Belum lama ini, Menteri PKP kunjungi perumahan yang dibiayai FLPP BP Tapera yang merupakan bantuan perumahan dari pemerintah.
Salah satu rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berada di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Maruarar mengunjungi dan meninjau Perumahan Grand Amartha yang berlokasi di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Perumahan subsidi yang dibiayai dengan skema dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini dikelola oleh BP Tapera.
BP Tapera adalah Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat, yaitu badan hukum publik di Indonesia yang dibentuk untuk mengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
FLPP adalah program dukungan pembiayaan perumahan dari pemerintah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah pertama melalui skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah) bersubsidi
Menteri PKP Kunjungi Perumahan yang Dibiayai FLPP BP Tapera dan Memantau Kualitas Rumah Tapak
Dalam kunjungan kerja tersebut, turut hadir sejumlah pejabat Perumahan dan Kawasan Permukiman dan BP Tapera.
Beberapa di antaranya adalah Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi selaku Plt. (Pelaksana Tugas) Komisioner, Wilson Lie Simatupang didampingi Plt. Direktur Pembiayaan Perumahan dan Layanan Digital, Alfian Arif.
Dalam kunjungan ini, rombongan berdialog bersama warga perumahan setempat serta memeriksa kualitas hunian dan sarana prasarana yang tersedia.
“Terimakasih atas kolaborasinya, saya melihat seluruhnya baik, saya menilai perumahan ini 8 dari 10,” ujar Maruarar seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
BP Tapera Menginginkan Perusahaan Pengembang Properti Menjaga Kualitas Rumah Subsidi yang Dibangun
Alfian dalam kegiatan penanaman pohon di perumahan ini juga turut mengingatkan kepada para penghuni maupun pengembang untuk turut menjaga kualitas keterhuniannya.
“Kami mengingatkan bahwa rumah dengan fasilitas bantuan negara ini wajib dihuni. Kami pastikan itu dengan cara pemeriksaan secara berkala oleh petugas kami di lapangan,” ujar Alfian.
Sebelumnya, terdapat penjelasan soal Kementerian PKP dan BP Tapera yang mengunjungi rumah subsidi FLPP di Samarinda. BP Tapera mengungkapkan realisasi kuota FLPP di Kalimantan Timur.
Jangan lewatkan ulasan perihal BP Tapera mendukung penanaman sejuta pohon di Lampung. Aktivitas ini diprakarsai oleh REI untuk mendukung pelestarian lingkungan.
Tidak ketinggalan, terdapat pembahasan mengenai BP Tapera yang menargetkan penyaluran FLPP 2023 untuk 220.000 rumah senilai Rp25 triliun.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai kegiatan yang dilakukan oleh BP Tapera dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.















