Home / Berita

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:00 WIB

OXO Group Indonesia Bidik Investor Indonesia untuk OXO The Residences. Calon Pembeli Berasal dari Kota Besar di Indonesia

Sumber Foto: Oxoliving.com

Sumber Foto: Oxoliving.com

Korporasi OXO Group Indonesia bidik investor Indonesia untuk OXO The Residences, mereka berasal dari sejumlah kawasan di tanah air. 

Perusahaan pengembangan dan manajemen properti butik yang berasal di Bali mengungkapkan kolaborasi teranyar bersama Alexis Dornier.

Kedua pihak sedang membangun OXO The Residences, sebuah proyek hunian senilai Rp500 miliar di kawasan Nyanyi, Bali.  

Meskipun pasar internasional saat ini masih kuat dan didominasi oleh konsumen dari Singapura, Amerika Serikat, Australia dan Jepang, OXO Group menargetkan 80% pembeli domestik, sementara 20% dari mancanegara.

OXO Group Indonesia telah menunjuk Investera Australia untuk memimpin divisi penjualan dan pemasaran proyek OXO The Residences

“Kami melihat potensi yang sangat kuat dari calon pembeli dari Jakarta, Surabaya dan Medan, selain Bali sendiri,” ujar CEO dari Investera Australia Prisca Edwards seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.

“Bahkan, jumlah expression of interest (EOI) atau tanda jadi yang kami terima sejak tanggal 23 April lalu telah melampaui target dan ekspektasi kami,” lanjutnya mengungkapkan optimisme. 

Konsultan properti Knight Frank menyatakan Bali merupakan salah satu dari sepuluh destinasi pilihan investasi orang kaya sebagai rumah kedua. 

Dalam riset di atas juga menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi di Bali mencapai 7,5% sejak tahun 2021 lalu.  

Fakta riset tersebut juga mengungkapkan rata-rata okupansi yang terus meningkat hingga mencapai 75%, membuat investasi di Bali sangat menarik.

Baca Juga :  Pasar Properti Residensial di Indonesia Menurut OXO Group Indonesia. Insight yang Penting untuk Investor Properti

Konsultan riset Mordor Intelligence melansir bahwa pada tahun 2023, pasar properti residensial Indonesia bernilai sekitar 67 miliar USD (Rp1.075 triliun).  

Nilainya diproyeksikan pada tahun 2024 akan mencapai 72 miliar USD (Rp1.155 triliun) atau tumbuh sekitar hampir 8%. 

Bahkan, pada tahun 2029, nilai pasar properti di tanah air diramalkan akan mencapai 105,7 miliar USD (Rp1.697 triliun).

OXO Group Indonesia Pasarkan Vila Mewah di Bali

Sumber Foto: Oxoliving.com

Perusahaan OXO Group Indonesia Bidik Investor Indonesia untuk OXO The Residences

Saat acara The Residences diperkenalkan kepada publik untuk kali pertama pada 8 Mei 2024 di Nuanu City, antusiasme investor bisa terlihat.

Dengan jumlah undangan mencapai 500 orang yang merupakan gabungan calon pembeli dari pasar domestik dan internasional, acara perkenalan OXO The Residences ini digadang menjadi acara peluncuran terbesar produk properti neo luxury yang pernah diadakan di Pulau Dewata.

Sementara untuk grand launching dari OXO The Residences ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2024.

“Ini merupakan kesempatan bagi OXO Group Indonesia untuk mengumumkan kepada dunia bahwa kami akan meluncurkan OXO The Residences dalam 1 bulan ke depan,” kata Founder dan CEO OXO Group Indonesia Johannes Weissenbaeck.

“Ini adalah perayaan bersama para pemangku kepentingan dan calon pembeli yang menampilkan proyek paling menarik di Bali,” lanjutnya.

OXO Group Indonesia Resmi Perkenalkan OXO The Residences

Sumber Foto: Oxoliving.com

OXO Group Indonesia Bangun Properti yang Berkelanjutan

Johannes melanjutkan OXO Group Indonesia merupakan perusahaan pengemban yang selalu mengedepankan gaya hidup berkelanjutan. 

Baca Juga :  OXO Group Indonesia Ungkap Ceruk Pasar di Industri Properti Indonesia. Bali Jadi Pilihan Orang Kaya untuk Memiliki Rumah Kedua

Semua properti yang dibangun oleh OXO dilengkapi dengan panel tenaga surya, area resapan air hujan, water treatment, penyaring air osmosis, hingga bahan baku hasil daur ulang atau dapat didaur ulang.

“Kami bahkan telah menerapkan zero waste dalam setiap proyek properti kami, dan kami telah melakukan semua hal tersebut sejak awal kami berdiri,” katanya. 

“Tentu kami juga memiliki sertifikasi green building dari GBCI dan tengah dalam proses untuk mendapatkan sertifikasi internasional B Corp,” lanjutnya. 

Saat ini, OXO Group Indonesia telah mengembangkan dan memiliki sekitar 30 properti di Bali dan Nusa Tenggara Timur senilai Rp700 miliar.

Properti tersebut terdiri dari hunian pribadi, vila, townhouse, studio co-working, resor, dan kapal pesiar sepanjang 20 meter di Taman Nasional Komodo.

Hal yang perlu dipahami bersama adalah saat ini Pulau Dewata sedang mengalami perubahan lanskap industri properti 

Tren neo luxury telah menciptakan ceruk pasar baru di industri properti Indonesia. Kekuatan utama OXO Group Indonesia adalah kami bisa mengikuti tren pasar baru tersebut.

Nah, inilah ulasan mengenai OXO Group Indonesia bidik investor Indonesia untuk proyek terbarunya.

Sebelumnya, Investasiproperti.id pernah membahas rencana OXO Group Indonesia dan ONE Global Capital yang akan membangun hotel di Bali

Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai proyek properti terbaru dari developer.

Share :

Baca Juga

okupansi pusat perbelanjaan di jakarta

Berita

Okupansi Pusat Perbelanjaan di Jakarta Stabil. JLL Jelaskan Masalahnya
tren penyewa gedung kantor setelah pandemi

Berita

Colliers Ungkap Tren Penyewa Gedung Kantor Usai Pandemi. Fully Furnished dan Semi Furnished
PropertyGuru Indonesia Property Awards Menjalin Kemitraan Baru

Berita

PropertyGuru Indonesia Property Awards Menjalin Kemitraan Baru dan Didukung Sejumlah Media Ternama
Bank Sampoerna Kolaborasi Salurkan Kredit dengan Fintech

Berita

Bank Sampoerna Kolaborasi Salurkan Kredit dengan Fintech, Multifinance, dan Koperasi. Berdampak pada Keuangan Perusahaan

Berita

Beam Mobility Hadir di Summarecon Serpong. Developer Komitmen Ciptakan Kawasan yang Berwawasan Lingkungan
pergudangan modern di surabaya

Berita

Colliers Perkirakan Pergudangan Modern di Surabaya Akan Tumbuh. Meski Kondisi Ekonomi Masih Tidak Pasti 
Triniti Land bidik rumah tapak dan kawasan komersial

Berita

Triniti Land Rilis Sejumlah Proyek Baru Pada 2024. Developer Luncurkan Rumah Tapak dan Business Park
transaksi hotel di jakarta

Berita

Tingkat Okupansi dan Transaksi Hotel di Indonesia Meningkat, JLL Klaim Investor Semakin Percaya Diri