Home / Berita

Senin, 29 Januari 2024 - 12:00 WIB

Gravel Komitmen Berkontribusi dalam Pembangunan IKN Tahap I. Startup Konstruksi Ini Ingin Dukung Visi Pemerintah

Sumber Foto: Gravel

Sumber Foto: Gravel

Perusahaan teknologi di bidang konstruksi Gravel komitmen berkontribusi dalam pembangunan IKN tahap I. Simak ulasannya berikut ini.

Berawal dari aplikasi cari tukang, Gravel terus bertransformasi untuk menjadi platform terpercaya dalam menyediakan layanan konstruksi lengkap.

Saat ini, layanan perusahaan yang berdiri pada 2019 ini mencakup dari tukang harian, borongan, maintenance, hingga material. 

Salah satu layanan unggulan Gravel Harian menyediakan akses ke lebih dari 16 jenis tukang dengan keahlian yang beragam.

Layanan perusahaan yang beragam tentu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang tentunya memang berbeda satu sama lain.

Portofolio Gravel pun beragam yang mencakup proyek besar, seperti LRT Jabodetabek, Jakarta International Stadium, RS Pelni, Theater IMAX Keong Mas, 

Tidak ketinggalan, berbagai proyek pembangunan area perumahan, industri dan hiburan, serta renovasi hunian pribadi.  

Baca Juga :  Permintaan Ruang Kantor di Jakarta Pada 2022 Masih Terbatas 

Belum lama ini,  manajemen Gravel berdiskusi dengan jajaran Otorita Ibu Kota Nusantara di lokasi proyek pembangunan IKN. 

Dalam pertemuan tersebut, Gravel berharap bisa memberikan kontribusi dalam rangkaian pembangunan IKN mulai dari fase awal hingga penyelesaian. 

transportasi di ikn nusantara

Sumber Foto: Instagram IKN

Gravel Komitmen Berkontribusi dalam Pembangunan IKN Tahap I  Sesuai Target 

Sebagai perusahaan yang selalu memberikan layanan terbaik kepada klien, Gravel terus memperkuat jaringan dan kualitas mitra. 

Selain itu, korporasi ini percaya bahwa kualitas dan integritas merupakan fondasi kesuksesan, dan hal ini tercermin dalam setiap proyek yang telah diselesaikan. 

Untuk itulah, Gravel ingin ikut ambil bagian dalam pembangunan IKN Tahap I. Kementerian PUPR menargetkan rampungnya tahap I pembangunan IKN Nusantara pada tahun 2024. 

Baca Juga :  Gravel Punya Layanan Cek Rumah Baru. Fitur Surveyor yang Mempermudah Konsumen Periksa Kondisi Hunian

“Kami menyadari urgensi dan pentingnya pencapaian target ini,” ujar Co-CEO dan Co-Founder Gravel, Fredy Yanto seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.

“Dalam mendukung visi pemerintah, Gravel berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal agar tahap I pembangunan IKN dapat berhasil sesuai target yang telah ditetapkan,” lanjutnya. 

Dengan komitmen ini, Gravel berharap dapat menjadi mitra yang andal dan berkelanjutan dalam mewujudkan Ibu Kota Negara yang modern dan berdaya saing. 

Apalagi perusahaan teknologi di bidang konstruksi ini sudah memiliki pengalaman dan sumber daya untuk turut serta dalam pembangunan skala besar. 

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten menarik mengenai aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan teknologi di bidang konstruksi. 

Share :

Baca Juga

AkzoNobel Gelar Mitra Dulux Mudik 2024

Berita

AkzoNobel Gelar Mitra Dulux Mudik 2024. Acara Diikuti Tenaga Pengecatan dan Kontraktor
pergudangan modern di surabaya

Berita

Colliers Perkirakan Pergudangan Modern di Surabaya Akan Tumbuh. Meski Kondisi Ekonomi Masih Tidak Pasti 
aktivitas living lab venture pada 2023

Berita

Living Lab Ventures Jadi Rising Star dalam Venture Capital Tahun 2023. Venture Arm Sinar Mas Land Agresif dalam Berinvestasi
tips membangun hunian ala gravel

Berita

Gravel Tawarkan Solusi Bangun Rumah Secara Lengkap. Tidak Perlu Ribet Lagi
paramount petals

Berita

Paramount Petals Mulai Pasarkan Calico Square, Kawasan Komersial Pertama
Pinhome Ungkap Tren Properti Residensial 2023

Berita

Pinhome Ungkap Tren Properti Residensial 2023. Mulai dari Insentif Pajak hingga Kenaikan Suku Bunga
btn berikan sejumlah promo selama btn jakarta wedding festival

Berita

Hadir di BTN Jakarta Wedding Festival 2023, BTN Tawarkan Hunian Impian untuk Calon Pengantin
gedung di jakarta

Berita

Permintaan Ruang Kantor di Jakarta Pada 2022 Masih Terbatas