Home / Berita

Senin, 8 Desember 2025 - 12:00 WIB

Colliers Ungkap Kondisi Sektor Perkantoran Jakarta Terkini. Sektor Ini Bertahan dalam Dinamika Pasar yang Berkembang Pada Kuartal 3 2025

Sumber Foto: Executivecentre.com

Sumber Foto: Executivecentre.com

Konsultan properti Colliers ungkap kondisi sektor perkantoran Jakarta terkini yang tetap bertahan dalam dinamika pasar yang berkembang.

Berdasarkan laporan terbaru Quarterly Property Market Report Q3 2025, pasar perkantoran Jakarta menunjukkan momentum positif pada kuartal atau triwulan 3 2025. 

Tingkat okupansi atau hunian ruang perkantoran di Jakarta memang meningkat, sementara pasokan baru tetap terbatas. 

Gedung perkantoran kelas premium dan grade A diperkirakan akan tetap menjadi pendorong utama pasar, dengan proyeksi kenaikan sewa sekitar 2% per tahun selama periode 2025–2028.

Seiring dengan pemulihan pasar yang berlangsung secara bertahap, para pengembang properti kini lebih hati-hati dan fokus pada peluang pertumbuhan jangka panjang. 

Perusahaan Konsultan Properti Colliers Ungkap Kondisi Sektor Perkantoran Jakarta Terkini dalam Dinamika Pasar yang Berkembang

Developer menanti tanda-tanda peningkatan permintaan ruang kantor sebelum memulai pembangunan proyek baru. 

Perluasan jaringan Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rapid Transit (LRT) yang berkelanjutan akan meningkatkan konektivitas kota secara signifikan dan mendukung permintaan ruang kantor dalam jangka panjang.

MRT sedang membangun fase 2A yang menghubungkan kawasan Bundaran HI dengan Stasiun Kota. Rute sepanjang 5,8 km ini akan memiliki tujuh stasiun. 

Baca Juga :  Colliers Prediksi Sektor Ritel di Surabaya. Pengelola Harus Berinovasi untuk Memaksimalkan Ruang yang Kosong

Sementara LRT Jakarta sedang membangun rute antara Velodrome, Jakarta Timur dengan Stasiun Manggarai dan kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan.

 “Daya tarik Jakarta bagi perusahaan multinasional, ditambah dengan pengembangan infrastruktur seperti perluasan jaringan MRT dan LRT, memperkuat peran kota sebagai pusat bisnis utama dan meningkatkan aksesibilitas secara keseluruhan,” ujar Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

Untuk mendukung pertumbuhan sewa, para pemilik gedung memprioritaskan peningkatan kualitas fasilitas ruang perkantoran. 

Hal tersebut mencakup seperti penyediaan amenitas yang lebih lengkap, penggunaan lantai yang ditinggikan, serta penerapan sertifikasi bangunan hijau. 

Meskipun langkah ini memerlukan investasi besar, peningkatan tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing selama masa pemulihan dan memastikan kerberlanjutan posisi pasar mereka di masa depan.

Colliers Memberikan Proyeksi Kalau Tarif Sewa Ruang Perkantoran di Jakarta Akan Naik Hingga Akhir 2026

Menjelang akhir tahun, rata-rata tarif sewa ruang kantor diperkirakan akan tumbuh moderat dibandingkan dengan akhir 2024. 

Kenaikan lebih lanjut sebesar 2–3% diproyeksikan terjadi hingga akhir 2026, didorong oleh tingkat okupansi yang tetap solid di kalangan pemilik gedung.

Baca Juga :  Colliers Ungkap Ruang Kantor Inovatif Jadi Aset Penting. Pandemi Covid-19 Mengubah Cara Kerja

Efisiensi ruang kerja dan penyesuaian kebutuhan ruang masih menjadi fokus utama sebagian besar penyewa. Namun, tren pengurangan luas ruang kantor mulai berkurang. 

Beberapa sektor, seperti teknologi, energi, dan jasa keuangan, menunjukkan minat baru dalam mengamankan ruang untuk mendukung ekspansi bisnis mereka. 

Dengan stabilnya pasar perkantoran Jakarta, investasi strategis dan penawaran yang berorientasi pada kebutuhan penyewa diperkirakan akan membentuk lanskap komersial yang lebih tangguh dan dinamis pada masa mendatang.

Sebelumnya, ada uraian lengkap soal Colliers yang menjelaskan pentingnya tata ruang kantor dan budaya kerja lantaran karyawan adalah makhluk sosial.

Jangan lewatkan pembahasan mengenai Colliers yang mengungkapkan ruang kantor inovatif menjadi aset penting setelah pandemi Covid-19 mengubah cara kerja.

Tidak ketinggalan, terdapat ulasan perihal Colliers yang memberikan prediksi bisnis gedung perkantoran di Jakarta mencapai titik balik pada 2026.

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai perkembangan sektor perkantoran di Jakarta yang diungkapkan oleh konsultan properti. 

Share :

Baca Juga

Pasadena Square South di Paramount Gading Serpong Punya Potensi Traffic Tinggi

Berita

Pasadena Square South di Paramount Gading Serpong Punya Potensi Traffic Tinggi. Paramount Land Dukung Kehadiran Kawasan Komersial dengan Sejumlah Cara
Korindo Group Gelar Groundbreaking Hotel Fairfield by Marriott di Merauke

Berita

Korindo Group Gelar Groundbreaking Hotel Fairfield by Marriott di Merauke. Pemerintah Daerah Menyambut Baik Kehadiran Hotel Internasional
Mengintip Konsep Klaster Elyon di EONNA BSD City

Berita

Mengintip Konsep Klaster Elyon di EONNA BSD City. Sinar Mas Land Menghadirkan Hunian Mewah Tiga Lantai dengan Fitur Smart Home
SiteMinder’s Changing Traveler Report 2026 Ungkap Perilaku Turis

Berita

SiteMinder’s Changing Traveler Report 2026 Ungkap Perilaku Turis. Wisatawan Indonesia Berencana Pergi ke Luar Negeri
Gravel Punya Layanan Jasa Konstruksi Tangga

Berita

Gravel Punya Layanan Jasa Konstruksi Tangga. Konsumen Tidak Perlu Khawatir untuk Memiliki Fasilitas yang Bagus di Rumah
Summarecon Tutup Summarecon Expo 2025

Berita

Summarecon Tutup Summarecon Expo 2025. Developer Meraih Rp1,8 Triliun dari Penjualan Properti Residensial dan Komersial
pelabuhan tanjung priok

Berita

Kehadiran Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Patimban Jadi Magnet Industri Teknologi Tinggi. Intip Analisis Colliers 
ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur Gelar Acara Terkait Valentine

Berita

ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur Gelar Acara Terkait Valentine. Hotel Milik Artotel Group Ini Berkolaborasi dengan Day of Art