Lembaga pemerintah BP Tapera Hadir dalam ISEF 2026 atau Indonesia Sharia Economic Festival yang punya peran penting dalam perekonomian.
Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho, menghadiri pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13.
Acara ini diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”.
ISEF 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan, dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mengungkapkan Kondisi Perekonomian Indonesia Saat Ini
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo memberikan pernyataan terkait kondisi perekonomian nasional.
Dradjad yang juga dikenal sebagai ekonom menyampaikan bahwa saat ini fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat.
Hal ini terlihat dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang disebut mencapai 5,4 persen hingga semester pertama 2026, didukung peningkatan investasi dan inflasi yang relatif terkendali.
“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 dan menuju 8 persen dalam jangka menengah,” ujar Dradjad seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
Untuk mencapainya, diperlukan peningkatan investasi, produktivitas, penguatan ekspor, serta sinergi antara pemerintah dan sektor swasta,” lanjutnya.
Bank Indonesia Mengatakan Urgensi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Berbasis Syariah di Indonesia
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti memberikan pandangan selama penyelenggaraan festival ini.
Ia menekankan pentingnya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang mengedepankan prinsip inklusivitas, keberlanjutan, dan keadilan.
“Ekonomi syariah memiliki nilai universal yang mengedepankan inklusivitas, keberlanjutan, dan keadilan,” kata Destry.
Prinsip no one left behind menjadi penting agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan dan memperoleh akses terhadap layanan keuangan,” lanjutnya.
BP Tapera Hadir dalam ISEF 2026 (Indonesia Sharia Economic Festival) dan Keterkaitan dengan Pembiayaan Perumahan
Penguatan inklusi keuangan tersebut sejalan dengan peran BP Tapera dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Caranya melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), termasuk pembiayaan lewat perbankan syariah.
Selain menghadiri pembukaan ISEF 2026, BP Tapera turut berpartisipasi dengan menghadirkan booth pada area pameran.
Kehadirannya sebagai sarana sosialisasi dan penyampaian informasi mengenai program FLPP kepada masyarakat.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho pun memberikan pernyataan terkait kehadiran BP Tapera dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan BP Tapera dalam ISEF 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong percepatan realisasi penyaluran FLPP.
“Sebagai upaya mempercepat peningkatan realisasi FLPP, BP Tapera turut berpartisipasi dalam kegiatan ISEF 2026,” ujar Heru.
Partisipasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembiayaan rumah subsidi.
Selain itu, kehadirannya sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi MBR.
BP Tapera Mengungkapkan Realisasi Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Pada Awal Oktober 2026
Berdasarkan data dashboard BP Tapera yang diakses pada 14 Oktober 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP telah mencapai 180.608 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp22,5 triliun.
Capaian tersebut didukung oleh 39 bank penyalur, 22 asosiasi, dan 8.239 pengembang properti, serta menjangkau 11.416 lokasi perumahan yang tersebar di 36 provinsi dan 391 kabupaten/kota.
Melalui penguatan kolaborasi dan perluasan sosialisasi program FLPP, BP Tapera terus mendorong percepatan penyaluran pembiayaan perumahan.
Hal ini berguna membantu lebih banyak masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah pertama yang layak dan terjangkau.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai penguatan ekonomi syariah dan penyaluran kredit rumah untuk masyarakat.















