Home / Berita

Sabtu, 10 Mei 2025 - 12:00 WIB

Knight Frank Jelaskan Peluang Kebijakan Tarif AS ke Sektor Properti Indonesia. Ada Potensi Relokasi Kawasan Industri dari China dan AS

Sumber Foto: Supplychainindonesia.com

Sumber Foto: Supplychainindonesia.com

Konsultan properti Knight Frank jelaskan peluang kebijakan tarif AS ke sektor properti Indonesia. Simak ulasannya berikut ini. 

Pengumuman kebijakan tarif AS atau Amerika Serikat terhadap 160 negara di seluruh dunia menjadi bahan perbincangan saat ini. 

Tidak terkecuali, kebijakan tarif ini juga berlaku bagi negara-negara di Asia, seperti Tiongkok (China), Vietnam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Ada sejumlah tantangan dan peluang yang berdampak ke sektor properti Indonesia. Salah satunya relokasi bisnis. 

“Relokasi bisnis ke Indonesia diperkirakan akan meningkat bertahap pada 2025-2026, didukung oleh langkah pemerintah dalam meningkatkan daya saing investasi dan kesiapan kawasan industri baru,” ujar Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

“Sementara itu, sektor properti Indonesia secara umum diperkirakan relatif masih aman dari dampak langsung tarif Trump,” lanjutnya. 

“Meskipun efek domino kebijakan tersebut diperkirakan akan mempengaruhi pasar properti dalam kurun waktu tertentu sampai pasar menemukan titik keseimbangan baru,” katanya lagi.  

Baca Juga :  Knight Frank Indonesia Jelaskan Pasar Apartemen Sewa di Jakarta. Para Ekspatriat Masih Menjadi Target Market 

“Di tengah ketidakstabilan pasar saat ini, pemantauan situasi secara seksama dan kesiapan mitigasi menghadapi gejolak beberapa bulan ke depan menjadi krusial,” ujarnya menutup pernyataan tertulis. 

Perusahaan Konsultan Properti Knight Frank Jelaskan Peluang Kebijakan Tarif AS ke Sektor Properti Indonesia

Berikut ini adalah sejumlah peluang yang diperkirakan akan dihadapi oleh sektor properti dari penetapan kebijakan tarif AS.

1. Pertumbuhan Industri dan Pergudangan

Potensi relokasi industri dari AS dan Tiongkok menghadirkan peluang, terutama pada sektor properti industri dan pergudangan. 

Daerah seperti Greater Jakarta (Karawang, Bekasi, Cibitung, Marunda), Subang, Batang, Gresik dan Sidoarjo mengalami peningkatan minat sejak tahun lalu. 

Bahkan wilayah Greater Jakarta mencatat serapan lahan industri 313 ha, atau tumbuh 22% (yoy/year on year) pada akhir tahun 2024.

2. Destinasi Investasi yang Menarik

Pasar domestik Indonesia yang besar, reformasi regulasi, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan menjadikan posisi Indonesia menjadi tujuan investasi yang menarik.

Baca Juga :  Kementerian PUPR Salurkan Program Perumahan di Bangka Belitung Mulai dari BSPS, Rusun, PSU, Hingga KSPN

3. Diversifikasi Pasar Ekspor

Penetapan kebijakan tarif, menjadikan Indonesia perlu beradaptasi dengan membuka peluang terhadap diversifikasi pasar ekspor lebih luas lagi. 

Misalnya, upaya peningkatan ekspor ke kawasan Uni Eropa, Asia, Timur Tengah, Australia dan kawasan lainnya.

Pemerintah perlu waspada terhadap tantangan yang dihadapi, sambil mempersiapkan instrumen untuk mewujudkan peluang yang terbuka. 

Iklim investasi dan perizinan usaha perlu menjadi perhatian, sehingga tidak menjadi hambatan dalam upaya percepatan relokasi industri.

Jangan lewatkan konten dari Knight Frank mengenai pangsa pasar perkantoran hijau di kawasan CBD (Central Business District) di Jakarta.

Tidak ketinggalan, ada pembahasan menarik lainnya mengenai pasar apartemen sewa di Jakarta yang melirik pekerja asing atau ekspatriat. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai proyeksi konsultan properti ternama mengenai pasar properti Indonesia.

Share :

Baca Juga

Mie Sedaap Hadirkan Kampanye Sejuntai Rasa Sedaap

Berita

Mie Sedaap Hadirkan Kampanye Sejuntai Rasa Sedaap. Community Activation dari WINGS Food di Sejumlah Masjid di Jawa dan Sumatra
Bank Danamon investasikan dana di Qoala

Berita

Bank Danamon Berinvestasi pada Qoala Melalui Garuda Fund. Berkolaborasi dengan MUFG untuk Mendukung Fintech di Indonesia
CO SQUARE Jadi Properti Komersial Unggulan di SAVASA Kota Deltamas

Berita

CO SQUARE Jadi Properti Komersial Unggulan di SAVASA Kota Deltamas. Punya Banyak Kelebihan Sebagai Investasi
ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur Hadirkan Fragmented Forms

Berita

ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur Hadirkan Fragmented Forms. Artotel Group Memamerkan Karya Empat Seniman Kontemporer Indonesia
Maybank Indonesia Komitmen Terhadap Kemanusiaan dan Komunitas

Berita

Maybank Indonesia Komitmen Terhadap Kemanusiaan dan Komunitas. Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Sumatra
TANA Group Kolaborasi dengan Konsultan Internasional

Berita

TANA Group Kolaborasi dengan Konsultan Internasional. Sejumlah Perusahaan Level Dunia Ikut Mendesain AURUM
hafele perluas jaringan pemasaran di indonesia

Berita

Hadirkan Produk Impor Sejak 1995, Hafele Siap Perluas Pasar Indonesia
Mengenal Paviliun Raden Saleh Artotel Curated

Berita

Mengenal Paviliun Raden Saleh Artotel Curated. Hotel Ini Berada dalam Ekosistem Taman Ismail Marzuki (TIM)