Home / Berita

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:00 WIB

BP Tapera dan Kementerian PKP Sosialisasi Pembiayaan Perumahan di Brebes. Alokasi Pembiayaan Melalui FLPP Mencapai 50 Ribu Rumah

Sumber Foto: BP Tapera

Sumber Foto: BP Tapera

Lembaga BP Tapera dan Kementerian PKP sosialisasi pembiayaan perumahan di Brebes, sekaligus pemberdayaan ekonomi rakyat. 

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan dialog dengan masyarakat Brebes, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. 

Dialog dihadirkan melalui sosialisasi yang bertajuk “Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat”. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama pemerintah daerah setempat. 

Mereka yang hadir, di antaranya Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi; Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma; hingga Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya.

Lembaga BP Tapera dan Kementerian PKP Sosialisasi Pembiayaan Perumahan di Brebes, Jawa Tengah

Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Kaliwlingi, Brebes tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari BP Tapera. 

Mereka adalah Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi selaku Plt. (Pelaksana Teknis) Komisioner, Wilson Lie Simatupang serta Plt. Direktur Pembiayaan Perumahan dan Layanan Digital, Alfian Arif. 

Sedangkan dari pihak mitra kerja ekosistem pembiayaan perumahan lainnya, turut hadir PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) serta PT Permodalan Nasional Madani.

SMF adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas menyediakan dana jangka panjang untuk mendukung sektor perumahan di Indonesia. 

PNM adalah lembaga keuangan milik negara (BUMN) yang fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK).

Baca Juga :  BP Tapera Hadir dalam Munas Apersi VII di Bali. Asosiasi Perumahan Ini Ikut Berperan dalam Program Rumah Subsidi

Sementara, BP Tapera adalah Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat, yaitu badan hukum publik di Indonesia yang dibentuk untuk mengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Memberikan Apresiasi Kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Soal Perumahan

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa Kabupaten Brebes menjadi ujung dari Provinsi Jawa Tengah dan perlu menjadi perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat dalam hal ini huniannya.

“Tahun 2026 ini, Provinsi Jateng menjadi swasembada pangan sehingga LSD (Lahan Sawah Dilindungi) menjadi menjadi perhatian,” kata Ahmad Lutfi. 

“Saat ini kita sudah menerapkan diskresi, jaga wilayah kita dengan ciptakan keamanan dan kolaborasi,” lanjutnya. 

Menteri PKP dalam sambutan dan arahannya menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Dirinya juga mendorong agar Provinsi Jawa Tengah dapat terus berinovasi seperti dengan memperhatikan regulasi terkait rumah susun.

“Kita terus berupaya untuk melakukan terobosan melalui kemudahan, memperingkas dan menurunkan bunga atau biaya, jadi bukan malah menaikkan yang dapat membebankan masyarakat,” kata Maruarar. 

BP Tapera Telah Mengalokasikan Kuota FLPP di Seluruh Indonesia Termasuk untuk Wilayah Brebes 

Maruarar melanjutkan bahwa melalui BP Tapera menyatakan untuk siap mengalokasikan kuota dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 50.000 unit rumah. 

Baca Juga :  BP Tapera Jelaskan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun. Cicilan Hanya Rp500 Ribu Per Bulan, Beli Rumah Lebih Terjangkau

Fasilitas pembiayaan atau dana tersebut memang lebih dikenal masyarakat luas dengan istilah rumah bersubsidi. 

FLPP adalah program dukungan dana bergulir dari pemerintah untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki rumah pertama melalui skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan bunga sangat rendah. 

Wilson juga turut menyampaikan data penyaluran FLPP di Jawa Tengah pada tahun 2026 per 9 Mei 2026 adalah sebesar 4.919 unit rumah atau senilai Rp586,96 miliar. 

Sedangkan, khusus untuk Kabupaten Brebes sendiri realisasi FLPP adalah sebesar 427 unit rumah senilai Rp51,21 miliar.

Sebelumnya, ada uraian yang mendalam mengenai BP Tapera yang menargetkan penyaluran FLPP 2023 untuk 220.000 rumah senilai Rp25 triliun.

Jangan lewatkan ulasan soal BP Tapera yang mendukung penanaman sejuta pohon di Lampung. Aktivitas ini diprakarsai oleh REI untuk mendukung pelestarian lingkungan. 

Tidak ketinggalan, terdapat penjelasan perihal Kementerian PKP dan BP Tapera yang mengunjungi rumah subsidi FLPP di Samarinda. BP Tapera mengungkapkan realisasi kuota FLPP di Kalimantan Timur. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai aktivitas diselenggarakan oleh Perumahan dan Kawasan Permukiman dan BP Tapera. 

Share :

Baca Juga

Astra Property Gelar Groundbreaking Cibinong Logistics Hub

Berita

Astra Property Gelar Groundbreaking Cibinong Logistics Hub. Developer Ekspansi Kembangkan Modern Warehouse Baru Setelah Proyek di Cikarang
Vinoti Living Kolaborasi dengan Anita Boentarman

Berita

Vinoti Living Kolaborasi dengan Anita Boentarman. Brand Ingin Eksplorasi dan Inovasi Desain Terbaru
Damai Putra Group Ungkap Tren Pasar Properti 2024

Berita

Damai Putra Group Ungkap Tren Pasar Properti 2024. Pemasaran Digital Jadi Cara Menggaet Konsumen Generasi Muda
keuntungan perusahaan ingin menyewa ruang kantor fully furnished

Berita

Perusahaan Ingin Menyewa Ruang Kantor Fully Furnished. Colliers Jelaskan Kelebihan dan Kekurangan
Anandaya Home Resort Gelar Groundbreaking Klaster Nala

Berita

Anandaya Home Resort Gelar Groundbreaking Klaster Nala. Synthesis Development Hadirkan Rekomendasi Tempat Tinggal di Kawasan Serpong Selatan
Mengenal Astra Property

Berita

Mengenal Astra Property. Developer Sudah Memiliki Banyak Proyek Properti Mulai dari Gedung Perkantoran, Apartemen Hingga Perumahan
Lamudi Akuisisi IDEAL

Berita

Lamudi Akuisisi IDEAL. Kehadirannya Akan Mempermudah Lamudi Memberikan Layanan KPR Kepada Konsumen
marketing revenue triniti land melebihi target

Berita

Triniti Land Capai Target Marketing Revenue Tahun 2023. Pendapatan Lebih Tinggi dari Target dan Melampaui Pencapaian Tahun 2022