Home / Berita

Senin, 24 November 2025 - 12:00 WIB

Colliers Ungkap Game Changer Kawasan Industri di Timur Jakarta. Kendaraan Listrik dan Standard Factory Building Punya Peran

Sumber Foto: Kiic.co.id

Sumber Foto: Kiic.co.id

Konsultan properti Colliers ungkap game changer kawasan industri di Timur Jakarta yang perlu diketahui oleh developer dan investor. 

Pasar lahan industri pada kuartal III tahun 2025 tetap mencerminkan performa yang positif, dengan tingkat serapan mencapai 74,54 hektare.  

Hal ini mengungkapkan kalau total volume tahun berjalan hampir menyamai capaian sepanjang tahun sebelumnya. 

Kelangkaan lahan di Bekasi, Jawa Barat ditambah dengan tingginya permintaan, tentunya mendorong ekspansi industri ke arah timur, apalagi harganya yang lebih kompetitif.

Ekspansi ke wilayah khususnya menuju Karawang, Purwakarta, dan Subang yang memiliki cadangan lahan lebih luas serta akses infrastruktur yang terus membaik. 

By the way, ketiga kawasan ini masih masuk ke dalam Provinsi Jawa Barat serta mempunyai Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati. 

Baca Juga :  Colliers Terangkan Pasar Apartemen di Jakarta Kuartal 1 2025. Penjualan Belum Mengalami Perubahan

Perusahaan Konsultan Properti Colliers Ungkap Game Changer Kawasan Industri di Timur Jakarta

“Tren positif dalam serapan lahan industri didukung oleh permintaan yang semakin beragam,” ujar Head of Research Services Colliers Indonesia Ferry Salanto seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id

“Serta momentum kuat dari sektor kendaraan listrik (EV/electric vehicle) dan pengembangan Standard Factory Building (SFB). Pasar diproyeksikan akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun,” lanjutnya. 

“Salah satu tren penguatan utama adalah strategi kawasan industri dalam mengembangkan Standard Factory Building (SFB) sebagai solusi plug-and-play yang fleksibel, modular, dan berbasis digital,” katanya lagi. 

Baca Juga :  Colliers Ungkap Proyeksi Kawasan Industri di Jakarta dan Sekitarnya Pada 2026. Harga Diperkirakan Naik dan Ada Persaingan Lahan Siap Bangun

“Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan monetisasi lahan sekaligus mendukung kebutuhan operasional yang cepat,” imbuhnya. 

“Pemulihan pasca kerusuhan berlangsung dengan cepat, menjaga optimisme menuju tahun 2026,” kata Ferry menutup pernyataan tertulis. 

Sebelumnya, ada uraian lengkap mengenai Colliers yang memantau permintaan gudang modern di Indonesia yang meningkat seiring kebangkitan perdagangan elektronik. 

Jangan lewatkan pembahasan mendalam soal Colliers yang memperkirakan pergudangan modern di Surabaya yang akan tumbuh, meski kondisi ekonomi masih tidak pasti. 

Tidak ketinggalan, terdapat ulasan perihal mengenal manajemen energi dasar dalam industri properti menurut Colliers Indonesia. Pastinya bisa menghemat energi.

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai pembahasan kawasan industri di Indonesia oleh konsultan properti. 

Share :

Baca Juga

Mengenal Arumaya Financial Center

Berita

Mengenal Arumaya Financial Center. Astra Property Hadirkan Ruang Perkantoran Baru yang Berkelanjutan
studi kelayakan ruang kantor

Berita

Colliers Paparkan 3 Fase Studi Kelayakan Ruang Kantor Bagi Penyewa. Penting Agar Sesuai Kebutuhan
layanan gravel untuk keramik bergelombang

Berita

Solusi Gravel Atasi Masalah Keramik Bergelombang di Rumah
sinar mas land hadirkan biomedical campus

Berita

Sinar Mas Land Hadirkan Biomedical Campus di BSD City. Inovasi Terbaru Developer untuk Layanan Kesehatan
Central Group Bangun Serenity Central City di Batam

Berita

Central Group Kembangkan Serenity Central City Jadi Kawasan Wellness Living. Hunian Berkonsep Vila dan Resort
Kontribusi Sharp dalam Menjaga Lingkungan

Berita

Kontribusi Sharp dalam Menjaga Lingkungan. Perusahaan Aktif dalam Berbagai Program Konservasi
Bali Jadi Pilihan ONE Global Resorts dan OXO Living

Berita

Bali Jadi Pilihan ONE Global Resorts dan OXO Living. Kedua Perusahaan Punya Basis Konsumen Korporat dan Pasar Leisure
Colliers Proyeksi Dampak Wacana Moratorium untuk Investasi di Bali

Berita

Colliers Proyeksi Dampak Wacana Moratorium untuk Investasi di Bali. Seperti Apa Efeknya untuk Investasi Properti dan Industri Pariwisata