Home / Berita

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:00 WIB

Sinar Mas Land Targetkan Prapenjualan Rp10 Triliun Pada 2026. Developer Mengandalkan Sejumlah Proyek Properti di Sejumlah Kota

Sumber Foto: Sinar Mas Land

Sumber Foto: Sinar Mas Land

Developer Sinar Mas Land targetkan prapenjualan Rp10 Triliun pada 2026 dengan memasarkan sejumlah proyek di kota terpadu. 

Industri dan bisnis properti Indonesia, khususnya untuk sektor residensial atau rumah tinggal masih memperlihatkan tren pertumbuhan yang positif pada tahun 2026. 

Peningkatan minat kepemilikan tempat tinggal ini didorong oleh sejumlah faktor, salah satunya semakin tingginya kesadaran Generasi Milenial dan Gen Z untuk memiliki rumah.

PT Bumi Serpong Damai Tbk yang memiliki kode emiten BSDE ini sudah menargetkan penjualan senilai Rp10 triliun pada 2026. 

Target tersebut juga sama dengan pencapaian pada 2025. Perseroan mengungkapkan kalau properti memiliki proyeksi yang baik. 

Lantas seperti apa sih proyeksi dan prediksi dari developer dan perusahaan konsultan mengenai sektor properti pada 2026 ini?

Sebagai salah satu perusahaan pengembang properti terbesar di tanah air, Sinar Mas Land menggelar Sinar Mas Land Property Outlook 2026.

Acara ini bertajuk “Clear Signals, Confident Property Decisions for Younger Generations” di The Hub Sinar Mas Land, Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026).

Para narasumber tersebut adalah Herry Hendarta (Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land) dan Hermawan Wijaya (Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk). 

Pembicara lainnya adalah Lindawaty (Kepala BUPP KEK ETKI Banten), dan Martin Samuel Hutapea (Associate Director Research & Consultancy Department, PT Leads Property Services Indonesia).

Perusahaan Pengembang Properti Sinar Mas Land Targetkan Prapenjualan Rp10 Triliun Pada 2026 

Melihat optimisme sektor properti pada tahun 2026, Sinar Mas Land melalui BSDE menargetkan prapenjualan sebesar Rp10 triliun pada 2026. 

Baca Juga :  Astra Land dan Sinar Mas Land Berkolaborasi Bangun Residensial. Hunian Bernama Altea BLVD Ini Berada di Timur Jakarta

Sebelumnya pada 2025, PT BSDE mencatatkan kinerja prapenjualan yang solid dengan berhasil membukukan sebesar Rp10,04 triliun.  

Pencapaian itu melampaui target 2025 yang telah ditetapkan oleh perseroan sebelumnya, yaitu sebesar Rp10 triliun. 

Dari total prapenjualan 2025, segmen residensial masih memberikan kontribusi terbesar dengan nilai mencapai Rp4,19 triliun atau 42% dari total prapenjualan. 

Untuk memenuhi target penjualan tersebut, Sinar Mas Land telah menyiapkan sejumlah strategi guna mendorong masyarakat berinvestasi dan membeli properti.

Perseroan memang harus memiliki berbagai strategi untuk mengantisipasi dinamika pasar properti yang tentunya bisa berubah lantaran sejumlah faktor.

Prapenjualan Sinar Mas Land Tetap Tumbuh Lantaran Developer Terus Membangun dan Mengembangkan Sejumlah Proyek Properti

Sinar Mas Land terus mengembangkan sejumlah kota terpadu yang tersebar di sejumlah lokasi seperti Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). 

Selain itu, developer juga memiliki proyek di Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), dan Balikpapan (Kalimantan Timur). 

Perusahaan pengembang properti ini juga sempat mengakuisisi kepemilikan 91,99% saham Suryamas Dutamakmur pada 2024. 

Suryamas Dutamakmur memiliki sejumlah proyek properti skala besar yaitu Rancamaya, Royal Tajur, dan Harvest City. 

“Kami selalu berkomitmen menjaga pertumbuhan prapenjualan dengan terus melanjutkan lokasi pengembangan proyek yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Semarang, Surabaya dan Balikpapan,” kata Hermawan lagi. 

