Home / Berita

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:00 WIB

Artotel Group Resmikan Paviliun Raden Saleh Artotel Curated. Gubernur DKI Jakarta Meresmikan Hotel dan Planetarium di TIM

Sumber Foto: Dodiek AD/Investasiproperti

Sumber Foto: Dodiek AD/Investasiproperti

Artotel Group resmikan Paviliun Raden Saleh Artotel Curated sekaligus menambah koleksi hotel yang dikelola oleh manajemen operator hotel ini. 

Manajemen operator hotel Artotel Group dengan bangga mengumumkan pembukaan Paviliun Raden Saleh ARTOTEL Curated. 

Hotel dengan sentuhan artistik ini berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), pusat seni dan budaya yang ikonik di Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dan manajemen Artotel Group meresmikan Hotel Paviliun Raden Saleh pada Selasa (23/12/2025). 

Tidak ketinggalan, Pramono juga membuka kembali Planetarium yang berada di kompleks yang sama. Planetarium sempat tidak tutup selama beberapa tahun. 

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro yang mengelola kawasan TIM yang juga mencakup perpustakaan, galeri, hingga Planetarium. 

Artotel Group Resmikan Paviliun Raden Saleh Artotel Curated yang Memiliki Tema Cultural Symphony Artistic Hospitality

Paviliun Raden Saleh ARTOTEL Curated dihadirkan sebagai tempat persinggahan untuk para pelaku perjalanan baik untuk kebutuhan bisnis atau liburan. 

Pangsa pasar hotel ini juga membidik para pekerja kreatif dan penggiat seni yang ingin mencari pengalaman berbeda saat berkunjung ke Jakarta. 

Mengangkat tema “Cultural Symphony, Artistic Hospitality”, bangunan hotel ini dirancang oleh arsitek ternama Indonesia, Andra Matin. 

Arsitek yang sudah meraih sejumlah penghargaan ini menyatukan atmosfer seni dan budaya dengan konsep desain bangunan yang modern dan minimalis. 

Baca Juga :  Bank Sampoerna Dukung UMKM. Perbankan Ajak Masyarakat Terutama Generasi Muda untuk Ikut Berpartisipasi

Paviliun Raden Saleh ARTOTEL Curated dilengkapi dengan jumlah 139 kamar dari tipe standar hingga suites. Ada pilihan kamar dengan tempat tidur bunk bed. 

Hotel ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas hotel, seperti restoran EATSPACE, kolam renang, dan ruang pertemuan.  

Ada ruang pertemuan dengan kapasitas hingga 100 orang untuk sebagai tempat menyelenggarakan berbagai kegiatan pertemuan bisnis, workshop, hingga acara komunitas. 

Tidak ketinggalan, terdapat ruang selasar atau koridor sebagai tempat untuk pameran karya seni dan kreativitas. 

Artotel Group Memantapkan Posisi Sebagai Manajemen Operator Hotel dengan Konsep Seni dan Gaya Hidup

Dalam beberapa bulan terakhir pada 2025, Artotel Group telah membuka sejumlah hotel baru yang berlokasi di Bogor, Jakarta, hingga Sumba, Nusa Tenggara Timur. 

“Hadirnya Paviliun Raden Saleh ARTOTEL Curated di kawasan Taman Ismail Marzuki semakin mengukuhkan positioning perusahaan kami sebagai manajemen operator hotel yang mengusung konsep seni dan gaya hidup masa kini,” ujar Chief Operating Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id. 

“Dengan kepercayaan yang diberikan oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda) selaku perusahaan pemilik dan pengembang hotel Paviliun Raden Saleh dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) selaku tuan rumah dari komplek Taman Ismail Marzuki, kami akan menjalankan strategi bisnis Paviliun Raden Saleh secara selaras dan seimbang dengan memperhatikan berbagai kebutuhan para pemangku kepentingan hotel,” lanjutnya. 

Baca Juga :  ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur Gelar Christmas Tree Lighting Ceremony. Momen Pertama Bagi Hotel yang Dibuka Artotel Group Pada Agustus 2025

“Mulai dari tamu hotel yang menginginkan kenyamanan hotel berstandar internasional hingga masyarakat seniman yang bisa menjadikan Paviliun Raden Saleh sebagai akomodasi yang mendukung proses kreativitas mereka, guna meningkatkan dan memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan provinsi DKI Jakarta,” katanya lagi. 

Bagi kamu yang ingin memiliki aktivitas di Jakarta Pusat dan memerlukan tempat menginap, maka Paviliun Raden Saleh menjadi pilihan yang tepat. 

Sebelumnya, ada uraian soal Myze Hotel Waingapu yang menghadirkan Artotel Wanderlust untuk Tahun Baru 2026. Program menarik dari Artotel Group untuk tamu.

Jangan lewatkan pembahasan mengenai Myze Hotel Waingapu yang menampilkan pertunjukan spektakuler pada Tahun Baru 2026. Bagian dari program Artotel Wanderlust untuk tamu.

Tidak ketinggalan, ada ulasan perihal mengenal Myze Hotel Waingapu. Artotel Group menghadirkan hotel berbintang dengan fasilitas lengkap di Sumba Timur, NTT.

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai pembukaan hotel terbaru yang dilakukan oleh manajemen operator hotel.

Share :

Baca Juga

Colliers Proyeksi Sektor Ritel di Jakarta

Berita

Colliers Proyeksi Sektor Ritel di Jakarta. Tingkat Kunjungan di Mal Meningkat Lantaran Kehadiran Penyewa Besar
Metland Catatkan Pendapatan Rp1,78 Triliun Pada 2025

Berita

Metland Catatkan Pendapatan Rp1,78 Triliun Pada 2025. Developer Membagikan Dividen Sebesar 18 Persen dari Laba Bersih
Metland Menteng Pasarkan Ruko Conifera

Berita

Metland Menteng Pasarkan Ruko Conifera, Area Komersial Terbaru di Kawasan Premium Kota Mandiri
btn berikan sejumlah promo selama btn jakarta wedding festival

Berita

Hadir di BTN Jakarta Wedding Festival 2023, BTN Tawarkan Hunian Impian untuk Calon Pengantin
Mengenal Konsep Klaster Neora di Metland Menteng

Berita

Mengenal Konsep Klaster Neora di Metland Menteng. Hunian Dua Lantai dengan Arsitektur Tropis Modern
Cushman & Wakefield Jelaskan Perkantoran CBD Jakarta Pada Akhir 2024 dan Awal 2025

Berita

Cushman & Wakefield Jelaskan Perkantoran CBD Jakarta Pada Akhir 2024 dan Awal 2025. Pasokan Ruang Kantor Baru Hadir Pada 2026 Mendatang 
Paramount Land Apresiasi Konsumen dan Investor yang Telah Membeli Properti Komersial

Berita

Paramount Land Apresiasi Konsumen dan Investor yang Telah Membeli Properti Komersial. Gading Serpong Sudah Jadi Magnet Bisnis dan Kuliner
Membedah Strategi Investasi Properti Iwan Sunito

Berita

Membedah Strategi Investasi Properti Iwan Sunito. Perlu Riset, Kesabaran, dan Kemampuan Membaca Pengembangan Kota