Yuk, mengintip program ARCH ID 2025 yang beragam mulai dari pameran, talkshow, hingga konferensi kelas dunia. Simak ulasannya.
ARCH ID yang merupakan forum dan pameran arsitektur paling dinantikan di Indonesia kembali hadir dalam edisi kelimanya di ICE BSD City, Hall 5–7, Tangerang, Banten pada 8–11 Mei 2025.
Diprakarsai oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dengan PT CIS Exhibition, ARCH:ID 2025 mengangkat tema “Performative Archipelagos”.
Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan tertulis yang diterima dari panitia penyelenggara.
ARCH:ID terus mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun sejak diselenggarakan pertama kalinya beberapa waktu lalu.
Pada 2025, pameran ini hadir dengan skala yang lebih besar, dengan 13.000 meter persegi luas area pameran, meningkat 41% dari tahun sebelumnya ARCH ID 2024.
Terdapat 550 booth dari lebih dari 200 perusahaan lokal dan internasional, serta hampir 150 exhibitor terkurasi yang menampilkan produk dan jasa terbaik di kelasnya.
ARCH ID pada tahun ini juga mencakup 25 booth terkurasi, 7 featured exhibitions,dan 3 instalasi arsitektur yang melibatkan banyak pihak.
Forum ini juga menghadirkan 10 pembicara konferensi dari 6 negara, 80 sesi Talk Series, dan lebih dari 200 pembicara secara keseluruhan.
Dalam edisi kelimanya ini, ARCH ID menunjukkan perkembangan yang luar biasa, dengan lebih dari 22.300 pengunjung dan 500 delegasi konferensi pada tahun 2024,
Tidak ketinggalan, panitia penyelenggara mengungkapkan proyeksi peningkatan menjadi 25.000 pengunjung dan 700 delegasi di ARCH ID 2025.
Mengintip Program ARCH ID 2025 yang Semakin Beragam
Melengkapi program konferensi dan pameran, ARCH ID Talk Series dan Obrolan Tuju-Tuju kembali hadir sebagai ruang diskusi santai, tetapi penuh wawasan.
Gelar wicara ini menghadirkan sejumlah tokoh-tokoh pembicara ahli bidang arsitektur, konstruksi, dan desain interior.
Lantas, ada Featured Exhibition merupakan pameran tematik yang menyajikan informasi dan inspirasi desain arsitektur di Indonesia.
Setiap karya instalasinya didesain oleh arsitek yang membawa perspektif baru dan segar. Instalasi ini juga melibatkan brand.
Di antaranya, Paviliun SALING X SILANG menghadirkan Pusaran karya Hadiprana Design Consultant bersama Arah Arsitektur dan Studio Hendro Hadinata.
Instalasi ini menjadi ruang inkubasi kreatif yang mendorong pengunjung untuk berdialog, bereksperimen, dan mengeksplorasi lintas disiplin.
Millimeter Manifesto dari Studio Airi bersama sembilan desainer produk Indonesia menyatukan berbagai pendekatan untuk mengungkap lapisan-lapisan tak terlihat dalam sebuah desain.
Ragam Konten dalam ARCH ID 2025 Termasuk Penghargaan untuk Tokoh Arsitek
Sementara itu, “A Tribute: Meneruskan Inspirasi dan Pemikiran Prof. Mohammad Danisworo” yang dikurasi oleh M. Archica Danisworo dan Kevin Trikusumo Febriansyah,
Acara ini merupakan pameran penghargaan kepada mendiang Prof. Danisworo sebagai arsitek yang berperan penting dalam tata kota di Indonesia pada tahun 1970.
Edisi tahun ini turut diperkaya dengan hadirnya program Hackathon, Business Matching, serta Student Exhibition & Competition.
Eksebisi dan kompetisi para mahasiswa ini sebagai platform dinamis untuk mengembangkan inovasi, membangun relasi, dan menemukan bakat-bakat baru di industri.
Adanya program penghargaan Sustainable Construction Material Awards (SCMA) juga mempertegas peran ARCH ID sebagai ruang yang mendorong inovasi material arsitektur yang ramah lingkungan.
Jangan lewatkan konten mengenai konferensi internasional dalam ARCH ID 2024 yang juga menghadirkan para pembicara dari dalam dan luar negeri.
Tidak ketinggalan, konten terkait masa depan arsitektur Indonesia dan ARCH ID 2024 yang mengulas manusia, teknologi, alam, dan lainnya.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai program yang diselenggarakan dalam forum dan pameran arsitektur.















