Home / Berita

Sabtu, 21 Desember 2024 - 10:25 WIB

Paradise Indonesia Mengandalkan Pemasukan dari Hotel. Pendapatan Berulang Didominasi dari Hotel di Bali

Sumber Foto: Paradiseindonesia.com

Sumber Foto: Paradiseindonesia.com

Developer Paradise Indonesia mengandalkan pemasukan dari hotel yang sebagian besar berlokasi di Pulau Dewata. 

Perseroan mengungkapkan sejumlah hal mengenai laporan keuangan, salah satunya pendapatan berulang atau recurring income

Paradise Indonesia menyelenggarakan media gathering di Jakarta pada Jumat (20/12/2024) untuk menjelaskan laporan keuangan. 

Perusahaan pengembang yang mengelola hotel, pusat perbelanjaan, apartemen sewa ini membukukan total pendapatan Rp878,1 miliar hingga September 2024. 

Total pemasukan Paradise Indonesia naik sebesar 6% dari periode yang sama sebelumnya atau secara year on year (YoY). 

Distribusi pendapatan 48% dari pemasukan hotel, komersial atau pusat perbelanjaan menyumbangkan 42%, sisanya dari penjualan dan penyewaan properti 10%.

Hampir separuh pemasukan perseroan dengan kode emiten INPP ini memang berasal dari hotel, baik tamu, penyelenggaraan acara, dan lainnya.

Baca Juga :  Mengenal Plaza Indonesia yang Dikelola oleh INPP. Pusat Perbelanjaan Favorit Kaum Old Money di Jakarta

“Pendapatan dari hotel kebanyakan dari Bali karena paling banyak hotel INPP berada di area tersebut,” kata Chief Corporate Services Officer Paradise Indonesia Diana Solaiman kepada para jurnalis.

Hal ini tentunya tidak mengherankan lantaran Bali merupakan destinasi wisata utama di Indonesia. Apalagi, tingkat kedatangan turis naik setelah pandemi Covid-19 usai. 

Pada Januari-Agustus 2024, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali tercatat mencapai 4,1 juta orang. 

Sementara, jumlah wisatawan Nusantara yang berlibur ke Bali mencapai 8,05 juta orang pada 2022 lalu. Industri pariwisata di Bali memang kembali bangkit. 

Perusahaan Pengembang Paradise Indonesia Mengandalkan Pemasukan dari Hotel di Bali

Paradise Indonesia mengelola sejumlah hotel di Bali, seperti Sheraton Bali Kuta Resort, Aloft Bali Kuta at Beachwalk, dan Yello Kuta Beachwalk Bali. 

Baca Juga :  Paradise Indonesia Ungkap Perkembangan Perseroan Pada Kuartal 1 2026. INPP Akan Meresmikan Mal di Semarang

Ketiga hotel ini terintegrasi dalam kawasan mixed use bersama dengan pusat perbelanjaan Beachwalk Shopping Center. 

Selain itu, ada dua hotel lainnya milik INPP di Bali, yaitu Maison Aurelia Sanur dan HARRIS Hotel Kuta Tuban. 

Sementara sisanya berada di kota-kota lain, seperti Grand Hyatt Jakarta, Keraton at The Plaza, HARRIS Suites fX Sudirman, Cityloog Hotel Tebet Jakarta. Semuanya berlokasi di Jakarta. 

Lantas ada HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Tidak ketinggalan, ada Hyatt Place di Makassar, Sulawesi Selatan dan POP! Hotel Sangaji di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai pembahasan pendapatan perusahaan pengembang nasional. 

Share :

Baca Juga

Paramount Petals Luncurkan Klaster Mimosa

Berita

Paramount Petals Luncurkan Klaster Mimosa. Klaster Residensial Kelima Kota Terpadu Milik Paramount Land Ini Bergaya American Classic
InterSystems Ingin Memberdayakan Layanan Kesehatan

Berita

InterSystems Gelar Roadshow di Yogyakarta dan Medan. Ingin Memberdayakan Layanan Kesehatan Agar Patuhi Standar
AkzoNobel Gelar Mitra Dulux Mudik 2024

Berita

AkzoNobel Gelar Mitra Dulux Mudik 2024. Acara Diikuti Tenaga Pengecatan dan Kontraktor
Colliers Jelaskan Konektivitas Transportasi dan Okupansi Perkantoran di Jakarta

Berita

Colliers Jelaskan Konektivitas Transportasi dan Okupansi Perkantoran di Jakarta. Insight yang Perlu Diketahui Pemilik dan Pengelola Gedung
Knight Frank Indonesia Jelaskan Sektor Ritel di Jakarta

Berita

Knight Frank Indonesia Jelaskan Sektor Ritel di Jakarta pada Semester I 2024. Food and Beverage Aktif Menyewa Ruangan
Cushman & Wakefield Jelaskan Apartemen Sewa di Jakarta pada Kuartal III 2024

Berita

Cushman & Wakefield Jelaskan Apartemen Sewa di Jakarta pada Kuartal III 2024. Okupansi Menurun, Tarif Sewa Stabil
Summarecon Tampilkan Hiburan Selama Summarecon Expo 2025

Berita

Summarecon Tampilkan Hiburan Selama Summarecon Expo 2025. Ada Kegiatan Interaktif, Diskusi Hingga Kuliner
Green Pramuka City bidik konsumen yang lebih luas

Berita

Alasan Green Pramuka City Pilih Gaya Japandi. Bidik Selera Pasar Konsumen yang Lebih Luas Termasuk Generasi Muda