Home / Berita

Senin, 21 September 2026 - 07:35 WIB

BP Tapera Hadir di ATTEC Global Investment Forum JITEX 2025. Dorong Kerja Sama Penyediaan Hunian Pekerja di Kawasan Industri

Sumber Foto: BP Tapera

Sumber Foto: BP Tapera

Lembaga BP Tapera hadir di ATTEC Global Investment Forum JITEX 2025 seraya mengajak kolaborasi penyediaan rumah pekerja di area industri. 

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong kolaborasi strategis dengan pengelola kawasan industri, perusahaan pengembang, perbankan, dan investor untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi pekerja. 

Hal tersebut disampaikan dalam ATTEC Global Investment Forum yang menjadi bagian dari rangkaian Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SMEs Expo (JITEX) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC) bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO).

Aktivitas ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas peluang perdagangan, investasi, serta pengembangan ekosistem ekonomi Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso menyampaikan sejumlah hal penting. 

Budi mengungkapkan bahwa kerja sama perdagangan internasional yang dibangun Indonesia tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekspor, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi investasi.

“Kita mempunyai banyak perjanjian dagang. Perjanjian tersebut tidak hanya memenuhi perdagangan, tetapi juga memenuhi investasi,” ujar Budi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

“Ketika kita mempunyai banyak peluang ekspor dan akses ekspor ke berbagai negara, dengan sendirinya investasi akan datang, terutama investasi yang berorientasi ekspor,” lanjutnya. 

ATTEC Mengungkapkan Pentingnya Penguatan Investasi yang Didukung Ekosistem Termasuk Tempat Tinggal Bagi Pekerja

Sementara itu, Ketua Umum Asian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC), Budihardjo Iduansjah memberikan pendapatnya. 

ATTEC adalah organisasi regional di kawasan Asia yang berfungsi sebagai platform kerja sama bisnis lintas negara untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Budihardjo menyampaikan bahwa penguatan investasi perlu didukung dengan ekosistem yang lengkap, termasuk kebutuhan terhadap hunian bagi pekerja.

“Investasi di kawasan ekonomi dan industri tidak hanya membutuhkan pembangunan pabrik dan infrastruktur,” ujar Budihardjo.  

Baca Juga :  BP Tapera Telah Salurkan 77 Ribu KPR FLPP Hingga Juni 2026. Pemerintah Menargetkan 350 Ribu Unit Pada Tahun Ini

“Tetapi juga membutuhkan dukungan sumber daya manusia serta fasilitas pendukung, termasuk penyediaan rumah bagi para pekerja,” imbuhnya. 

BP Tapera Hadir di ATTEC Global Investment Forum JITEX 2025 dengan Memberikan sejumlah Materi

Dalam sesi forum diskusi, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menyampaikan materinya. 

Sid menjelaskan mengenai skema pembiayaan perumahan BP Tapera serta peluang kolaborasi dalam mendukung penyediaan hunian pekerja di kawasan industri.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan kawasan industri akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan tenaga kerja. 

Oleh karena itu, kesejahteraan pekerja, termasuk akses terhadap kepemilikan rumah, menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan.

“Setiap kawasan industri menurut pandangan kami memerlukan sumber daya manusia yang mumpuni,” ujar Sid. 

“Karena jumlah penyerapan pegawai dan kebutuhan pekerja akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya kawasan industri,” lanjutnya. 

BP Tapera Membantu Para Pekerja untuk Bisa Memiliki Tempat Tinggal Melalui Pembiayaan Perumahan 

Menurut Sid, salah satu bentuk kesejahteraan yang diharapkan pekerja adalah memiliki rumah sendiri yang layak.

Melalui program pembiayaan perumahan, BP Tapera hadir untuk membantu masyarakat, khususnya pekerja di kawasan industri, agar memiliki akses terhadap hunian yang layak.

“Salah satu kesejahteraan yang selalu diharapkan oleh para pekerja itu adalah berumah. Di sinilah peran BP Tapera masuk,” kata Sid.

Sid menyampaikan bahwa dalam program tiga juta rumah, penerima manfaat KPR subsidi banyak berasal dari kalangan buruh yang bekerja di kawasan industri. 

Melihat kebutuhan tersebut, BP Tapera membuka peluang kolaborasi dengan pengelola kawasan industri untuk merancang dukungan perumahan pekerja secara lebih strategis.

“Kami ingin berkolaborasi bagaimana secara strategis dan terencana, kami bisa mendukung kawasan industri ini dengan perkembangan perumahannya,” kata Sid lagi.

