Home / Berita

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:00 WIB

Cushman & Wakefield Jelaskan Bisnis Data Center di Asia Pasifik. Kawasan Asia Tenggara Mencatatkan Porsi Terbesar

Sumber Foto: Dssa.co.id

Sumber Foto: Dssa.co.id

Konsultan properti Cushman & Wakefield jelaskan bisnis data center di Asia Pasifik yang didominasi oleh wilayah Asia Tenggara. 

Pasar data center Asia Pasifik (APAC) terus mengalami ekspansi, dengan total pipeline pengembangan kawasan mencapai rekor 19,4 gigawatt (GW) pada 2025.

Hal tersebut terungkap berdasarkan laporan mendalam bertajuk Cushman & Wakefield APAC Data Centre H2 2025 Update. 

Telaah tersebut adalah laporan berkala yang dirilis untuk menganalisis tren dan perkembangan pasar pusat data di wilayah Asia Pasifik selama paruh kedua tahun 2025. 

Cushman & Wakefield adalah konsultan jasa real estate yang berdiri pada 1917. Saat ini, perusahaan ini telah beroperasi di 60 negara, termasuk Indonesia. 

Pipeline tersebut terdiri dari wilayah 3,7GW yang sedang dalam tahap konstruksi dan 15,7GW yang masih dalam tahap perencanaan. 

Angka tersebut memang mencerminkan aktivitas pengembangan data center yang berkelanjutan di seluruh kawasan.

Cushman & Wakefield Jelaskan Bisnis Data Center di Asia Pasifik yang Didominasi oleh Wilayah Asia Tenggara

Asia Tenggara mencatat porsi terbesar dari kapasitas data center yang sedang dibangun di kawasan Asia Pasifik, yaitu sebesar 31%. 

Pangsa pasar dari tiga negara seperti Malaysia, Thailand, dan Indonesia berkontribusi terhadap pipeline pengembangan ini.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi bagian dari pertumbuhan regional tersebut, dengan aktivitas yang terkonsentrasi di Greater Jakarta atau Jakarta dan sekitarnya. 

Baca Juga :  Sharp Gelar SLD OMOTENASHI. Produsen Elektronik Apresiasi Loyalitas Pelanggan dengan Hadiah Menarik Termasuk Liburan ke Jepang

Pasar ini memiliki kapasitas operasional sebesar 322 megawatt (MW), plus adanya tambahan 186 MW yang saat ini sedang dibangun. 

Sementara itu, terdapat 901 MW lainnya dalam tahap perencanaan yang menunjukkan ekspansi pipeline yang berkelanjutan. 

Selain itu, para operator data center telah mengakuisisi landbank yang berpotensi menambah lebih dari 3,9 GW kapasitas di Indonesia. 

Permintaan Data Center di Jakarta Sekitarnya Tumbuh Cepat Dibandingkan Kawasan Lain di Asia Pasifik

Dari sisi permintaan, tingkat vacancy atau kekosongan colocation di Greater Jakarta menurun menjadi 24,9% pada akhir 2025 dibandingkan sekitar 36% pada 2024. 

Perbandingan secara tahunan (year-on-year/YoY) tersebut mencerminkan peningkatan permintaan data center yang signifikan.

Head of Data Centre Group Cushman & Wakefield Asia Pacific Andrew Green mengungkapkan mengenai perkembangan data center di Jakarta dan kawasan penyangga. 

“Wilayah Jabodetabek terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pasar data center dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik, dengan kapasitas operasional yang diproyeksikan meningkat hingga 4,4 kali lipat pada 2030,” kata Andrew seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id. 

“Lebih dari satu gigawatt kapasitas saat ini berada dalam pipeline pengembangan hingga 2030, mencerminkan permintaan yang berkelanjutan dari hyperscaler dan perusahaan,” lanjutnya. 

Baca Juga :  Cushman & Wakefield Jelaskan Pasar Hotel di Jakarta pada Awal 2024. Tingkat Hunian Naik, Harga Kamar Relatif Stabil

“Greater Jakarta juga menjadi salah satu dari sedikit pasar yang menarik investasi dari hyperscaler Amerika dan Tiongkok, sehingga semakin memperkuat posisinya sebagai hub data center utama di Asia Tenggara,” imbuhnya. 

Di seluruh Asia Pasifik, beban kerja AI (artificial intelligence) dan cloud diidentifikasi sebagai pendorong utama pasokan baru. 

Hal ini yang membentuk prioritas pengembangan menuju lokasi dengan kesiapan daya serta infrastruktur berkapasitas tinggi.

Kebutuhan data center ini tentunya turut mempercepat timeline pengembangan di berbagai pasar, termasuk Asia Pasifik. 

Pemerintah di kawasan ini juga terus menyelaraskan kerangka kebijakan dengan pengembangan infrastruktur digital.

Sementara itu, ketersediaan daya, komitmen keberlanjutan, serta pertimbangan regulasi tetap menjadi faktor kunci dalam pemilihan lokasi.

Sebelumnya, terdapat ulasan soal Cushman & Wakefield yang mengungkapkan ritel di Jakarta kuartal 1 2025. Okupansi menurun, harga sewa dasar meningkat. 

Jangan lewatkan penjelasan perihal Cushman & Wakefield menjelaskan pasar kondominium di Jabodetabek kuartal 1 2025. Penjualan mencatatkan tren positif. 

Tidak ketinggalan, ada uraian soal Cushman & Wakefield yang menjelaskan apartemen sewa di Jakarta kuartal 1 2025. Ada kenaikan harga sewa di seluruh sub sektor. 

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai pembahasan data center oleh konsultan properti ternama. 

Share :

Baca Juga

Metland Gelar RUPST 2025

Berita

Metland Gelar RUPST 2025. Kinerja Perseroan Lebih Baik Dibandingkan Tahun 2024, Pendapatan dan Laba Naik
Pemkab Bekasi apresiasi Metland bangun jembatan di kawasan cibitung dan cikarang

Berita

Pemkab Bekasi Apresiasi Metland Bangun Jembatan Penghubung Koridor Utara Selatan. Developer Punya Peran Bangun Infrastruktur
pameran hari listrik nasional ke 78 resmi dibuka

Berita

Pameran Hari Listrik Nasional Ke 78 Enlit Asia 2023 Digelar. Pemerintah Berkomitmen Dorong Transisi Energi
Paramount Land Berikan Kemudahan Membayar untuk Pembeli Grand Boulevard Aniva

Berita

Paramount Land Berikan Kemudahan Membayar untuk Pembeli Grand Boulevard Aniva. Ada Pilihan Tunai, Cicilan Bertahap Hingga KPR
Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung di Metland Cibitung Dibangun

Berita

Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung di Metland Cibitung Dibangun. Yayasan Muslim Bumi Serpong Damai Gelar Groundbreaking
Pinhome Bagikan Cara Generasi Sandwich Bisa Punya Rumah

Berita

Pinhome Bagikan Cara Generasi Sandwich Bisa Punya Rumah. Platform Teknologi Properti Ini Terus Edukasi Generasi Milenial dan Gen Z
Altea BLVD dikembangkan dalam 19 klaster

Berita

Astra Land dan Sinar Mas Land Kembangkan Altea BLVD Secara Bertahap. Bangun 19 Klaster dalam 11 Tahun
Sinar Mas Land Hadirkan Royal Key 2026

Berita

Sinar Mas Land Hadirkan Royal Key 2026. Program National Sales yang Memudahkan Konsumen Mendapatkan Properti Idaman