Home / Berita

Rabu, 7 Mei 2025 - 12:00 WIB

Cushman & Wakefield Ungkap Tren Ekonomi Utama dan Analisis Pasar Properti Asia Tenggara. Investasi Asing Diramalkan Tumbuh

Sumber Foto: Jiipe.com

Sumber Foto: Jiipe.com

Konsultan properti Cushman & Wakefield ungkap tren ekonomi utama dan analisis pasar properti Asia Tenggara. Simak ulasannya. 

Ketahanan ekonomi dan pertumbuhan investasi kawasan Asia Tenggara serta pertumbuhan investasi asing langsung menarik untuk dibahas. 

Ada sejumlah hal yang akan menjadi tantangan dan peluang bagi investasi properti di wilayah ini pada tahun 2025. 

Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan tertulis yang diterima dari Cushman & Wakefield. 

Vietnam diprediksi memimpin pertumbuhan. Perekonomian negara ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 7% pada tahun 2024 lalu. 

Hal ini didorong oleh investasi langsung asing yang signifikan seiring negara ini mengukuhkan statusnya sebagai pusat manufaktur elektronik utama di kawasan ini.

Dua negara tetangga, Malaysia dan Singapura akan diuntungkan dari permintaan barang-barang elektronik.  

Kedua negara ini melihat diversifikasi rantai pasok dan investasi manufaktur bernilai tinggi yang mendorong ekonomi mereka. 

Baca Juga :  BP Tapera Akan Gelar Akad Massal KPR FLPP dan KUR Perumahan. Total Mencapai 62 Ribu Unit dengan Nilai Rp880 Miliar

Ledakan BPO (Business Process Outsourcing) di Filipina akan mendukung sektor perekonomian negara kepulauan ini. 

Industri pusat kontak dan BPO diperkirakan akan menghasilkan pendapatan 32,16 miliar dolar AS (Rp529 triliun) pada tahun 2024, meningkat 9% YoY (year on year).

Kalau Indonesia, akan diuntungkan oleh pertumbuhan yang stabil. Indonesia juga memiliki populasi terbanyak di Asia Tenggara. 

Dengan populasi yang muda dan terus berkembang, ekonomi Indonesia tetap stabil tetapi menghadapi tantangan dari tekanan biaya hidup dan peningkatan pajak.

Sementara, pemulihan berkelanjutan terjadi di Thailand. Sejumlah sektor mulai pulih untuk menunjang perekonomian negara.

Konsumsi pribadi yang menguat, peningkatan output manufaktur, dan pemulihan sektor pariwisata mendukung trajektori pertumbuhan yang positif.

Perusahaan Konsultan Properti Cushman & Wakefield Ungkap Tren Ekonomi Utama dan Analisis Pasar Properti Asia Tenggara

Selain tren ekonomi, ada juga pertumbuhan investasi langsung asing atau FDI (Foreign Direct Investment) yang menarik untuk dibahas lebih lanjut. 

Baca Juga :  Cluster Walden di Metland Transyogi Punya Fasilitas Lengkap. Kota Mandiri Ini Juga Memiliki Lokasi yang Strategis

Arus masuk FDI bersih di kawasan Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024.

Indonesia diproyeksikan menarik tingkat FDI tertinggi, dengan arus investasi kuat pada sektor logam, transportasi, dan telekomunikasi.

Vietnam semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat manufaktur elektronik global, dengan Amkor Technology dan LG Display menginvestasikan modal besar untuk ekspansi.

Singapura tetap menjadi tujuan utama FDI di Asia Tenggara, dengan investasi besar di sektor semikonduktor dan manufaktur tingkat lanjut.

Jangan lewatkan konten yang membahas mengenai dominasi industri manufaktur China. Seperti apa proyeksi dari Cushman & Wakefield. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai tren dan analisis pasar properti di kawasan Asia Tenggara.  

Share :

Baca Juga

IKEA Gelar Kampanye Luangkan Ruang

Berita

IKEA Gelar Kampanye Luangkan Ruang Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat. Brand Ini Mengajak Konsumen Memanfaatkan Ruang yang Ada di Rumah
True Land Komitmen Kualitas Produk Properti

Berita

True Land Komitmen Kualitas Produk Properti dengan Tunjuk Kontraktor Terbaik untuk District East. Developer Kolaborasi dengan Alfaland Group
VIVERE Hotel ARTOTEL Curated Gelar Aksi Tanam Mangrove

Berita

VIVERE Hotel ARTOTEL Curated Gelar Aksi Tanam Mangrove. Aktivitas CSR dalam Merayakan Ulang Tahun Kedua
Lamudi Akuisisi IDEAL

Berita

Lamudi Akuisisi IDEAL. Kehadirannya Akan Mempermudah Lamudi Memberikan Layanan KPR Kepada Konsumen
Pinhome Berikan Insight Properti

Berita

Mengintip Insight Pinhome Indonesia Residential Market Report 2023 & Outlook 2024. Perusahaan Punya Visi Akses Kepemilikan Properti
Metland Catatkan Pendapatan Rp1,78 Triliun Pada 2025

Berita

Metland Catatkan Pendapatan Rp1,78 Triliun Pada 2025. Developer Membagikan Dividen Sebesar 18 Persen dari Laba Bersih
Mengintip Living First 2025 dari Astra Property

Berita

Mengintip Living First 2025 dari Astra Property. Mulai dari Pameran, Talk Show Hingga Pop Up Market
Green Pramuka City bekerja sama dengan Dekoruma hadirkan show room bergaya Japandi

Berita

Green Pramuka City Hadirkan Show Unit Gaya Japandi. Developer Berkolaborasi dengan Dekoruma