Hotel yang dikelola oleh Artotel Group, De Braga by ARTOTEL ingin tamu rasakan suasana kehidupan Braga yang ikonik.
Sejumlah kota di Indonesia memiliki kawasan Kota Tua dengan bangunan peninggalan zaman kolonial Hindia Belanda seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan lainnya.
Bandung, Jawa Barat pernah diproyeksikan menjadi ibu kota Hindia Belanda untuk menggantikan Kota Batavia (Jakarta).
Di Bandung, ada Jalan Braga yang dipenuhi sejumlah bangunan lama yang ikonik sehingga menjadi salah satu tujuan wisata budaya dan sejarah.
Sebagai destinasi wisata, jalan ini ini juga memiliki sejumlah hotel berbintang sebagai pilihan akomodasi. Salah satunya De Braga by ARTOTEL.
De Braga by ARTOTEL adalah salah satu hotel berbintang yang dikelola oleh manajemen operator hotel terkenal, Artotel Group.
Hotel ini berlokasi di Jalan Braga, jalan ikonik di Kota Bandung, Jawa Barat. Kawasan ini dipenuhi bangunan tua dari zaman kolonial Belanda.
Jalan Braga yang Legendaris Menjadi Salah Satu Destinasi Wisata di Kota Bandung yang Tidak Boleh Dilewatkan
Pada masa lampau, Jalan Braga menjadi salah satu jalan utama di Kota Bandung dengan menjadi pusat mode, gaya hidup, dan hiburan.
Tidak heran, kalau saat itu Bandung mendapatkan julukan Parijs van Java (Paris dari Jawa) lantaran menjadi pusat gaya hidup di Hindia Belanda.
Jalan Braga terhubung dengan Jalan Asia Afrika yang menjadi pusat pemerintahan, bisnis, dan kemewahan modern pada masa lalu.
Saat ini, Jalan Braga sudah bertransformasi menjadi kawasan wisata pedestrian (pejalan kaki), pusat kuliner estetik, dan ruang publik kreatif.
Hmm, rasanya kurang pas kalau wisata ke Bandung tidak mampir ke Braga, apalagi lokasinya memang berada di pusat kota.
Hotel yang Dikelola oleh Artotel Group, De Braga by ARTOTEL Ingin Tamu Rasakan Suasana Kehidupan Braga
Sebagai hotel yang berada di kawasan Braga, De Braga by ARTOTEL ingin memberikan pengalaman menginap berbeda bagi tamu.
General Manager De Braga by ARTOTEL Tri Wenda Agus Setyabudi memberikan pernyataan mengenai hal tersebut.
“Kami ingin setiap tamu merasakan bahwa menginap di de Braga by ARTOTEL bukan hanya tentang menikmati fasilitas hotel, tetapi juga tentang merasakan denyut kehidupan Braga,” kata Tri seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
“Seni, budaya, kuliner, sejarah, hingga pelayanan yang hangat kami hadirkan menjadi satu pengalaman yang utuh, sehingga setiap kunjungan akan selalu meninggalkan cerita yang ingin kembali dikenang,” lanjutnya.
“De Braga by ARTOTEL akan terus menghadirkan inovasi melalui berbagai program lifestyle, kolaborasi dengan komunitas kreatif, pengalaman kuliner, serta kegiatan seni yang relevan dengan perkembangan pariwisata modern,” ujarnya lagi.
“Karena bagi de Braga by ARTOTEL, setiap perjalanan bukan hanya tentang tujuan akhir, melainkan tentang pengalaman yang tercipta di setiap langkah, dan setiap tamu selalu memiliki alasan untuk kembali ke jantung Kota Bandung,” imbuhnya lagi.
Bagi kamu yang ingin mengenal lebih jauh mengenai Kota Bandung, De Braga by ARTOTEL bisa menjadi rekomendasi tempat menginap.
Sebelumnya, terdapat penjelasan perihal ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur menggelar talkshow lari dan gaya hidup, gelar Wicara merupakan bagian dari lomba lari Plant Powered Run.
Jangan lewatkan ulasan mengenai Myze Hotel Waingapu menampilkan pertunjukan spektakuler pada Tahun Baru 2026. Bagian dari Artotel Wanderlust untuk tamu hotel yang dikelola oleh Artotel Group.
Tidak ketinggalan, terdapat pembahasan soal Artotel Group dan Jakpro berkolaborasi soal pengelolaan Paviliun Raden Saleh Artotel Curated. Ekosistem Taman Ismail Marzuki (TIM) akan dioperasikan secara profesional.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai pengalaman yang ingin dihadirkan oleh manajemen operator hotel.















