Home / Berita

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:00 WIB

Colliers Jelaskan Pentingnya Manajemen Digital Properti Komersial. Bisa Berdampak Besar untuk Efisiensi pada Banyak Hal

Sumber Foto: Colliers Indonesia

Sumber Foto: Colliers Indonesia

Konsultan properti Colliers jelaskan pentingnya manajemen digital properti komersial yang memberikan banyak manfaat kepada pengelola. 

Seiring dengan terus berkembangnya sektor properti komersial di Indonesia, para pengembang properti dan pemilik aset kini menghadapi tantangan yang semakin besar, 

Masalah tersebut tidak lagi semata terkait desain atau lokasi, melainkan bagaimana proyek properti dikelola dengan baik di lapangan.

“Saat ini, proyek tidak lagi dinilai hanya dari segi kualitas desain atau lokasi,” kata Head of Project Management Colliers Indonesia Rahmat Daresa Alam seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id. 

“Proyek semakin dinilai dari seberapa baik pelaksanaannya, tepat waktu, sesuai anggaran, dan dengan akuntabilitas yang jelas,” lanjutnya. 

“Oleh sebab itu, pengembang dan pemilik aset didorong untuk mengadopsi sistem manajemen konstruksi dan manajemen proyek digital guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan dan pengawasan proyek,” katanya lagi. 

Perusahaan Konsultan Properti Colliers Jelaskan Pentingnya Manajemen Digital Properti Komersial

Di tengah meningkatnya ekspektasi investor dan tuntutan tata kelola, banyak proyek konstruksi masih bergantung pada alur kerja yang terpecah, proses persetujuan berbasis dokumen fisik, serta pelaporan yang terlambat.

Baca Juga :  Colliers Jelaskan Bisnis Ritel Jakarta Beralih ke Konsep Semi Outdoor Lifestyle. Ada Sejumlah Hal yang Perlu Diketahui Developer dan Peritel

Semua hal ini secara konsisten mencerminkan adanya hambatan yang nyata terjadi dalam pelaksanaan proyek properti. 

Pada wawasan terbaru Colliers, “Traditional to Digital Project Management: Streamlined Workflows, Real-time Monitoring, Better Outcomes” terungkap sejumlah hal.

Colliers melihat semakin lebarnya kesenjangan antara kompleksitas pengembangan properti modern dan sistem manajemen proyek yang masih didominasi oleh proses secara manual. 

Keterlambatan dalam mendeteksi pembengkakan biaya, siklus persetujuan yang lambat, serta terbatasnya visibilitas terhadap progres di lapangan menjadi sejumlah permasalahan utama yang memengaruhi hasil proyek.

Kehadiran Manajemen Proyek Berbasis Digital Memudahkan Developer Properti dan Pemilik Aset Melakukan Efisiensi

Perangkat lunak proyek manajemen memusatkan dokumentasi, proses persetujuan, dan pelaporan dalam satu sistem terpadu. 

Hal ini memberikan visibilitas langsung terhadap anggaran proyek, jadwal pengerjaan, dan proses pengambilan keputusan. 

Akan tetapi, teknologi hanya merupakan bagian dari keseluruhan proses. Keberhasilan implementasi bergantung pada kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang jelas, 

Selain itu, keberhasilan pelaksanaan juga terkait dukungan manajemen proyek yang berpengalaman untuk memastikan bahwa solusi digital diadopsi secara tepat dan selaras dengan tujuan proyek.

Baca Juga :  Colliers Indonesia Ungkap Aspek Penting Pengelolaan Gedung Komersial. Tata Kelola Keuangan dan Akuntansi Sangat Penting

Bagi perusahaan pengembang properti dan pemilik aset, dampak dari manajemen digital ini melampaui sekadar efisiensi konstruksi.

Proyek yang terlambat atau melampaui anggaran dapat secara langsung memengaruhi nilai aset jangka panjang, strategi penyewaan, serta tingkat kepercayaan investor. 

Seiring dengan semakin kompetitif dan kemudahan regulasi sektor properti komersial, peralihan dari manajemen proyek tradisional ke digital tidak lagi dipandang sebagai tren, melainkan sebagai kebutuhan strategis.

Sebelumnya, ada penjelasan soal Colliers yang mengungkapkan proyeksi kawasan industri di Jakarta dan sekitarnya pada 2026. Harga diperkirakan naik dan ada persaingan lahan siap bangun. 

Jangan lewatkan ulasan mengenai Colliers yang mengungkapkan kondisi sektor perkantoran Jakarta terkini. Sektor ini bertahan dalam dinamika pasar yang berkembang pada kuartal 3 2025.

Tidak ketinggalan, terdapat pembahasan soal Colliers yang menjelaskan pasar kawasan industri di Jakarta dan sekitarnya pada kuartal 4 2025. Penyerapan lahan di atas rata-rata periode sebelumnya. 

Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik mengenai urgensi manajemen proyek properti komersial. 

Share :

Baca Juga

Investasi Kawasan Industri dan Logistik di Asia Pasifik

Berita

Menengok Investasi Kawasan Industri dan Logistik di Asia Pasifik. Colliers Jelaskan Ketertarikan Investor Properti
IKEA Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Rumah yang Rapi

Berita

IKEA Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Rumah yang Rapi. Bisa Mengurangi Stres dan Meningkatkan Produktivitas
kondisi industri properti di indonesia

Berita

JLL Menilai Kondisi Pasar Properti Indonesia Semakin Kompetitif. Developer Rilis Klaster dan Kota Mandiri Baru

Berita

Cushman & Wakefield Jelaskan Pasar Kondominium di Jakarta. PPN DTP Dorong Permintaan, Harga di Pasar Sekunder Meningkat
Mengenal Triniti Land

Berita

Mengenal Triniti Land Atau TRINLAND. Developer Ini Telah Memiliki Sejumlah Proyek di Tangerang, Lampung Hingga Labuan Bajo
BSD City terus melengkapi fasilitas termasuk dekat Klaster Terravia

Berita

Lokasi Adora Primes Dekat Fasilitas Terbaru di BSD City. Sinar Mas Land Akan Bangun BSD City Park
THR bisa menjadi modal awal membeli properti

Berita

Pinhome Bagikan Tips Menyulap THR Jadi Investasi Properti. Bisa Jadi Modal Awal Beli Rumah
Green Pramuka City Hadirkan Hunian Terjangkau

Berita

Green Pramuka City Hadirkan Hunian Terjangkau. Solusi Bagi Kelas Menengah yang Ingin Punya Tempat Tinggal