Home / Berita

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:00 WIB

Mengintip Saham Summarecon. Developer Ini Akan Mengembangkan Kota Mandiri Terbaru di Tangerang

Sumber Foto: Summarecon.com

Sumber Foto: Summarecon.com

Yuk, mulai mengintip saham Summarecon, salah satu perusahaan pengembang yang dikenal dengan sejumlah township-nya.

Kamu ingin berinvestasi di properti, tetapi dana masih sangat terbatas? Saatnya, kamu melirik instrumen saham properti. 

Meskipun apartemen, ruko, atau rumah bisa dicicil, tetapi jumlah cicilannya tentu masih tinggi. Nah, ada pilihan untuk berinvestasi dengan harga terjangkau. 

Saham perusahaan properti alias developer bisa menjadi pilihan. Kalaupun, kamu membeli 1 lot atau 100 lembar saham, tetapi harganya masih terjangkau. 

Situs Investasiproperti.id akan mengulasnya secara singkat dalam konten ini. Namun, jangan lewatkan pembahasan lebih lanjut dari Cuanku_id

Konten kreator yang memiliki kanal TikTok dan YouTube ini akan mengulasnya secara tuntas melalui video YouTube

Mungkin ada yang bertanya Summarecon Group milik siapa? Perusahaan pengembang ini didirikan oleh Soetjipto Nagaria pada November 1975 silam. 

Baca Juga :  MILKU Apresiasi Kolaborasi Yayasan WINGS Peduli dalam Program Ramadan. Kerja Sama dalam Aktivitas 1 Botol Kebaikan MILKU

Keluarga Nagaria memiliki perusahaan pengembang. Dua anak Soetjipto sudah menduduki jabatan penting di perseroan. 

PT Summarecon Agung Tbk ini kemudian berubah menjadi perusahaan publik pada Mei 1990 dengan memperdagangkan saham di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya. 

Perseroan dengan kode emiten SMRA melepas lebih dari 6,6 juta saham ke publik dengan harga yang ditawarkan Rp6.667 pada saat IPO (Initial Public Offering).. 

Saat ini, nilai harga saham Summarecon kurang lebih Rp380-an dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp6,4 triliun. 

Developer juga merencanakan akan melakukan IPO untuk PT Summarecon Investment Property yang juga entitas anak usaha. 

Mengintip Saham Summarecon yang Telah Membangun dan Mengembangkan 9 Kota Mandiri di Sejumlah Lokasi

Perusahaan pengembang ini telah memiliki sembilan township, yaitu Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, dan Summarecon Crown Gading.

Baca Juga :  ARM Land Group Perkenalkan Royal Azalea. Hunian Tapak Bergaya American Classic di Kawasan Legok, Tangerang

Lantas ada Summarecon Bogor, Summarecon Bandung, Summarecon Emerald Karawang, Summarecon Mutiara Makassar, dan Summarecon Tangerang.

Lokasi kota mandiri ini tersebar di Jakarta, Tangerang (Banten), Sulawesi Selatan, serta Bogor, Bandung, Bekasi, dan Karawang (Jawa Barat).

Selain itu, perusahaan pengembang juga mengelola sejumlah hotel berbintang di Jakarta, Bekasi, hingga Bali. 

Tidak ketinggalan, ada beberapa pusat perbelanjaan yang, beberapa di antaranya adalah Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, dan lainnya. 

Pengelolaan hotel dan mal ini memberikan pemasukan berulang atau recurring income yang besar bagi perseroan setiap tahunnya. 

Sebelumnya, ada konten yang mengungkap mengenai konsep dari Vanica Residences yang berada di kota mandiri Summarecon Crown Gading. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai pembahasan saham developer nasional. 

Share :

Baca Juga

JLL Prediksi Pasar Pusat Data Edge Global Pada 2026

Berita

JLL Prediksi Pasar Pusat Data Edge Global Pada 2026. Nilainya Bisa Mencapai Lebih dari Rp4,6 Triliun
ONE Global Resorts Bidik Target dalam 7 Tahun Mendatang

Berita

ONE Global Resorts Bidik Target dalam 7 Tahun Mendatang. Bangun Hotel dalam Jumlah Banyak dan Tingkatkan Aset
Klaster Burgundy di Rancamaya Punya Fasilitas Lengkap

Berita

Klaster Burgundy di Rancamaya Punya Fasilitas Lengkap dan Berlokasi Strategis. Sinar Mas Land Terus Bangun Fasilitas Pendukung
Dulce Cafe by Elise Apresiasi DADA

Berita

Dulce Cafe by Elise Apresiasi DADA. Pengelola Tenant Kuliner Ini Optimistis dengan Potensi Kawasan Komersial Apple 3 Condovilla
BP Tapera Dukung Penanaman Sejuta Pohon di Lampung

Berita

BP Tapera Dukung Penanaman Sejuta Pohon di Lampung. Aktivitas Diprakarsai oleh REI untuk Mendukung Pelestarian Lingkungan
Cushman & Wakefield Jelaskan Bisnis Data Center di Asia Pasifik

Berita

Cushman & Wakefield Jelaskan Bisnis Data Center di Asia Pasifik. Kawasan Asia Tenggara Mencatatkan Porsi Terbesar

Berita

Metland Pasarkan Proyek Baru Pada 2024. Developer Bidik Pendapatan Rp1,9 Triliun
SOS Children’s Villages Indonesia dan AkzoNobel Bekerja Sama

Berita

SOS Children’s Villages Indonesia dan AkzoNobel Bekerja Sama Hadirkan Program Pemberdayaan Remaja