Dalam mendukung penyaluran pembiayaan, BP Tapera bekerja sama dengan 43 mitra perbankan yang siap menyalurkan KPR subsidi. 

Baca Juga :  Sharp Komitmen Terhadap Pelestarian Lingkungan. Ajak Peran Serta Semua Pihak Berkepentingan untuk Menjaga Lingkungan

BP Tapera Menjelaskan Realisasi Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Hingga Awal September 2026 Mencapai Rp19,1 Triliun

Berdasarkan data realisasi BP Tapera, hingga September 2026 penyaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) telah mencapai sekitar 153.161 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp19,1 triliun.

Sid menjelaskan bahwa KPR subsidi memiliki sejumlah kemudahan bagi masyarakat, di antaranya uang muka yang ringan dan suku bunga tetap hingga kredit selesai.

“Melalui program ini DP-nya (down payment) hanya perlu 1 persen saja. Suku bunganya 5 persen dan ini tidak berubah hingga KPR tersebut lunas dan rumah menjadi milik,” ujarnya. 

Selain itu, program KPR subsidi juga memberikan tenor pembiayaan hingga 40 tahun sehingga masyarakat dapat memperoleh cicilan yang lebih terjangkau.

“Dengan Rp700 ribu per bulan, masyarakat sudah dapat menghuni rumah dan mencicil rumah tersebut hingga lunas,” imbuhnya. .

BP Tapera juga menyediakan berbagai dukungan lain dalam program KPR subsidi, seperti bantuan uang muka sebesar Rp4 juta, pembebasan PPN (Pajak Pertambahan Nilai), serta dukungan premi asuransi dari perbankan. 

Selain rumah tapak, BP Tapera turut mengembangkan skema KPR rusun subsidi bagi masyarakat yang ingin tinggal lebih dekat dengan lokasi kerja di kawasan perkotaan.

BP Tapera Ingin Adanya Kolaborasi Antara Semua Pihak Berkepentingan untuk Menghadirkan Ekosistem Tempat Tinggal Pekerja

Melalui forum ATTEC Global Investment Forum, BP Tapera berharap semakin banyak terjalin kerja sama dengan investor, perusahaan pengembang properti, dan pengelola kawasan industri untuk menciptakan ekosistem hunian pekerja yang terintegrasi.

“Ini yang selalu kita komunikasikan kepada masyarakat khususnya buruh, agar ini meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, dan pada akhirnya terjadi wealth creation bagi setiap individu tersebut,” kata Sid.

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai kegiatan yang dilakukan oleh pengelola tabungan perumahan rakyat.

Share :

Baca Juga

BP Tapera Jelaskan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun

Berita

BP Tapera Jelaskan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun. Cicilan Hanya Rp500 Ribu Per Bulan, Beli Rumah Lebih Terjangkau
Harris Hotel & Convention Serpong Jadi Hotel Kelima Summarecon

Berita

Harris Hotel & Convention Serpong Jadi Hotel Kelima Summarecon. Perseroan Memperkuat Sektor Pendapatan Berulang
Program I-SEA Cohort 3 dari IKEA Perluas Cakupan Program

Berita

Program I-SEA Cohort 3 dari IKEA Perluas Cakupan Program. Buka Kesempatan untuk Pelaku Bisnis Tradisional ke Bisnis Tanggung Jawab Sosial
One Global Capital Terima Tawaran Investasi untuk Proyek Five Dock

Berita

One Global Capital Terima Tawaran Investasi untuk Proyek Five Dock. Peluang untuk Investor Indonesia Sekaligus Memperkuat Koridor Investasi dengan Australia
Metland Cyber Puri Perkenalkan Klaster South Treasure

Berita

Metland Cyber Puri Perkenalkan Klaster South Treasure. Metland Memasarkan Hunian Mewah dengan Harga Mulai dari Rp4,9 Miliar

Berita

Metland Cibitung Kembangkan Milenia City Jadi Kawasan Hiburan dan Kuliner Modern. Destinasi Bagi Keluarga dan Komunitas
Summarecon Bidik Pendapatan Rp500 Miliar dari Summarecon Tangerang

Berita

Summarecon Bidik Pendapatan Rp500 Miliar dari Summarecon Tangerang. Perseroan Ungkap Alasan Peluncuran Proyek pada Akhir Tahun
Jadwal HOMEDEC 2024 Hari Keempat

Berita

Jadwal HOMEDEC 2024 Hari Keempat. Mengintip Konsep Rumah Pintar dalam Sejumlah Talk Show