Manajemen MRT Jakarta apresiasi Metland Cyber Puri dalam mendukung transportasi publik terkait pengembangan MRT Lintas Timur-Barat.
Metland Cyber Puri menyambut positif rencana PT MRT Jakarta dalam pengembangan jalur MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta Lintas Timur-Barat (East-West Line) rute Kembangan-Balaraja.
MRT Jakarta Lintas Timur-Barat tersebut diproyeksikan melintasi daerah Banten, termasuk area Metland Cyber Puri yang berlokasi di Kota Tangerang, Banten.
Metland Cyber Puri merupakan kota terpadu seluas 65 hektare yang dibangun dan dikembangkan oleh emiten dengan kode MTLA ini sejak 2015 lalu.
Sambutan positif ini dibuktikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) penjajakan awal kerja sama yang berlangsung di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (4/2/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud dan Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat.
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung damn Gubernur Provinsi Banten Andra Soni.
MRT Jakarta Apresiasi Metland Cyber Puri dalam Mendukung Transportasi Publik Terutama dalam Pengembangan MRT Lintas Timur-Barat
Nota Kesepahaman merupakan langkah awal diskusi dengan MRT Jakarta untuk penempatan stasiun MRT pada kawasan yang akan dilewati oleh rute Kembangan-Balaraja.
Nantinya, seluruh pihak yang terlibat akan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas interkoneksi dan integrasi kawasan.
Metland Cyber Puri sebagai kawasan hunian dan komersial mendukung penuh rencana MRT Jakarta untuk mendorong percepatan sistem transportasi publik yang terintegrasi.
Dukungan ini pastinya memperkuat ekosistem kawasan berkelanjutan tidak hanya bagi penghuni tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menyampaikan apresiasi kepada pihak pengembang swasta yang terus mendukung upaya hadirnya sistem transportasi publik modern yang dibutuhkan oleh masyarakat.
MRT Jakarta Menyadari Kolaborasi dengan Perusahaan Pengembang Properti Wajib Dilakukan dalam Menyediakan Transportasi Massal
Transportasi massal seperti MRT, KRL Commuter Line, LRT Jabobedek, LRT Jakarta, dan bus Transjakarta tentunya membantu mobilitas publik.
“Kami menyadari untuk mewujudkan hal tersebut, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan bentuk, baik berupa pendanaan maupun sumber daya lainnya,” ujar Tuhiyat seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
“Oleh karena itu, MRT Jakarta sangat memahami bahwa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang swasta yang memiliki visi sama dalam memberikan layanan terbaik dan sesuai kebutuhan masyarakat, mutlak dilakukan,” lanjutnya.
Sejumlah perusahaan pengembang properti lainnya juga melakukan MoU dengan MRT terkait pengembangan MRT Jakarta Lintas Timur-Barat.
Sebelumnya, terdapat ulasan soal Metland Hotel Cirebon yang menghadirkan Wedding Showcase 2026, dengan memberikan layanan lengkap mengenai vendor pernikahan.
Jangan lewatkan penjelasan perihal Metland Menteng yang berkomitmen dalam pengembangan kawasan komersial, yaitu Ruko Conifera telah diserahkan kepada konsumen.
Tidak ketinggalan, ada uraian perihal Metland Menteng yang menghadirkan Ruko Americano. Masyarakat antusias untuk berinvestasi di kawasan yang terus berkembang pesat.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai kolaborasi antara penyedia jasa transportasi massal dengan developer.















