Home / Berita

Rabu, 21 Desember 2022 - 12:00 WIB

OJK Beri Restu Right Issue Triniti Land pada Januari 2023

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan restu untuk right issue Triniti Land pada Januari 2023. Simak ulasan singkatnya berikut ini. 

Developer PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Triniti Land mendapatkan restu secara resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) melakukan right issue

Perusahaan dengan kode TRIN di Bursa Efek Indonesia ini bisa melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD).

Rencananya, perusahaan bakal mencatatkan aksi tersebut di Bursa Efek Indonesia pada 2 Januari 2023 dengan cum date tanggal 27 Desember 2022. 

Situs Investasi Properti mengutip pernyataan Presiden Direktur dan CEO Ishak Chandra dari keterangan tertulis. 

“Puji Tuhan, akhirnya Perseroan mendapatkan restu dari OJK untuk melaksanakan right issue pada tanggal 19 Desember 2022 karena corporate action ini sangat penting untuk Perseroan terutama untuk kepentingan ekspansi bisnis perusahaan kedepannya,” ujar Ishak Chandra. 

Baca Juga :  Antisipasi Resesi 2023, Skandinavia Apartment Tawarkan Buyback dan Rental Guarantee 

Developer Triniti Land akan melakukan right issue dengan harga pelaksanaan senilai Rp900 per saham. 

Tidak hanya itu, perusahaan juga bakal menerbitkan warna dengan harga pelaksanaan senilai Rp1.100 per saham.

Melalui aksi korporasi ini, Triniti Land memperkirakan mendapatkan dana segar senilai Rp133,01 miliar. 

proyek triniti land di batam

Right Issue Triniti Land untuk Ekspansi Perusahaan 

Rencananya, perusahaan berencana untuk memakai dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini untuk ekspansi. 

Alokasi adalah 32,4 persen atau sebesar Rp43,10 untuk pengambilalihan lahan berupa tanah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur seluas 193.400 m2. 

Pengambilalihan lahan milik PT Manggarai Anugerah Semesta ini nantinya menjadi setoran modal selain uang atau inbreng. 

Baca Juga :  Keuntungan dan Kerugian Menyewakan Kantor Fully Furnished Bagi Pengelola Gedung. Colliers Paparkan Hasil Observasi 

Dana sebesar Rp43,53 miliar atau 32,7 persen dari right issue dipakai untuk mengambil alih lahan di Lampung. 

Tanah seluas 93.018 m2 ini juga menjadi cara setoran modal dalam bentuk selain uang atau inbreng. 

Sementara sisanya untuk modal kerja perseroan dan pembayaran utang jangka panjang pada pihak terafiliasi sesuai prospektus dari perusahaan. 

Triniti Land memang sedang melakukan ekspansi di luar Jabodetabek sebagai bagian dari strategi jangka panjang. 

Perusahaan pengembang ini memiliki sejumlah proyek properti, salah satunya di Batam, Kepulauan Riau.

Selain itu, developer juga berencana berfokus pada pembangunan rumah tapak modern, business park, dan hunian di lokasi strategi. 

Nah, inilah ulasan singkat mengenai right issue Triniti Land, dapatkan update berita properti dari Investasi Properti. 

Share :

Baca Juga

abdi properti dan crowddana tawarkan investasi kos

Berita

Abdi Properti dan CrowdDana Tawarkan Investasi Kos Secara Patungan. Bisa Jadi Juragan Hanya Bermodal Rp1 Juta 
gravel maintenance

Berita

Luncurkan Layanan Gravel Maintenance, Gravel Tawarkan Solusi Mudah Renovasi dan Perawatan Hunian
Pinhome Prediksi Tren Pasar Residensial 2024

Berita

Pinhome Prediksi Tren Pasar Residensial 2024. Sejumlah Lokasi Menjadi Incaran Para Pencari Properti
penggunaan teknologi ai untuk real estate

Berita

JLL Pakai Teknologi AI untuk Efisiensi Bangunan. Peluang Investasi Jadi Lebih Optimal

Berita

Knight Frank Indonesia Ungkap Tren Pasar Residensial Premium di Indonesia. Pasar Ini Tumbuh Stabil
sinar mas land dan bank ina menjalin kerja sama

Berita

Sinar Mas Land dan Bank INA Jalin Kerja Sama. Berikan Kemudahan Bagi Konsumen yang Ingin Mendapatkan KPR dan KPA
central batu aji ril pasarkan tahap 2

Berita

Central Batu Aji Hadirkan Smart Home System dalam Hunian. Central Group Berikan Fasilitas Gratis untuk Keamanan dan Kenyamanan Penghuni Rumah
nakula villa berikan pengalaman berbeda kepada turis

Berita

Nakula Villa Adaptasi Tren Wisata di Bali Pascapandemi. Turis Ingin Wisata yang Autentik dan Privat