Home / Berita

Senin, 13 April 2026 - 06:00 WIB

Membedah Tema ARCH ID 2026. Acara Ini Menjadi Ekosistem yang Terbuka dan Kolaboratif dengan Berbagai Pihak

Sumber Foto: ARCH ID 2026

Sumber Foto: ARCH ID 2026

Yuk, mulai membedah tema ARCH ID 2026 yang memperlihatkan adanya kerja sama antarsektor dan berkontribusi untuk industri. 

ARCH:ID hadir lagi sebagai salah satu kegiatan paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior, hingga material bangunan di Indonesia. 

Digelar oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama CIS Exhibition, ARCH:ID 2026 berlangsung pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.  

Pada tahun 2026, penyelenggara akan menghadirkan 725 booth dan lebih dari 180 peserta pameran yang menempati area pameran seluas 18.000 meter persegi.

Saatnya Membedah Tema ARCH ID 2026 yang Menekankan Pada Keterlibatan dan Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Sebagai penguat arah kuratorial, ARCH:ID 2026 dikuratori oleh (arsitek) Ar. Afwina Kamal, IAI (Hadiprana Design), Ar. Trianzani Sulshi, IAI (Studio Aliri), dan Ar. Dhanie Syawalia, IAI (Dhanie & Sal). 

Mengangkat tema “Skema Sintesa – Arsitektur Keterlibatan”, pameran ini melihat arsitektur sebagai ekosistem yang terbuka dan kolaboratif. 

Ekosistem ini bisa menjadi tempat berbagai disiplin saling terhubung, dialog terus berkembang, serta batas-batas antar bidang disamarkan.

Baca Juga :  Mengungkap Konferensi Internasional di ARCH ID 2026. Hadirkan Sejumlah Figur Terkait Arsitektur dan Tata Kota

“Arsitektur telah lama menyimpan ilusi otonomi; seolah-olah merupakan disiplin yang hanya menjawab pada dirinya sendiri,” kata Tim Kurator ARCH:ID 2026 seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

“Skema Sintesa membongkar anggapan ini, dengan menegaskan bahwa lingkungan binaan tidak pernah semata-mata merupakan hasil kerja arsitek,” lanjutnya. 

“Setiap proyek dibentuk oleh sistem dan berbagai aktor di luar studio desain.” kata tim kurator menutup pernyataan tertulis. 

Mengacu pada tema yang diangkat, kolaborasi dalam penyelenggaraan ARCH:ID 2026 pun semakin berkembang lebih luas. 

Kolaborasi dalam ARCH ID 2026 yang Melibatkan Sejumlah Asosiasi Profesional Terkait Dunia Kreatif 

Tidak hanya dalam praktik arsitektur, tetapi juga melibatkan berbagai disiplin kreatif, mulai dari lighting designer, desainer grafis, desainer produk, hingga arsitek lansekap.

Semua disiplin terkait industri kreatif ini juga turut berkontribusi bersama brand yang hadir dalam pameran tersebut sebagai mitra industri. 

Partisipasi ini diperkuat oleh dukungan sejumlah institusi dan asosiasi profesional, antara lain Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII). 

Baca Juga :  La-Z-Boy Jalin Kerja Sama dengan Garfield The Movie. Produsen Furnitur Ini Hadirkan Kursi Malas dengan Desain Kucing Oren Ikonik

Selain itu, hadir juga Himpunan Teknik Iluminasi Indonesia (HTII), Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), dan Green Building Council Indonesia (GBCI), 

Tidak ketinggalan, ada Aliansi Designer Product Indonesia (ADPII), Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI), serta Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI).

Melalui pendekatan lintas disiplin ini, ARCH:ID 2026 menempatkan arsitektur sebagai sebuah ekosistem yang dinamis dan saling terhubung. 

Menjadikan pameran ARCH:ID sebagai ruang dengan berbagai keahlian bertemu, berkolaborasi, dan bersama-sama membentuk pengalaman ruang yang lebih komprehensif dan bermakna.

Sebelumnya, ada ulasan soal siapa saja para pembicara di ARCH ID 2024 International Conference? Yuk, saatnya mencari tahu profilnya. 

Jangan lewatkan pembahasan perihal mengintip program ARCH ID 2025 mulai dari eksebisi, instalasi, gelar wicara, hingga konferensi internasional. 

Tidak ketinggalan, terdapat penjelasan soal ARCH ID 2025 yang menargetkan 25 ribu pengunjung. Sejumlah acara telah disiapkan mulai dari pameran karya hingga konferensi internasional. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai pameran arsitektur yang diselenggarakan secara berkala.

Share :

Baca Juga

kawasan metland cibitung di kabupaten bekasi

Berita

Metland Berulang Tahun ke 30. Salah Satu Proyeknya Metland Cibitung Kokohkan Posisi Sebagai Kawasan Mixed Use Berkonsep TOD
Paradise Indonesia Mengandalkan Pemasukan dari Hotel

Berita

Paradise Indonesia Mengandalkan Pemasukan dari Hotel. Pendapatan Berulang Didominasi dari Hotel di Bali
Mengungkap Konferensi Internasional di ARCH ID 2026

Berita

Mengungkap Konferensi Internasional di ARCH ID 2026. Hadirkan Sejumlah Figur Terkait Arsitektur dan Tata Kota
ulang tahun lotte mart

Berita

Rayakan Ulang Tahun ke-25, LOTTE Mart Apresiasi Brand Paling Dicintai oleh Konsumen
PropertyGuru Gelar PropertyGuru Asia Property Awards Grand Final 2025

Berita

PropertyGuru Gelar PropertyGuru Asia Property Awards Grand Final 2025. Sejumlah Proyek Properti dari Developer Indonesia Mendapatkan Penghargaan
Kantor Agen Properti APEX Resmi Diluncurkan

Berita

Kantor Agen Properti APEX Resmi Diluncurkan. Didukung oleh Pinhome untuk Menjawab Kebutuhan Pasar
Altea BLVD Hadirkan Hunian yang Selaras dengan Alam

Berita

Altea BLVD Hadirkan Hunian yang Selaras dengan Alam. Proyek Residensial Kolaborasi Sinar Mas Land dan Astra Land
Cushman & Wakefield Prediksi Prospek Pasar Properti Asia Tenggara

Berita

Cushman & Wakefield Prediksi Prospek Pasar Properti Asia Tenggara. Kawasan Ini Masih Menjadi Tujuan Investasi