Home / Berita

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

BP Tapera dan Menteri PKP Tinjau Rumah Subsidi FLPP di NTB. Maruarar Ungkap Manfaat KUR Perumahan bagi UMKM dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

Sumber Foto: BP Tapera

Sumber Foto: BP Tapera

Lembaga BP Tapera dan Menteri PKP tinjau rumah subsidi FLPP di NTB sekaligus berbincang dengan para penerima bantuan KPR. 

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke Perumahan Polinesia di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19 Mei 2026. 

Lawatan ini dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat), Sid Herdi Kusuma. 

Hal ini sebagai bentuk dukungan BP Tapera terhadap pelaksanaan program pembiayaan perumahan subsidi bagi masyarakat.

BP Tapera dan Menteri PKP Tinjau Rumah Subsidi FLPP di NTB Sekaligus Mengungkapkan Peran KUR untuk UMKM

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar menyampaikan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), khususnya masyarakat kecil yang bergerak di sektor pendukung perumahan. 

Menurut dia, UMKM dengan pinjaman di bawah Rp100 juta tidak memerlukan jaminan dengan bunga yang sangat ringan, yakni hanya 0,5 persen.

Selain itu, pelaku UMKM yang bekerja sebagai kontraktor maupun pemilik toko bangunan juga dapat memperoleh akses pembiayaan hingga Rp20 miliar dengan subsidi bunga sebesar 5 persen dari pemerintah. 

Baca Juga :  PropertyGuru Indonesia Property Awards Perkenalkan Kategori Baru. Apresiasi untuk Para Pelaku dan Bisnis Properti

Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembangunan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menteri PKP Mengapresiasi Para Penerima Manfaat FLPP dalam Meningkatkan Taraf Hidup Keluarga

Pada kesempatan tersebut, Menteri PKP juga mengunjungi salah satu penghuni rumah subsidi FLPP di lokasi yang sama bernama Idayani.  

Idayani merupakan seorang ibu tunggal yang memiliki usaha laundry (penatu) dan membesarkan empat orang anak. 

Dengan semangat pantang menyerah, Idayani tetap mampu menjalankan usahanya sekaligus mencicil rumah subsidi FLPP yang diperoleh melalui bank penyalur BSN (Bank Syariah Nasional).

Kisah Idayani menjadi contoh nyata bagaimana program rumah subsidi dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki hunian layak dalam berbagai tantangan ekonomi. 

Maruarar mengapresiasi semangat kerja keras dan keteguhan para penerima manfaat FLPP dalam meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP juga bertemu dengan salah satu bankir dari BSN yang berani mengambil keputusan pembiayaan rumah subsidi kepada seorang ibu single parents dengan satu sumber usaha. 

Keputusan tersebut didasarkan pada keyakinan terhadap motivasi tinggi, semangat bekerja, dan kemauan kuat nasabah untuk terus berusaha demi masa depan keluarganya.

Penyaluran FLPP Secara Nasional Pada Mei 2026 Sudah Mencapai Rp7 Triliun, NTB Berada di Peringkat 17 

Sid menyampaikan berdasarkan data penyaluran FLPP untuk provinsi NTB telah tersalurkan sebanyak 780 unit rumah 

Baca Juga :  BP Tapera Telah Salurkan 77 Ribu KPR FLPP Hingga Juni 2026. Pemerintah Menargetkan 350 Ribu Unit Pada Tahun Ini

Penyaluran tertinggi dari asosiasi pengembang perumahan REI sebanyak 525 unit, APERSI sebanyak 197 unit rumah, Apernas Jaya sebanyak 29 unit. 

Sementara itu, penyaluran dari jalur lainnya diikuti oleh Perumnas sebanyak 13 unit, Himperra 15 unit rumah dan Apernas 1 unit rumah.

“Secara total realisasi FLPP per 18 Mei 2026 sebanyak 58.030 unit senilai Rp7, 21 triliun,” kata Sid seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

“Di mana NTB menduduki posisi nomor 17 dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia,” katanya melanjutkan. 

Sebelumnya, ada pembahasan soal BP Tapera yang memperluas akses KPR FLPP bagi pekerja dengan penghasilan tidak tetap. MBR berpeluang punya hunian lebih mudah.

Jangan lewatkan penjelasan mengenai BP Tapera yang hadir dalam Munas Apersi VII di Bali. Asosiasi perumahan ini ikut berperan dalam program rumah subsidi.

Tidak ketinggalan, ada uraian soal BP Tapera dan Kementerian PKP yang menggelar sosialisasi pembiayaan perumahan di Brebes. Alokasi pembiayaan melalui FLPP mencapai 50 ribu rumah.

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai perumahan subsidi yang dibangun di sebuah kawasan. 

Share :

Baca Juga

Klaster Burgundy di Rancamaya Punya Fasilitas Lengkap

Berita

Klaster Burgundy di Rancamaya Punya Fasilitas Lengkap dan Berlokasi Strategis. Sinar Mas Land Terus Bangun Fasilitas Pendukung
Metland Ungkap Alasan Gelar Run for Fun Series 2026

Berita

Metland Ungkap Alasan Gelar Run for Fun Series 2026. Hadirkan Pengalaman Olahraga yang Berbeda dan Mempererat Kebersamaan Komunitas
Familia Urban Kerjasama dengan Bank untuk Pembelian Klaster Alexandrite

Berita

Familia Urban Kerjasama dengan Bank untuk Pembelian Klaster Alexandrite. Ada Pilihan Bank Pemerintah, Swasta, Hingga Syariah
ARCH ID 2026 Resmi Diselenggarakan

Berita

ARCH ID 2026 Resmi Diselenggarakan. Menekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Disiplin dalam Praktik Arsitektur Masa Kini
Mengenal Metland Cikarang

Berita

Mengenal Metland Cikarang. Salah Satu Proyek Pengembangan Properti Terbaru dari Metland
IKEA Ungkap Kebutuhan Keluarga Saat Kembali Ke Sekolah

Berita

IKEA Ungkap Kebutuhan Keluarga Saat Kembali Ke Sekolah. Produsen Hadirkan Kampanye Satu Rumah Naik Kelas
Mengenal Medical Suites di D HUB SEZ BSD City

Berita

Mengenal Medical Suites di D HUB SEZ BSD City yang Dibangun oleh Sinar Mas Land. Memiliki Standar Layanan dan Keamanan Terbaik
Colliers Indonesia Ungkap Aspek Penting Pengelolaan Gedung Komersial

Berita

Colliers Indonesia Ungkap Aspek Penting Pengelolaan Gedung Komersial. Tata Kelola Keuangan dan Akuntansi Sangat Penting