga :  IKEA Hadirkan Garage Sale di Kota Baru Parahyangan. Potongan Harga untuk Sejumlah Produk Tertentu

Associate Director LEADS Property Martin Samuel Hutapea juga memberikan insight mengenai area komersial di kawasan yang sama. 

Martin mencatat bahwa meningkatnya populasi dan perkembangan kawasan hunian turut mendorong kebutuhan ruang usaha yang dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. 

Dalam praktiknya, kawasan komersial masih menjadi salah satu produk properti yang paling banyak diserap oleh pasar. 

Berbagai jenis usaha, mulai dari makan minum, laundry, hingga ritel harian umumnya berkembang di area ini karena kedekatannya dengan konsumen.  

Sejumlah Kawasan Komersial di Paramount Gading Serpong Sudah Berkembang Pesat dan Menjadi Pusat Kegiatan Baru

Tingkat penyerapan ruang usaha di Tangerang juga tercatat tinggi, angkanya sudah mencapai sekitar 93% dalam satu tahun terakhir. 

Sementara itu, kisaran harga properti komersial yang paling diminati oleh konsumen berada pada Rp2 miliar hingga Rp5 miliar. 

Di lapangan, dinamika ini terlihat nyata. Sejumlah titik di kawasan komersial Paramount Gading Serpong berkembang menjadi pusat aktivitas baru. 

Kehadiran tenant kuliner hingga lifestyle tidak hanya mengikuti tren, tetapi ikut membentuk ritme kawasan yang semakin hidup dari hari ke hari. 

Bagi para pelaku usaha, faktor lokasi kawasan komersial yang strategis tentunya menjadi pertimbangan utama ketika membeli.  

Kawasan dengan akses yang baik, dikelilingi hunian, serta memiliki aktivitas harian yang stabil dinilai lebih menjanjikan dibanding sekadar lokasi strategis di atas peta. 

Baca Juga :  Sinar Mas Land Resmikan Jalan Penghubung Boulevard BSD City - Gading Serpong. Developer Gandeng Paramount Land dan Summarecon Serpong dalam Proyek Ini

Paramount Gading Serpong Integrasikan Kawasan Komersial Jadi Daya Tarik Usaha yang Memiliki Prospek yang Baik

Hal ini juga dirasakan oleh pelaku usaha di Paramount Gading Serpong, seperti Willy yang merupakan pemilik Kopi Es Tak Kie di kawasan Maggiore. 

Willy melihat kawasan komersial di Paramount Gading Serpong sebagai kawasan yang sudah hidup dan memudahkan pelaku usaha menjangkau konsumen dari berbagai area.

Bahkan, konsumen datang seperti Paramount Gading Serpong, BSD City, Alam Sutera, hingga pengunjung dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). 

Bagi kamu yang ingin merintis bisnis, kawasan komersial di Paramount Gading Serpong menjadi rekomendasi lantaran terintegrasi. 

Sebelumnya, ada ulasan soal mengungkap konsep Klaster Lily di Paramount Petals. Paramount Land mengembangkan hunian modern untuk keluarga muda. 

Jangan lewatkan penjelasan perihal Paramount Land Big Exhibition yang memberikan sejumlah promo menarik mulai dari free PPN DTP hingga voucher cashback. 

Tidak ketinggalan, terdapat pembahasan soal Pasadena Square South di Paramount Gading Serpong yang punya potensi traffic tinggi. Paramount Land mendukung kehadiran kawasan komersial dengan sejumlah cara. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai potensi kawasan komersial yang dikembangkan oleh developer properti. 

Share :

Baca Juga

Mengenal Triniti Land

Berita

Mengenal Triniti Land. Developer Ini Telah Memiliki Sejumlah Proyek di Tangerang, Lampung Hingga Labuan Bajo
Alam Sutera Terapkan ESG Pada Elevee Condominium

Berita

Alam Sutera Terapkan ESG Pada Elevee Condominium. Cocok Untuk Segmen Pasar Generasi Milenial dan Generasi Z
Grand Wisata Bekasi Hadirkan Klaster NuOne di Arcova District

Berita

Grand Wisata Bekasi Hadirkan Klaster NuOne di Arcova District. Kota Terpadu Milik Sinar Mas Land Rilis Hunian untuk Keluarga Muda dengan Harga Terjangkau
Sinar Mas Land Rilis Klaster Elyon di EONNA BSD City

Berita

Sinar Mas Land Rilis Klaster Elyon di EONNA BSD City. Hunian Premium Terbaru dengan Konsep Luxury New Retro Living
ARM Land Group Perkenalkan Royal Azalea

Berita

ARM Land Group Perkenalkan Royal Azalea. Hunian Tapak Bergaya American Classic di Kawasan Legok, Tangerang
Dulce Cafe by Elise Apresiasi DADA

Berita

Dulce Cafe by Elise Apresiasi DADA. Pengelola Tenant Kuliner Ini Optimistis dengan Potensi Kawasan Komersial Apple 3 Condovilla
Mengintip Produk BACKHOME

Berita

Mengintip Produk BACKHOME. Produk Perlengkapan Rumah Tangga yang Mendukung Gaya Hidup Modern
Membedah Tema ARCH ID 2026

Berita

Membedah Tema ARCH ID 2026. Acara Ini Menjadi Ekosistem yang Terbuka dan Kolaboratif dengan Berbagai Pihak