Home / Berita

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:00 WIB

Sinar Mas Land Luncurkan The Kaia di Grand Wisata Bekasi. Hunian High-End Terbaru di Timur Jakarta

Developer Sinar Mas Land luncurkan The Kaia di Grand Wisata Bekasi yang merupakan perumahan kelas menengah ke atas. 

Rumah tapak masih menjadi hunian pilihan yang banyak dicari oleh masyarakat di Jabodetabek. 

Hasil survei Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia menunjukkan pada semester II (Juli-Desember) 2023 tingkat penjualan rumah tapak di Jabodetabek mencapai 84 persen. 

Menjawab permintaan rumah tapak di Jabodetabek tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan kawasan residensial high-end terbaru di Grand Wisata Bekasi yakni the Kaia. 

Grand Wisata Bekasi merupakan kota mandiri seluas 1.100 hektare yang berada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Mengusung tagline “Elevate Living”, The Kaia dirancang dan dikembangkan sebagai kawasan hunian premium yang memadukan arsitektur modern dengan keselarasan alam

Situs Investasiproperti.id mengutip keterangan tertulis bahwa The Kaia akan dilengkapi dengan beberapa fase pembangunan, klaster pertama yang dikembangkan yakni Yara. 

Baca Juga :  Mengintip Fasilitas di Rancamaya yang Semakin Lengkap. Sinar Mas Land Melakukan Revitalisasi Hunian dan Kawasan

Klaster ini hadir dengan tiga tipe di antaranya Yara 8, Yara 10, dan Yara 12 yang didesain Hadi Vincent, salah satu arsitek terkemuka di Indonesia.

Ia merancang rumah premium ini dengan konsep rumah tinggal modern luxuries yang mempertimbangkan 3 aspek utama. 

Pertama, aspek adaptif yang memberikan fleksibilitas ruang yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan penghuninya. 

Aspek kedua yakni spacious yang mengoptimalisasikan luas ruangan dengan integrasi yang apik antara area outdoor dan indoor

Aspek ketiga yaitu privasi akses yang mendesain tata letak area privat dan service dengan efektif dan tidak saling bersinggungan. 

Perusahaan Pengembang Sinar Mas Land Luncurkan The Kaia di Grand Wisata Bekasi

Ada tiga tipe hunian yang ditawarkan kepada konsumen yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga. 

Baca Juga :  Mengenal DBL Indonesia. Pelopor Pengembangan Olahraga dan Liga Basket untuk Anak dan Remaja di Indonesia

Tipe Yara 8 memiliki luas tanah mulai dari 128 m2 dan luas bangunan mulai dari 144 m2 dengan empat kamar tidur, multi-function room dan lima kamar mandi. 

Tipe Yara 10 memiliki luas tanah mulai 180 m2 dan luas bangunan 260 m2 dengan empat kamar tidur, lima kamar mandi, dan multi-function room

Sementara tipe Yara 12 memiliki luas tanah 240 m2 dan luas bangunan 328 m2 dengan empat kamar tidur, lima kamar mandi, dan garasi khusus, serta dilengkapi dengan home elevator.

Bagi kamu yang sedang mencari hunian premium dan eksklusif di kawasan Timur Jakarta, cluster Yara di The Kaia, Grand Wisata Bekasi bisa menjadi pilihan terbaik. 

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai proyek terbaru dari perusahaan pengembang ternama. 

Share :

Baca Juga

Mengintip Konsep Klaster Tresor di BSD City

Berita

Mengintip Konsep Klaster Tresor di BSD City. Sinar Mas Land Menghadirkan Hunian Mewah Tiga Lantai Bergaya American Classic
Mengintip Kontribusi Penjualan Sharp Indonesia

Berita

Mengintip Kontribusi Penjualan Sharp Indonesia, Menyumbangkan 30 Persen Penjualan Produk Home Appliances Secara Global
arch id 2024 akan digelar

Berita

ARCH:ID 2024 Akan Hadir. Edisi Ke-4 Menyuguhkan Serangkaian Acara Menarik
Citra Swarna Group Raih APERSI Award 2024

Berita

Citra Swarna Group Raih APERSI Award 2024. Developer Dapatkan 2 Kategori Penghargaan
Damai Putra bekerja sama dengan broker properti

Berita

Damai Putra Group Gelar Agent Gathering. Developer Jalin Kemitraan dalam Memasarkan Properti
Mengintip Potensi Kawasan Rebana dan Metland Kertajati

Berita

Mengintip Potensi Kawasan Rebana dan Metland Kertajati. Cirebon-Patimban-Kertajati Akan Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru di Jawa Barat
okupansi ruang kantor di jakarta

Berita

Okupansi Ruang Kantor di Jakarta Tertahan Pada Triwulan 2 2023. JLL Paparkan Penyebabnya
okupansi gudang modern di jabodetabek

Berita

Okupansi Pergudangan Modern di Jabodetabek Menurut JLL Masih Sehat, Didominasi 3 Sektor