Hotel ARTOTEL Casa Kuningan gelar pameran lukisan cat air karya pelukis Shade of Lilac dengan judul Within Walking Distance.
ARTOTEL Casa Kuningan kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran tunggal bertajuk “Within Walking Distance”.
Lukisan tersebut adalah karya seniman cat air berbasis di Semarang, Jawa Tengah bernama Lila. Seniman perempuan ini dikenal dengan nama artistiknya Shades of Lilac.
Lila merupakan seniman muda berbakat yang sedang naik daun dalam kancah dunia seni rupa kontemporer di Indonesia berkat karya lukisan cat airnya.
Penyelenggaraan pameran lukisan cat air ini merupakan komitmen Artotel Group untuk menghadirkan karya seni dalam hotel yang dikelolanya.
ARTOTEL Casa Kuningan adalah salah satu hotel butik berbintang yang dikelola oleh manajemen operator hotel, Artotel Group.
By the way, Hotel ini berlokasi dekat dengan sejumlah kedutaan besar negara asing di Jakarta dan kawasan niaga terpadu (central business district) Mega Kuningan.
Hotel yang Dikelola oleh Artotel Group, ARTOTEL Casa Kuningan Gelar Pameran Lukisan Cat Air
Pameran yang berlangsung pada 23 Juli-23 Oktober 2026 ini mengajak pengunjung untuk menemukan kembali keindahan yang tersembunyi dalam bangunan dan lingkungan yang akrab ditemui setiap hari.
Melalui karya cat air yang dipamerkan, Lila mengangkat kisah-kisah sederhana dari rumah tinggal, pertokoan lama, gang kecil, hingga bangunan yang perlahan menghilang seiring perkembangan kota.
Alih-alih menampilkan landmark ikonik, ia justru memilih arsitektur sehari-hari sebagai medium untuk merekam memori, identitas, serta hubungan emosional antara manusia dengan ruang yang mereka tinggali.
Judul “Within Walking Distance” merepresentasikan keyakinan bahwa inspirasi seni tidak selalu berada di tempat yang jauh.
Dengan berjalan kaki dan memperlambat langkah, seseorang dapat menemukan cerita yang selama ini tersembunyi di balik fasad bangunan sederhana maupun sudut-sudut kota yang kerap terlewatkan.
Lila Menghadirkan Karya yang Dipengaruhi oleh Lanskap Urban dan Warisan Arsitektur Indonesia
Dengan latar belakang studi Cross Cultural Studies, praktik berkaryanya banyak dipengaruhi oleh ketertarikannya terhadap lanskap urban dan warisan arsitektur Indonesia.
Melalui sapuan cat air yang lembut, ia menangkap suasana, cahaya, dan karakter setiap bangunan sehingga menghadirkan pengalaman visual yang hangat sekaligus penuh nostalgia.
Pameran ini menampilkan sejumlah karya pilihan, yaitu From the Heart of Semarang, From the Heart of Semarang (2), dan Before They’re Gone.
Selain itu, ada juga karya seperti The Neighborhood Shops, From The Mountain to Sea, The Speaking Alleys, Toko Roti Pauline, serta Pieces of Places.
Lukisan Cat Air Karya Lila Menjadi Wujud Perjalanan Artistik Seniman dalam Menampilkan Tempat yang Terlewatkan
Seluruh karya Lila menggunakan media watercolor on paper dan diciptakan dalam rentang tahun 2023 hingga 2026.
Karya lukis ini merepresentasikan perjalanan artistik Lila dalam mendokumentasikan ruang-ruang yang sering kali luput dari perhatian.
Bagi kamu yang menyukai seni terutama lukisan cat air, saatnya untuk menyambangi pameran tersebut di ARTOTEL Casa Kuningan.
Sebelumnya, terdapat penjelasan soal Artotel Group dan Jakpro yang berkolaborasi dalam pengelolaan Paviliun Raden Saleh Artotel Curated. Ekosistem Taman Ismail Marzuki (TIM) akan dioperasikan secara profesional.
Jangan lewatkan pembahasan mengenai Myze Hotel Waingapu menghadirkan Artotel Wanderlust untuk Tahun Baru 2026. Program menarik dari Artotel Group untuk tamu.
Tidak ketinggalan, terdapat uraian perihal MAXONE Batam ingin menghadirkan rumah kedua bagi tamu. Hotel ini akan dikelola oleh Artotel Group yang memiliki koleksi properti yang beragam.
Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai pameran seni yang diselenggarakan oleh manajemen operator hotel.















