Developer Summarecon selenggarakan program Bedah Fasilitas Umum dan Bedah Rumah sebagai bagian dari aktivitas CSR.
Terkait perayaan hari ulang tahun ke-50, PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan pencanangan program Bedah Fasilitas Umum termasuk sekolah dan prasarana lainnya.
Tidak ketinggalan, emiten dengan kode SMRA ini pun melaksanakan program Bedah Rumah di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Developer berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Program Bedah Rumah dan Bedah Fasilitas Umum tersebut menjadi bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat alias (CSR) atau corporate social responsibility.
Kegiatan perkenalan program ini dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Wakil Ketua Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma.
Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi, beserta komisaris dan direksi Summarecon pun turut hadir di SDN Harapan Mulya 1 Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Summarecon tidak hanya membangun kawasan hunian dan komersial, tetapi juga melaksanakan program CSR yang berkaitan dengan perbaikan fisik rumah dan gedung,” ujar Presiden Direktur Summarecon, Adrianto P. Adhi dalam konferensi pers pada Kamis (21/08/2025).
“Summarecon juga memberikan kontribusi dan membangun masyarakat dan berdampak kepada sosial ekonomi ke lingkungan sekitar,” lanjutnya.
Perusahaan Pengembang Summarecon Selenggarakan Program Bedah Fasilitas Umum Secara Bertahap
Program Bedah Fasilitas Umum ini menargetkan daerah di sekitar kawasan proyek properti Summarecon yang berada di sejumlah kota di Indonesia.
Tujuan program ini tentunya ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan tempat tinggal dan sarana umum yang ada.
Tahap awal program ini akan dilakukan pada sekolah dan rumah yang berada di Kampung Buaran, Medan Satria, Kota Bekasi.
Perusahaan pengembang akan merenovasi sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan klinik kesehatan.
Program tersebut dilaksanakan secara bertahap hingga 2045. Developer menargetkan renovasi pada 11 fasilitas umum pada tahun pertama.
Lantas, perusahaan pengembang akan memperbaiki sejumlah fasilitas lainnya sebanyak dua fasilitas setiap tahun, hingga akhirnya mencapai 50 fasilitas.
Sebelumnya, ada pembahasan terkait Summarecon Mutiara Makassar di Sulawesi Selatan, salah satu pengembangan developer di Indonesia Timur.
Jangan lewatkan ada uraian singkat soal Summarecon Bekasi, kota mandiri di Bekasi, Jawa Barat yang menghadirkan hunian di kawasan penyangga.
Tidak ketinggalan, ada ulasan soal Summarecon Bogor, Jawa Barat. Developer juga membangun township di sejumlah kota besar.
Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai aktivitas sosial untuk masyarakat yang dilakukan oleh developer nasional.















