Home / Berita

Minggu, 27 Agustus 2023 - 18:00 WIB

Mengenal Manajemen Energi Dasar dalam Industri Properti. Colliers Ungkap Dampaknya Berupa Hemat Energi dan Kurangi Jejak Karbon

Sumber Foto: Colliers.com

Sumber Foto: Colliers.com

Saatnya mengenal manajemen energi dasar dalam industri properti yang memiliki dampak hemat energi dan mengurangi jejak karbon. 

Dalam kondisi lanskap nyata real estate sekarang ini, keberlanjutan atau sustainability sebagai kunci kunci penggerak kesuksesan. 

Para profesional pelaku industri real estate harus menyadari karena adanya rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. 

Mereka semakin memahami pentingnya dalam memanfaatkan manajemen energi dasar sebagai salah satu komponen kunci untuk mencapai tujuan sustainability atau keberlanjutan jangka panjang.

“Untuk mencapai tujuan utama pengurangan konsumsi energi pada gedung serta meminimalkan jejak karbon atau dampak terhadap lingkungan, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif, khususnya dalam manajemen energi dan secara umum dalam manajemen properti,” ujar Colliers Indonesia Head of Real Estate Management Services, Andy Harsanto seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasi Properti.

Sebagai ilustrasi, konsumsi energi terbesar pada area publik sebuah gedung terletak pada  pendingin ruangan atau air conditioning (AC) sekitar 65% dari total penggunaan energi. 

Selanjutnya, diikuti oleh peralatan yang menggunakan motor penggerak seperti lift dan tangga berjalan, yang kurang lebih memakai energi 20% hingga 30%. 

Bandingkan dengan pemakaian lampu ataupun penerangan sekitar 10%, paling kecil di antara penggunaan AC dan lift. 

Baca Juga :  Bank Danamon Bidik Peningkatan Bisnis Konsumer. Berpartisipasi dalam IIMS 2024 dan Mendukung Pertumbuhan Industri Otomotif di Indonesia

Mengenal Manajemen Energi Dasar dalam Industri Properti dan Cara Penerapannya

Tentunya, para pelaku industri harus bisa berupaya untuk mengurangi biaya energi serta meminimalisasi jejak karbon dalam konstruksi gedung. 

Hal yang sangat penting untuk mempertimbangkan asal energi dan bagaimana konsumsi energi tersebut digunakan. 

Pertimbangan tersebut penting lantaran sekalipun sumber energi terbarukan telah terintegrasi ke dalam bangunan, tetapi hasilnya kurang optimal.

Hasil yang tidak maksimal tersebut dapat terjadi bila konsumsi energi gedung tidak dikelola secara efektif dan efisien.

Ada sejumlah komponen penting dalam program konsumsi dan pemanfaatan energi yang disesuaikan untuk sektor properti dalam mencapai tujuan. 

Desain dan konstruksi gedung yang mengaplikasikan efisiensi energi melalui pemanfaatan desain pasif dan menggunakan pemodelan energi serta bahan dan peralatan yang memiliki efisiensi energi. 

Hal yang juga tidak boleh dilupakan terkait desain dan konstruksi adalah mengoptimalkan konsumsi energi selama beroperasi. 

Colliers Indonesia melanjutkan bahwa upaya memantau permintaan energi dengan menganalisa pola dan data awal sangat penting bagi gedung agar dapat mengatur penggunaan energi secara efektif. 

Baca Juga :  Pasokan Gedung Perkantoran di Jakarta Pada 2023 Bakal Bertambah 225 Ribu Meter Persegi

Ada sejumlah metode yang dapat diterapkan oleh manajemen gedung untuk melaksanakan manajemen energi yang efisien.

Metode tersebut di antaranya dengan pemantauan dan pengendalian gedung serta keterlibatan dan edukasi kepada para penyewa.

Ada sejumlah manfaat yang diantisipasi dapat mencakup biaya energi yang lebih rendah dan potensi keuntungan dalam carbon trading pada masa mendatang dan green financing pada properti.

Tidak ketinggalan, hal ini sejalan dengan regulasi pemerintah terbaru terkait inisiatif Net Zero (PP PP 16 2021 dan Permen PUPR 21 2021). 

Upaya ini juga dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan sehat bagi generasi yang akan datang. 

Sebelumnya, ada pembahasan mengenai developer menunda rilis proyek baru, Colliers menilai perusahaan pengembang properti masih berhati-hati.

Jangan lewatkan penjelasan perihal Colliers memperkirakan tarif sewa perkantoran di Surabaya naik. Pasokan akan bertambah dan permintaan membaik.

Tidak ketinggalan, ada ulasan soal Colliers memprediksi pencarian ruang perkantoran di Jakarta naik. Pasokan bertambah dan tarif sewa masih rendah.

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan artikel menarik mengenai update bisnis dan industri properti terkini di tanah air. 

Share :

Baca Juga

TRINLAND Optimistis Capai Target Pada Tahun 2025

Berita

TRINLAND Catat Kenaikan Laba Bersih Pada Kuartal 3 2025. Sequoia Hills dan Collins Boulevard Menyumbangkan Pendapatan Terbanyak untuk Perseroan
Mengenal Merek Antoniolupi

Berita

Mengenal Merek Antoniolupi. Brand Produk Kamar Mandi Asal Italia Ini Menawarkan Pengalaman Mandi yang Berbeda
kendaraan listrik dari beam mobility

Berita

Hadir di Jababeka, Beam Mobility Ingin Berperan dalam Penyediaan Kendaraan Listrik yang Ramah Lingkungan
Sinar Mas Land Ekspansi Layanan Digital Lewat OneSmartServices

Berita

Sinar Mas Land Ekspansi Layanan Digital Lewat OneSmartServices. Dukung Transformasi Digital di Indonesia
Iwan Sunito Berencana Rilis Program One Global Property Master Class Series

Berita

Iwan Sunito Berencana Rilis Program One Global Property Master Class Series. Siap Mentoring Pelaku Bisnis Properti ke Level Global
The Gramercy Alam Sutera Hadirkan Perayaan Imlek Inspiratif

Berita

The Gramercy Alam Sutera Hadirkan Perayaan Imlek Inspiratif. Berkolaborasi dengan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB)
Skandinavia Apartment Hadirkan Unjuk Rasa Umami Eats

Berita

Skandinavia Apartment Hadirkan Unjuk Rasa Umami Eats. Buka Puasa Bersama Menjadi Lebih Menyenangkan
ASIX Indonesia Cerdas Apresiasi BSD City dalam Kolaborasi AI dan Robotik

Berita

ASIX Indonesia Cerdas Apresiasi BSD City dalam Kolaborasi AI dan Robotik. Sinar Mas Group Bangun Fondasi untuk Menjawab Kebutuhan Transformasi Industri Digital