Developer Paradise Indonesia jelaskan kinerja keuangan kuartal 1 2026 yang mencatatkan hasil positif dibandingkan periode sebelumnya.
Paradise Indonesia melangsungkan media gathering sekaligus mengumumkan pemenang kompetisi Journalist Writing Competition 2026 di Jakarta pada Senin (11/5/2026).
Selain itu, perseroan dengan kode emiten INPP ini pun mengungkapkan sejumlah informasi terbaru mengenai sejumlah proyek properti yang sedang dibangun.
Tidak ketinggalan, developer memaparkan sejumlah pencapaian keuangan pada kuartal 1 2026 yang menunjukkan hasil positif.
Pertumbuhan pendapatan di seluruh lini bisnis perseroan menunjukkan peningkatan pendapatan pada triwulan pertama tahun ini.
Perusahaan Pengembang Properti Paradise Indonesia Jelaskan Kinerja Keuangan Kuartal 1 2026
Pada kuartal 1 2026, INPP mencatatkan total pemasukan mencapai Rp327 miliar, naik sebesar 14% secara tahunan (YoY/year on year).
Sektor komersial atau ritel mencatatkan pendapatan terbesar yang mencapai 48% dari seluruh pemasukan pada triwulan ini.
Paradise Indonesia membukukan pemasukan Rp157 miliar dari lini komersial, mengalami kenaikan 19% secara YoY.
Sektor ini mencatatkan pendapatan yang besar sekaligus menunjukkan kalau permintaan ruang komersial yang kuat belakangan ini.
Sedangkan sektor hospitality mencatatkan persentase 42% pada pendapatan triwulan ini dengan total pemasukan Rp136 miliar.
Ada kenaikan sebesar 4% secara YoY yang membuktikan pertumbuhan stabil menunjang basis pendapatan berulang atau recurring income.
Sementara itu, penjualan properti memang hanya menyumbangkan 10% pendapatan, tetapi persentase kenaikannya mencapai 38% secara YoY.
Kenaikan pada sektor penjualan proyek properti tersebut menunjukkan pertumbuhan paling progresif dalam kuartal 1 2026.
“Recurring income kita lebih besar dari developer lain,” kata Direktur Paradise Indonesia, Surina memberikan penjelasan mengenai laporan keuangan.
Paradise Indonesia Memang Mengandalkan Pendapatan Berulang dari Pengelolaan Pusat Perbelanjaan dan Mal
INPP memiliki sejumlah mal dan hotel yang tersebar di beberapa lokasi di tanah air. Semuanya menyumbangkan pendapatan berulang yang besar bagi perseroan.
Hal ini memang membedakan dengan developer properti lainnya yang biasanya mengandalkan penjualan proyek properti sebagai pemasukan perusahaan.
Saat ini, ada 13 hotel yang dikelola oleh INPP yang berlokasi di Jakarta, Bali, Makassar (Sulawesi Selatan), Batam (Kepulauan Riau), Bali, dan Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta).
Tidak ketinggalan, ada tujuh pusat perbelanjaan yang berada di Jakarta, Bali, Bandung (Jawa Barat), dan Semarang (Jawa Tengah).
Sebelumnya, terdapat penjelasan soal mengintip strategi Paradise Indonesia meningkatkan pendapatan pada 2024. Laba bersih naik 121 persen.
Jangan lewatkan pembahasan soal Paradise Indonesia yang membidik kenaikan pendapatan perusahaan pada 2024. Target kenaikan hingga 30 persen.
Tidak ketinggalan, ada ulasan perihal Paradise Indonesia yang mengungkapkan pasar perhotelan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Perseroan bisa bertahan lantaran rekam jejak.
Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai laporan keuangan yang diungkapkan oleh perusahaan pengembangan properti.















