Home / Berita

Senin, 31 Maret 2025 - 12:00 WIB

Colliers Jelaskan Ekspansi Sektor Industri di Kawasan Penyangga Jakarta. Tata Kelola Keamanan Jadi Faktor Penting

Sumber Foto: Sinarmasland.com

Sumber Foto: Sinarmasland.com

Konsultan properti Colliers jelaskan ekspansi sektor industri di kawasan penyangga Jakarta. Sejumlah faktor perlu diperhatikan.

Proyeksi awal Colliers Indonesia terkait percepatan pertumbuhan sektor industri dibandingkan dengan sektor properti lainnya tervalidasi oleh kinerja penjualan lahan sepanjang tahun 2024. 

Adanya angka penjualan yang luar biasa, memperlihatkan sektor industri berada di jalur yang tepat dan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

“Kami tetap optimis bahwa sektor ini akan terus berkembang di masa depan,” kata Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

“Terutama bila didukung oleh fondasi ekonomi yang kuat, pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) yang sejalan dengan target pemerintah, serta lingkungan politik dan keamanan yang stabil,” lanjutnya. 

Guna mempertahankan daya saing dengan negara-negara tetangga dan menarik lebih banyak investasi asing, pemerintah daerah harus secara konsisten meningkatkan tata kelola keamanan di dalam zona industri. 

Baca Juga :  ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur Gelar Pameran Lukisan Bertajuk Immanence. Artotel Group Menghadirkan Pameran Tunggal Karya Yahya Rifandaru

Gangguan keamanan di area ini sering kali menjadi penghalang bagi investor yang mempertimbangkan alokasi modal di Indonesia. 

Oleh karena itu, memastikan lingkungan industri yang aman dan kondusif harus dianggap sebagai prioritas utama.

Perusahaan Konsultan Properti Colliers Jelaskan Ekspansi Sektor Industri di Kawasan Penyangga Jakarta

Colliers memperkirakan bahwa penyerapan lahan industri pada masa depan akan terus didominasi oleh industri berbasis teknologi, seperti pusat data dan manufaktur kendaraan listrik. 

Selain sektor kendaraan listrik, industri otomotif konvensional tetap aktif, dengan total transaksi sekitar 30,37 hektar di enam kawasan industri.

Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, penjualan dan aktivitas sewa-menyewa lahan industri di kawasan Greater Jakarta alias kawasan penyangga mencatat rekor tertinggi. 

Pada tahun 2024, total transaksi mencapai 427,06 hektar, hampir menyamai pencapaian pada tahun 2014 lalu. 

Baca Juga :  Colliers Jelaskan Aktivitas Penyewa Perkantoran di Jakarta Pada Awal 2025. Peraturan yang Fleksibel Mendorong Pertumbuhan Pasar

Jika dibandingkan dengan total transaksi pada tahun 2023, terjadi kenaikan yang mencapai hampir dua kali lipat. 

Penjualan lahan industri pada kuartal keempat tahun 2024 menunjukkan kinerja yang solid, memberikan dorongan positif bagi pasar lahan industri secara keseluruhan. 

Tren pertumbuhan ini diperkirakan oleh Colliers Indonesia akan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. 

Pada tahun 2025 ini, harga telah mengalami penyesuaian di beberapa kawasan industri dan tampaknya mulai stabil. 

Namun, untuk kawasan yang baru dikembangkan, dan saat ini menawarkan harga kompetitif, memiliki potensi kenaikan harga yang signifikan, terutama jika tren penyerapan terus menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Sebelumnya, ada konten yang pembahasan dari Colliers mengenai pentingnya integrasi prinsip berkelanjutan dalam industri properti. 

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai pembahasan sektor industri di kawasan penyangga Jakarta. 

Share :

Baca Juga

gravel maintenance

Berita

Luncurkan Layanan Gravel Maintenance, Gravel Tawarkan Solusi Mudah Renovasi dan Perawatan Hunian
ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Hadirkan A Rebellious Hunger

Berita

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Hadirkan A Rebellious Hunger. Program Kuliner dari Artotel Group dengan Eksplorasi Menu Plant-Based
paramount petals

Berita

Paramount Petals Mulai Pasarkan Calico Square, Kawasan Komersial Pertama
Gravel Ungkap Pesanan Tukang Bangunan Jelang Ramadan Meningkat

Berita

Gravel Ungkap Pesanan Tukang Bangunan Jelang Ramadan Meningkat. Masyarakat Indonesia Punya Kebiasaan Renovasi Rumah
DADA Bagikan Dividen Rp2 Miliar

Berita

DADA Bagikan Dividen Rp2 Miliar. Laba Perseroan Naik Hingga 200 Persen Lebih Pada 2025 Jadi Bukti Fundamental yang Kuat
Sharp Rayakan Kehadiran 55 Tahun di Indonesia

Berita

Sharp Rayakan Kehadiran 55 Tahun di Indonesia. Dimulai dari Menjual Televisi Hitam Putih Hingga Beragam Peralatan Elektronik Rumah Tangga
Menteri PKP Kunjungi Perumahan yang Dibiayai FLPP BP Tapera

Berita

Menteri PKP Kunjungi Perumahan yang Dibiayai FLPP BP Tapera. Cek Kualitas Rumah dan Sarana Prasarana Pendukung
gravel siap membantu pembangunan ikn

Berita

Gravel Siap Berperan dalam Pembangunan IKN. Perusahaan Teknologi Ini Punya Sumber Daya dan Keahlian