Home / Berita

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

Summarecon Ungkap Marketing Sales 2025 yang Mencapai Rp5,53 Triliun. Angka Ini Melampaui Target SMRA Sebesar 27 Persen

Sumber Foto: Summarecon

Sumber Foto: Summarecon

Developer Summarecon ungkap marketing sales 2025 yang mencapai Rp5,53 Triliun, pencapaian ini melebihi target perseroan. 

PT Summarecon Agung Tbk. atau Summarecon kembali menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

Selain itu, perusahaan pengembang properti ini pun menggelar Public Expose 2026 bagi media untuk mengungkapkan laporan keuangan tahun buku 2025. 

Perseroan dengan kode emiten SMRA mengungkapkan kalau bisa mencatatkan pencapaian marketing sales sebesar Rp5,53 triliun pada Tahun Buku 2025. 

Jumlah tersebut melebihi target perseroan yang sudah ditetapkan sebesar Rp5 triliun. Total marketing sales mencapai 27% lebih tinggi. 

Sepanjang Tahun Buku 2025, SMRA membukukan pendapatan sebesar Rp8,77 triliun, sementara itu laba bersih tercatat mencapai sebesar Rp1,20 triliun.

Perusahaan Pengembang Properti Summarecon Ungkap Marketing Sales 2025 yang Mencapai Rp5,53 Triliun yang Berasal dari Penjualan Sejumlah Proyek

Pencapaian penjualan ini didukung oleh pembangunan dan pengembangan sembilan kawasan kota terpadu yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia. 

Summarecon mempunyai kota terpadu di di Summarecon Kelapa Gading (Jakarta Utara), Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang (Kabupaten Tangerang, Banten). 

Baca Juga :  IKEA Jelaskan Cara Bergabung dengan IKEA Family. Pelanggan Bisa Melakukannya Melalui Situs Resmi Atau Aplikasi

Selain itu, terdapat Summarecon Bekasi (Kota Bekasi, Jawa Barat), Summarecon Crown Gading (Kabupaten Bekasi, Jawa Barat),  dan Summarecon Bogor (Bogor, Jawa Barat). 

Tidak ketinggalan, terdapat Summarecon Bandung (Kota Bandung, Jawa Barat), serta Summarecon Karawang (Karawang, Jawa Barat). 

SMRA juga memiliki pengembangan di luar Pulau Jawa, yaitu Summarecon Mutiara Makassar (Kota Makassar, Sulawesi Selatan).  

Peningkatan Penjualan Proyek Properti Summarecon Didukung Oleh Permintaan Pasar yang Masih Tinggi

Pertumbuhan marketing sales terutama didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap produk properti baru terutama rumah.

Permintaan ini khususnya pada segmen menengah dan menengah atas yang tetap menunjukkan daya beli yang kuat.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, kami bersyukur pasar hunian menengah dan menengah atas tetap menunjukkan resiliensi yang baik atas permintaan terhadap produk-produk Summarecon yang mengedepankan inovasi, kualitas pembangunan yang tinggi, konsep pengembangan kawasan yang terintegrasi, serta memiliki nilai investasi jangka panjang,” ujar President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

Baca Juga :  CSEL UI Apresiasi Diamond Citra Propertindo dalam Diskusi Properti. Developer DADA Berikan Wawasan Praktis dari Sudut Pandang Profesional

“Ke depan, dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung sampai saat ini, Summarecon akan tetap menjaga pengelolaan cash management secara prudent,” lanjutnya. 

“Mencermati perubahan pasar yang terjadi dan tetap berfokus pada pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya lagi. 

Summarecon terus membangun dan mengembangkan sejumlah residensial dan komersial di kota terpadu, serta terus menambah lahan. 

Sebelumnya, terdapat penjelasan mengenai Summarecon Crown Gading yang menjadi magnet baru properti di Koridor Utara Timur Jakarta karena punya tata kelola kota yang terbaik dan kelebihan lainnya. 

Jangan lewatkan pembahasan soal Harris Hotel & Convention Serpong yang menjadi hotel kelima Summarecon. Perseroan memperkuat sektor pendapatan berulang. 

Tidak ketinggalan, terdapat uraian perihal Summarecon Expo 2025 yang menghadirkan ragam hiburan di Summarecon Mall Bandung. Ada kegiatan edukasi untuk anak hingga talkshow

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai laporan keuangan yang dijelaskan oleh perusahaan pengembang properti.

Share :

Baca Juga

Mengenal Jotun

Berita

Mengenal Jotun. Perusahaan Cat Asal Norwegia Ini Memiliki Sejumlah Produk Unggulan untuk Interior dan Eksterior
Liven Apresiasi Investasi Living Lab Ventures

Berita

Liven Apresiasi Investasi Living Lab Ventures. Perusahaan Ingin Memperluas Jangkauan ke Indonesia dan Asia Tenggara
Penjualan Properti Metland Pada 2024 Naik 22 Persen

Berita

Penjualan Properti Metland Pada 2024 Naik 22 Persen. Metland Cibitung, Metland Cikarang dan Metland Cyber Puri Menjadi Penyumbang Terbesar
Pinhome Ungkap Dampak Stimulus Moneter dan Fiskal ke Properti

Berita

Pinhome Ungkap Dampak Stimulus Moneter dan Fiskal ke Properti. Penurunan Suku Bunga dan Insentif PPN Mendukung Stabilitas Pasar
Myze Hotel Waingapu Tampilkan Pertunjukan Spektakuler Pada Tahun Baru 2026

Berita

Myze Hotel Waingapu Tampilkan Pertunjukan Spektakuler Pada Tahun Baru 2026. Bagian dari Artotel Wanderlust untuk Tamu Hotel yang Dikelola oleh Artotel Group
Metland Transyogi Resmikan Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur

Berita

Metland Transyogi Resmikan Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur. Fasilitas Pendidikan Siap Mencetak Generasi Unggul
EASTVARA dan AEON Indonesia Tanam Pohon di BSD City

Berita

EASTVARA dan AEON Indonesia Tanam Pohon di BSD City. Dukung Ekosistem Hijau dan Pelestarian Lingkungan
Colliers Jelaskan Pentingnya Tata Ruang Kantor dan Budaya Kerja

Berita

Colliers Jelaskan Pentingnya Tata Ruang Kantor dan Budaya Kerja. Karyawan Adalah Makhluk Sosial