Home / Berita

Sabtu, 27 April 2024 - 12:00 WIB

Mengintip Desain dan Arsitektur Lloyd’s Inn Kuala Lumpur. Memadukan Konsep Terbuka dan Elemen Luar Ruangan

Sumber Foto: Lloyd's Inn Kuala Lumpur, Malaysia

Sumber Foto: Lloyd's Inn Kuala Lumpur, Malaysia

Yuk, saatnya mengintip desain dan arsitektur Lloyd’s Inn Kuala Lumpur yang menggabungkan sejumlah elemen khas hotel butik. 

Jenama yang menghadirkan layanan hotel butik Lloyd’s Inn membuka hotel ketiganya di Kuala Lumpur, Malaysia pada awal April 2024. 

Sebelumnya, manajemen hotel sudah memiliki dan mengelola hotel butik di Bali, Indonesia dan Singapura. 

Seperti yang dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id, hotel butik ini menyuguhkan konsep “taman oasis” di ketinggian. 

Firma arsitek asal Singapura, FARM mendesain hotel dengan baik mulai dari eksterior hingga interior yang khas dengan gaya Lloyd’s Inn. 

Hotel dengan 15 lantai ini mempunyai 110 kamar. Luas kamar yang tersedia mulai dari 17 meter persegi hingga 50 meter persegi. 

Baca Juga :  Sinarmas, Mitsubishi, dan Surbana Bangun TOD Hiera di BSD City

Hotel ini menyuguhkan konsep terbuka, tanaman hijau, dan juga pancuran luar ruangan yang khas dari Lloyd’s Inn. 

Semua ini diterjemahkan ke alam versi kota yang penuh dengan bangunan bertingkat, tetapi tetap mempertahankan elemen luar ruangan. 

Elemen seperti dinding semen, lantai, dan penyelesaian akhir yang juga menjadi ciri khas dari hotel yang sama di Singapura dan Bali. 

Konsep Terbuka dan Elemen Luar Ruangan di Lloyd's Kuala Lumpur

Sumber Foto: Lloyd’s Inn Kuala Lumpur, Malaysia

Mengintip Desain dan Arsitektur Lloyd’s Inn Kuala Lumpur yang Juga Menghadirkan Mural yang Keren

Lloyd’s menghadirkan hotel bertingkat di pusat kota Kuala Lumpur tentunya ingin merefleksikan etos, merek, dan karakteristik kamar yang sama dengan hotel yang tidak bertingkat. 

Baca Juga :  Lloyd's Inn Kuala Lumpur Resmi Beroperasi. Jadi Hotel Ketiga Setelah Singapura dan Bali

Hal ini untuk memastikan kalau karakteristik dari jenama Lloyd’s memang tidak hilang, tetapi tetap ada dengan konsep yang serupa. 

Ketimbang memperlihatkan ruangan yang ditentukan oleh struktur, setiap kamar menyediakan sebidang bagian kecil yang tergantung di bagian atas ruangan. 

Pengelola hotel juga menjalin kerja sama dengan seniman lokal Malaysia. Hal ini juga dilakukan di semua hotel yang ada. 

Hotel Lloyd’s Inn Kuala Lumpur menyuguhkan tampilan mural atau lukisan di dinding setinggi tiga meter yang bertajuk “Stroll The Forest Trail”

Karya dari seniman Malaysia Geraldine dan Vincent dari The Ochre Home menyuguhkan tema netral berupa elemen tumbuh-tumbuhan. 

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai desain dan arsitektur hotel butik terbaru. 

Share :

Baca Juga

nakulla villa kelola villa dan hotel di bali

Berita

Nakula Villa Hadirkan Tiga Vila Terbaru. Berikan Pengalaman Berlibur di Bali yang Menyenangkan
pergudangan modern di kawasan penyangga jakarta

Berita

Pasokan Gudang Modern di Jabodetabek Terus Bertambah. JLL Pantau Investor Asing Sudah Masuk 
pameran hari listrik nasional ke 78 resmi dibuka

Berita

Pameran Hari Listrik Nasional Ke 78 Enlit Asia 2023 Digelar. Pemerintah Berkomitmen Dorong Transisi Energi
Redhill Indonesia menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan

Berita

Redhill Indonesia Perkuat Jaringan. Berkolaborasi dengan Sejumlah Perusahaan untuk Meningkatkan Layanan Komunikasi Terintegrasi
sinar mas land hadirkan bsd city park

Berita

Sinar Mas Land Bangun BSD City Park. Kerja Sama dengan Jatim Park Group, Cimory Group, dan HeHa Group
The Breeze BSD City Gelar Pertunjukan Tahun Baru 2024

Berita

The Breeze BSD City Gelar Pertunjukan Tahun Baru 2024. Serangkaian Acara Menarik Telah Disiapkan
OXO Group Indonesia Siapkan Proyek Baru di Canggu Bali

Berita

OXO Group Indonesia Ungkap Ceruk Pasar di Industri Properti Indonesia. Bali Jadi Pilihan Orang Kaya untuk Memiliki Rumah Kedua
damai putra group gelar bank gathering

Berita

Damai Putra Group Gelar Bank Gathering. Kolaborasi dengan Perbankan Sangat Penting Karena Mayoritas Pembeli Menggunakan KPR