Startup Pinhome jelaskan Indeks Harga Jual Rumah di Jakarta dan kawasan penyangga pada kuartal 3 2025. Simak ulasannya berikut ini.
Pinhome baru saja meluncurkan hasil riset Pinhome Home Sell Index (PHSI) dan Pinhome Home Rental Index (PHRI) kuartal 3 tahun 2025.
Property technology (proptech) ini memperlihatkan temuan terbaru mengenai Indeks Harga Jual di kawasan Jakarta dan kawasan penyangga di sekitarnya.
Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan tertulis yang dikirimkan oleh Pinhome.
Dari riset, terungkap kalau di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, harga mengalami stagnasi dengan koreksi harga -1% hingga -4%, terutama di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Kondisi ini dipengaruhi oleh tekanan daya beli yang terus berlanjut serta sentimen menunggu yang semakin kuat akibat dinamika sosial di masyarakat, terutama di wilayah pusat Jakarta.
Sementara itu, di Jakarta Selatan terutama di Cilandak, kenaikan terjadi +3% (tipe 55–120 m2), didorong proyek pengendalian banjir dan penataan kawasan Fatmawati–Simatupang.
Perusahaan Rintisan Teknologi Properti Pinhome Jelaskan Indeks Harga Jual Rumah di Jakarta dan Kawasan Penyangga Pada Kuartal 3 2025
Hasil riset juga mengungkapkan kalau di Jakarta Utara, terjadi kenaikan +3% (tipe ≤54 m2) di wilayah Tanjung Priok akibat program normalisasi saluran air.
Sementara di Cilincing, terdapat kenaikan +2% (tipe ≥201 m2), hal yang dipicu proyek logistik Kalibaru dan kelanjutan pembangunan pelabuhan.
Riset yang sama mengungkapkan kalau di Jakarta Barat, terutama di kawasan Cengkareng mengalami kenaikan +2% (tipe 55–120 m2) dan +1% (tipe ≥201 m2).
Kenaikan harga di wilayah tersebut tentunya terkait perkembangan terkini mengenai pembangunan ruas Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg.
Pinhome Menjelaskan Harga Jual Properti di Kawasan Penyangga Jakarta Pada Triwulan 3 2025
Proptech ini juga mengungkapkan mengenai indeks harga properti Bogor, Jawa Barat. Ada koreksi -4% (tipe ≥201 m2), merupakan dampak dari sentimen negatif pasar premium Jakarta.
Sementara di Tangerang, Banten, adanya ekspansi industri Cikupa–Balaraja dan akses tol baru mendorong kenaikan sebesar +3% untuk tipe ≤54 m2.
Nah, itulah indeks harga jual rumah di Jakarta dan kawasan penyangga yang perlu diketahui oleh investor properti hingga end user.
Sebelumnya, terdapat uraian lengkap soal kantor agen properti APEX resmi diluncurkan dan didukung oleh Pinhome untuk menjawab kebutuhan pasar.
Jangan lewatkan pembahasan mengenai Pinhome yang membagikan cerita generasi sandwich untuk punya rumah. Buku dan film “Home Sweet Loan” punya kisah menarik untuk dipelajari.
Tidak ketinggalan, ada ulasan perihal Pinhome yang memberikan prediksi tren pasar residensial pada 2024. Sejumlah lokasi menjadi incaran para pencari properti.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai insight harga properti di Jakarta dan kawasan penyangga oleh proptech.















