Home / Berita

Jumat, 16 Mei 2025 - 12:00 WIB

Colliers Terangkan Hotel di Bali Kuartal 1 2025. Musim Liburan Diharapkan Meningkatkan Kedatangan Turis Asing

Sumber Foto: Ihg.com

Sumber Foto: Ihg.com

Colliers terangkan hotel di Bali kuartal 1 2025, pasar turis domestik dan wisatawan asing memiliki peluang untuk menaikkan okupansi. 

Bali masih menjadi destinasi wisata utama di Indonesia, hal yang membedakan dengan pangsa pasar di Jakarta dan Surabaya, Jawa Timur. 

Situs Investasiproperti.id akan membahasnya lebih lanjut dengan merangkum pernyataan dari Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto

Meskipun sebagian besar pasar hotel di Bali melayani wisatawan rekreasi, sektor MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition) tetap sangat dipengaruhi oleh aktivitas pemerintah. 

Langkah-langkah efisiensi pemerintah memiliki dampak yang signifikan, dan bulan Ramadan pada 2015 ini juga mempengaruhi wisatawan domestik.

Hanya saja, Bali masih bisa melirik pasar turis dari domestik dan mancanegara karena memang menjadi daerah wisata dibandingkan kawasan bisnis. 

Baca Juga :  Synthesis Development Perkenalkan Anandaya Home Resort. Hunian Bernuansa Hijau di Serpong Selatan

Kinerja hotel di Bali diperkirakan membaik mulai dari liburan Idul Fitri, dengan peningkatan aktivitas wisatawan domestik. 

Selain itu, musim liburan pada bulan Juni di beberapa benua diharapkan dapat meningkatkan kedatangan wisatawan asing.

Para pengelola hotel di Bali menghadapi tantangan yang cukup besar pada tahun ini. Mereka perlu melakukan sejumlah langkah antisipasi.  

Penurunan pasar domestik berdampak signifikan pada beberapa hotel, sehingga memerlukan perubahan fokus pasar mereka. 

Perusahaan Konsultan Properti Colliers Terangkan Hotel di Bali Kuartal 1 2025

Kondisi ekonomi global, yang menyebabkan kecemasan dan mempengaruhi daya beli, juga harus dipertimbangkan oleh para pengelola hotel. 

Prinsip “jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang” tentu sangat penting bagi para pelaku bisnis hotel di Bali. 

Baca Juga :  Sinar Mas Land Serah Terima Unit Upper West BSD City. Pemilik North Tower Bisa Tinggal dan Memulai Bisnis di Tempat yang Sama

Diversifikasi pasar dengan komposisi yang seimbang dapat membantu meminimalkan kerugian yang mungkin dialami pada tahun 2025 ini. 

Berkolaborasi dengan agen perjalanan, maskapai penerbangan, dan sektor bisnis lainnya untuk memperluas pasar dapat menjadi solusi yang layak untuk meningkatkan pendapatan.

Sebelumnya, ada ulasan dari Colliers mengenai tingkat hunian hotel di Bali yang mulai pulih setelah sempat menurun tajam pada saat pandemi.

Tidak ketinggalan, ada pembahasan mengenai kinerja sektor hotel di Jakarta yang juga sempat mengalami kenaikan tingkat okupansi.  

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai ulasan perhotelan di Bali oleh konsultan properti ternama. 

Share :

Baca Juga

Mengenal Metland Cibitung

Berita

Mengenal Metland Cibitung. Kota Mandiri Berkonsep TOD yang Terus Berkembang Pesat
tanamori di labuan bajo ntt

Berita

Triniti Land Bidik Investor Asing untuk TanaMori. Destinasi Wisata Baru Dekat Taman Nasional Komodo 

Berita

Cushman & Wakefield Jelaskan Pasar Hotel di Jakarta pada Awal 2024. Tingkat Hunian Naik, Harga Kamar Relatif Stabil
TANA Group Rilis AURUM Fase 2 SOBIZ Festive

Berita

TANA Group Rilis AURUM Fase 2 SOBIZ Festive. Kawasan Komersial Ini Akan Menjadi Ekosistem Berkelanjutan
NPG Indonesia Ungkap Proyek Ecoverse dan Nuanu City

Berita

NPG Indonesia Ungkap Proyek Ecoverse dan Nuanu City. Penghuni Ecoverse Bisa Menikmati Fasilitas Kota Kreatif Nuanu City
Mengintip Konsep SOBIZ Festive di AURUM

Berita

Mengintip Konsep SOBIZ Festive di AURUM. Tana Group Menghadirkan Kawasan Komersial yang Berbeda di Batam
sinar mas land hadirkan biomedical campus

Berita

Sinar Mas Land Hadirkan Biomedical Campus di BSD City. Inovasi Terbaru Developer untuk Layanan Kesehatan
Sharp Gelar Sharp Greenerator Fest

Berita

Sharp Gelar Sharp Greenerator Fest. Hadirkan Sejumlah Acara Menarik Terkait Lingkungan Hidup