Brand IKEA ungkap kesenjangan kualitas tidur sejumlah kelompok masyarakat dan sejumlah faktor yang terkait dengan hal ini.
Produsen peralatan rumah tangga asal Swedia tersebut merilis hasil penelitian terbaru yang mengambil responden dari berbagai kawasan.
Laporan IKEA terbaru tersebut mengungkapkan bahwa ternyata orang tidur 1 jam 20 menit lebih sedikit dari yang diinginkan.
Studi global terbesar IKEA, yaitu IKEA Sleep Uncovered telah melakukan survei mendalam terhadap lebih dari 55.000 orang di 57 pasar produk.
Situs Investasiproperti.id telah merangkum pernyataan tertulis dari IKEA Indonesia untuk mengulas masalah ini lebih mendalam.
Riset mengungkapkan kalau ada kesenjangan kualitas tidur pada beberapa kelompok masyarakat yang menjadi responden.
Skor Tidur IKEA dari penelitian tersebut, yang mengukur kualitas tidur dari 1 hingga 100 berdasarkan lima faktor.
Hasilnya memperlihatkan kesenjangan yang mencolok di antara kelompok-kelompok tertentu seperti individu yang tidak aman secara finansial (54) dan penyandang disabilitas (56).
Kelompok-kelompok lainnya adalah perempuan dengan anak kecil (59) mendapat skor jauh di bawah rata-rata global (vs 63).
Orang yang berbagi kamar tidur dengan banyak orang juga tidur lebih buruk daripada mereka yang tidur sendiri atau dengan pasangan.
Produsen Peralatan Rumah Tangga IKEA Ungkap Kesenjangan Kualitas Tidur Sejumlah Kelompok Masyarakat
IKEA juga menekankan pentingnya material kamar tidur dan lingkungan sekitar dalam mendukung kualitas tidur seseorang.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa faktor material dan lingkungan secara signifikan memberikan pengaruh terhadap kualitas tidur yang kita alami.
Kebanyakan orang merasa puas dengan tempat tidur, pakaian tidur, penyimpanan kamar tidur (70%), dan suhu kamar (72%).
Ruang yang bebas dari kekacauan juga memainkan peran penting, dengan 66% responden menyatakan bahwa kamar yang rapi meningkatkan kualitas tidur mereka.
“IKEA memahami bahwa tinggal di ruang bersama atau ruang kecil adalah kenyataan bagi banyak orang, terutama di daerah perkotaan,” kata PR & Communication Manager IKEA Indonesia Ririn Basuki seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
“Sering kali, tidur dan aktivitas sehari-hari terjadi di ruangan yang sama. Hal ini menyulitkan terciptanya lingkungan yang tenang sehingga tidak mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan tidur yang berkualitas,” lanjutnya.
“Dengan lebih memahami kenyataan ini di seluruh dunia, IKEA dapat menerapkan pembelajaran ini dan merancang produk yang mengatasi tantangan nyata,” katanya lagi.
Nah, kamu sendiri bagaimana? Kalau masih ada masalah mendesain kamar tidur yang nyaman, coba ubah agar kamu bisa tidur nyenyak.
Sebelumnya, ada konten yang membahas mengenai donasi IKEA ke sejumlah panti jompo yang merupakan bagian dari IKEA Lelap Fest.
Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai hasil riset yang dilakukan oleh produsen peralatan rumah tangga.















