Developer Metland catatkan pendapatan Rp1,78 triliun pada 2025 dengan mencatatkan sejumlah pencapaian keuangan yang positif.
PT Metropolitan Land Tbk melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2026.
Perseroan dengan kode emiten MTLA ini melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 pada Selasa (26/5/2026).
Metland mengeluarkan sejumlah keputusan penting termasuk pergantian sejumlah komisaris dan direksi perseroan pada tahun ini.
Selain itu, developer properti juga mengumumkan sejumlah pencapaian positif dalam laporan keuangan tahun 2025 lalu.
Penjualan proyek properti di sejumlah lokasi serta pemasukan lainnya ikut menyumbangkan pendapatan Metland yang berdiri pada 1994.
Perusahaan Pengembang Properti Metland Catatkan Pendapatan Rp1,78 Triliun Pada 2025 dan Membagikan Dividen
Sepanjang tahun buku 2025, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha yang mencapai angka senilai Rp1,78 triliun.
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp412,93 miliar.
“Perseroan tetap mampu menjaga fundamental usaha yang sehat dengan kinerja yang stabil, melalui kontribusi recurring revenue dan strategi pengembangan proyek yang selektif,” ujar Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk Anhar Sudradjat seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
Pendapatan ini berasal dari penjualan rumah tapak dan kawasan komersial dari beberapa proyek properti Metland di sejumlah lokasi.
Metland mengembangkan sejumlah proyek kota terpadu seperti Metland Cibitung dan Metland Cikarang (Jawa Barat), serta Metland Menteng (Jakarta).
Selain itu, MTLA juga mulai mengembangkan proyek kota mandiri terbaru, yaitu Metland Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Tidak ketinggalan, pemasukan berasal dari recurring revenue atau recurring income (pendapatan berulang) dari pusat perbelanjaan dan hotel di beberapa lokasi.
Metland Membagikan Dividen Kepada Para Pemegang Saham Perseroan Sebanyak 18 Persen dari Laba Bersih
Dalam agenda penggunaan laba bersih, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar sekitar 18% dari laba bersih perseroan.
Persentase laba bersih tersebut mencapai sebesar Rp9,70 per lembar saham kepada 7.655.126.330 pemegang saham.
Perseroan juga menyisihkan dana cadangan sebesar Rp1 miliar dan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan.
Sebelumnya, terdapat uraian mengenai Metland Menteng yang memasarkan Klaster Neora fase pertama. Seluruh unit rumah sold out dalam waktu empat jam.
Jangan lewatkan penjelasan soal Metland Hotel Cirebon yang mempunyai aktivitas menarik untuk staycation. Ada banyak kegiatan seru untuk anak-anak.
Tidak ketinggalan, terdapat ulasan perihal Metland Blanjaproperti 2025 yang membidik marketing sales Rp100 miliar. Developer memasarkan semua proyek properti unggulan.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai laporan keuangan yang diungkapkan oleh perusahaan pengembang properti.












