Home / Berita

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 12:00 WIB

Gravel Punya Layanan Bangun Rumah Pasif. Perusahaan Teknologi Konstruksi Ini Punya Solusi yang Lengkap

Sumber Foto: Gravel.co.id

Sumber Foto: Gravel.co.id

Perusahaan rintisan teknologi konstruksi Gravel punya layanan bangun rumah pasif. Ada solusi yang lengkap untuk hal ini. 

Siapa sih yang tidak ingin menghemat pengeluaran listrik hingga 95 persen? Wah, mungkin kamu mengatakan hal itu tidak mungkin. 

Namun, kalau kamu mengaplikasikan konsep rumah pasif, makah hal tersebut dapat diterapkan dalam hunian tempat tinggal. 

For your information, rumah pasif merupakan jenis bangunan yang dirancang untuk memaksimalkan penggunaan energi alam, seperti angin dan cahaya matahari. 

Hal tersebut bisa dilakukan di Indonesia. Tentunya kalau mengingat posisi negara ini yang berada di wilayah khatulistiwa. 

Kamu bisa merasakan kalau cahaya matahari dan angin memang berlimpah. Seharusnya, hal ini dapat dimanfaatkan.

Baca Juga :  Gravel Siap Berperan dalam Pembangunan IKN. Perusahaan Teknologi Ini Punya Sumber Daya dan Keahlian

Bagi kamu yang berencana membangun hunian dengan konsep rumah pasif, mungkin bisa mempertimbangkan layanan dari Gravel. 

“Selain perencanaan yang matang, dibutuhkan juga eksekutor yang handal untuk membangun rumah pasif,” kata PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel Ricky Alexander Samosir seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

“Meskipun memiliki banyak keuntungan, proses pembangunan rumah pasif cukup kompleks,” lanjut Ricky. 

“Anda dapat dengan mudah mengkonsultasikan dan membangun rumah idaman Anda dengan layanan Gravel borongan,” katanya lagi. 

Perusahaan Teknologi Konstruksi Gravel Punya Layanan Bangun Rumah Pasif

Gravel merupakan perusahaan rintisan teknologi yang bergerak di bidang konstruksi. Perusahaan ini berdiri pada 2019 lalu. 

Baca Juga :  Gravel Komitmen Dukung Pemerintah dalam Pembangunan Infrastruktur. Caranya Lewat Inovasi Teknologi

Pada akhir 2023 lalu, perusahaan rintisan ini telah mendapatkan pendanaan dalam jumlah besar dari sejumlah investor. 

Berawal dari aplikasi cari tukang, kini Gravel telah berkembang sebagai aplikasi solusi bangunan dalam genggaman. 

Selain Gravel Harian yang menyediakan 14 jenis tukang, tersedia layanan Gravel Maintenance untuk perbaikan dan perawatan hunian.  

Layanan lainnya adalah Gravel Borongan untuk jasa bangun dan renovasi sesuai budget pelanggan dan Gravel Material sebagai penyedia bahan bangunan. 

Gravel telah berpartisipasi dalam lebih dari 25.000 proyek pembangunan dan renovasi bangunan, fasilitas umum dan infrastruktur di 26 provinsi di Indonesia. 

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai perusahaan rintisan teknologi konstruksi. 

Share :

Baca Juga

Mengenal Hiera di BSD City

Berita

Mengenal Hiera di BSD City. Sinar Mas Land dan Mitbana Berkolaborasi Mengembangkan Proyek Mixed Use
Promo Menarik Bundling dengan Dana Optimal dari Bank Danamon di IIMS 2024

Berita

Bank Danamon Tawarkan KPM Prima di IIMS 2024. Ada Promo Menarik Bundling dengan Dana Optimal
Metland Cikarang Kembangkan Kawasan Komersial

Berita

Metland Cikarang Kembangkan Kawasan Komersial. Developer Sedang Memasarkan Ruko Easton Gateway
Konsumen Berpeluang Raih Hadiah Infinite Living Periode II Sinar Mas Land

Berita

Konsumen Berpeluang Raih Hadiah Infinite Living Periode II Sinar Mas Land. Pemenang Grand Prize Bisa Memenangkan Apartemen Mewah
Gravel berbagi tips soal rumah

Berita

Gravel Punya Layanan Renovasi Rumah untuk Hadapi Perubahan Cuaca. Hunian Harus Diperbaiki Secara Berkala
The Breeze BSD City Gelar Pertunjukan Tahun Baru 2024

Berita

The Breeze BSD City Gelar Pertunjukan Tahun Baru 2024. Serangkaian Acara Menarik Telah Disiapkan
Knight Frank Indonesia Ungkap Dampak PPN DTP untuk End User dan Developer

Berita

Knight Frank Indonesia Ungkap Dampak PPN DTP untuk End User dan Developer. Periode 2 Berlanjut Hingga Akhir 2024
Liven Apresiasi Investasi Living Lab Ventures

Berita

Liven Apresiasi Investasi Living Lab Ventures. Perusahaan Ingin Memperluas Jangkauan ke Indonesia dan Asia Tenggara