“Pencapaian prapenjualan sebesar Rp10,04 triliun yang diperoleh oleh PT BSDE sepanjang 2025 ini menjadi angin segar terhadap pertumbuhan sektor properti pada tahun 2026,” lanjutnya. 

Baca Juga :  Mengintip Konsep Klaster Elyon di EONNA BSD City. Sinar Mas Land Menghadirkan Hunian Mewah Tiga Lantai dengan Fitur Smart Home

Realisasi Prapenjualan Sinar Mas Land Selalu Tumbuh dari Tahun ke Tahun dan Melampaui Target 

Jumlah pencapaian pada 2025 ini tentunya memperlihatkan pertumbuhan prapenjualan perusahaan pengembang properti dalam beberapa tahun terakhir. 

Jika membandingkan pencapaian prapenjualan pada 2024, maka total target pendapatan pada 2025 memperlihatkan adanya kenaikan.  

“Angka yang diraih oleh perusahaan pada 2025 melampaui target sekaligus mencerminkan pertumbuhan sebesar 3% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan realisasi prapenjualan tahun 2024 sebesar Rp9,72 triliun,” ujar Hermawan seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

“Capaian positif ini menunjukkan minat konsumen yang tetap kuat terhadap produk hunian, khususnya di kawasan kota mandiri yang memiliki fasilitas lengkap dan konektivitas yang baik,” imbuhnya. 

Penjualan properti residensial di kota terpadu yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land memang baik karena selalu menjadi incaran end user

Kota terpadu tersebut telah memiliki fasilitas yang lengkap, lokasi yang strategis, dan terintegrasi dengan infrastruktur transportasi. 

Sebelumnya, ada pembahasan soal Grand Wisata Bekasi yang menghadirkan Klaster NuOne di Arcova District. Kota terpadu milik Sinar Mas Land rilis hunian untuk keluarga muda. 

Jangan lewatkan uraian perihal mengenal OneSmartServices dari Sinar Mas Land. Brand produk dan solusi IT yang menawarkan banyak layanan. 

Tidak ketinggalan, terdapat penjelasan soal mengenal Hiera di BSD City. Sinar Mas Land dan Mitbana berkolaborasi mengembangkan proyek mixed use

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai target penjualan yang ditetapkan oleh perusahaan pengembang properti. 

Share :

Baca Juga

homedec talk menghadirkan sejumlah talk show

Berita

Homedec Talk di Homedec 2023. Menambah Pengetahuan dan Wawasan bagi Praktisi dan Masyarakat
Cushman & Wakefield Ungkap Tren Ekonomi Utama dan Analisis Pasar Properti Asia Tenggara

Berita

Cushman & Wakefield Ungkap Tren Ekonomi Utama dan Analisis Pasar Properti Asia Tenggara. Investasi Asing Diramalkan Tumbuh
Artotel Group Ungkap Potensi Hospitality di Kalimantan Selatan

Berita

Artotel Group Ungkap Potensi Hospitality di Kalimantan Selatan. Hadirkan Hotel Grand Maya by ARTOTEL yang Merupakan Hotel Butik
Paradise Indonesia Ungkap Perkembangan Kuartal 1 2025

Berita

Paradise Indonesia Ungkap Perkembangan Kuartal 1 2025. Pendapatan Naik Dibandingkan Periode yang Sama Pada 2024
kpr bank panin

Berita

KPR Bank Panin dengan Suku Bunga Fixed 4,5 Persen Tetap Berlaku Pada 2022
Pekerja Konstruksi IKN Mudik ke Sejumlah Wilayah di Jawa

Berita

10 Ribu Pekerja Konstruksi IKN Ikut Mudik Bareng Kementerian PUPR. Tujuan Mudik ke Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur
Metland Ungkap Alasan Gelar Run for Fun Series 2026

Berita

Metland Ungkap Alasan Gelar Run for Fun Series 2026. Hadirkan Pengalaman Olahraga yang Berbeda dan Mempererat Kebersamaan Komunitas
Summarecon Ungkap Marketing Sales 2025 yang Mencapai Rp5,53 Triliun

Berita

Summarecon Ungkap Marketing Sales 2025 yang Mencapai Rp5,53 Triliun. Angka Ini Melampaui Target SMRA Sebesar 27 Persen