Simak pembahasan kehadiran D HUB SEZ lengkapi ekosistem BSD City. Developer Sinar Mas Land sudah mendesain proyeksi KEK ETKI.
BSD City tidak hanya menjadi kota terpadu skala besar yang semakin berkembang pesat, tetapi juga sudah berstatus kawasan khusus.
Sinar Mas Land mengembangkan kota mandiri sepenuhnya sejak 2002, meski BSD sudah mulai ada pada 1989 silam.
Pada 2024, pemerintah memberikan status KEK ETKI (Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional) pada Oktober 2024.
Lantas seperti apa dampak status kawasan khusus ini terhadap bisnis dan industri properti di BSD City. Para pelaku bisnis harus mengetahuinya.
Sebagai salah satu pengembang properti terbesar di tanah air, Sinar Mas Land melangsungkan Sinar Mas Land Property Outlook 2026.
Kegiatan ini bertajuk “Clear Signals, Confident Property Decisions for Younger Generations” di The Hub Sinar Mas Land, Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026).
Para pembicara tersebut adalah Herry Hendarta (Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land) dan Hermawan Wijaya (Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk).
Narasumber lainnya adalah Lindawaty (Kepala BUPP KEK ETKI Banten), dan Martin Samuel Hutapea (Associate Director Research & Consultancy Department, PT Leads Property Services Indonesia).
Kehadiran D HUB SEZ Lengkapi Ekosistem BSD City yang Sudah Dibangun dan Dikembangkan oleh Sinar Mas Land
KEK ETKI (Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional) juga dikenal dengan nama D HUB SEZ atau (Digital Hub Special Economic Zone).
D HUB SEZ merupakan salah satu kawasan ekonomi khusus dari puluhan area serupa di Indonesia, plus menjadi satu-satunya di Jakarta dan sekitarnya.
“KEK ETKI Banten atau dikenal sebagai D-HUB SEZ memiliki fokus pada empat sektor strategis yakni pendidikan, teknologi, industri kreatif, dan kesehatan,” ujar Lindawaty seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
“KEK ETKI Banten didesain tidak hanya untuk menarik investasi, tetapi membangun SDM unggul, ekosistem terintegrasi dan berkelanjutan, sebagai bagian dari transformasi Indonesia menuju knowledge-based economy,” imbuhnya.
Jika dibandingkan dengan KEK lainnya di Indonesia, D HUB SEZ memang berbeda lantaran menggabungkan sejumlah sektor sekaligus.
Biasanya, kawasan khusus hanya memiliki satu dua sektor saja. Salah satu contohnya adalah KEK Singhasari di Malang, Jawa Timur yang berfokus pada digital.
Pemerintah Memberikan Insentif Fiskal dan Non Fiskal dengan Adanya Kehadiran KEK ETKI atau D HUB SEZ
Sebagai KEK, D HUB SEZ menawarkan kemudahan bagi para investor da pelaku usaha berupa insentif fiskal dan nonfiskal.
“Kehadirannya juga melengkapi ekosistem mega township BSD City yang sudah mapan, sekaligus mendorong pertumbuhan properti yang lebih resilient karena ditopang aktivitas ekonomi nyata,” kata Lindawaty lagi.
“Dengan dukungan fasilitas fiskal dan nonfiskal serta kemitraan strategis jangka panjang, kami harap kawasan ini dapat meningkatkan daya saing nasional, memperkuat pusat riset dan inovasi, serta mengurangi capital outflow untuk pendidikan dan layanan kesehatan ke luar negeri,” lanjutnya.
Insentif fiskal yang diberikan bisa berupa tax holiday, tax allowance, pembebasan bea masuk dan cukai, hingga tidak dipungut PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah).
Sedangkan insentif nonfiskal bisa berupa kemudahan kepemilikan asing, migrasi dan tenaga kerja, dan lalu lintas barang.
Sebelumnya, simak pembahasan soal mengungkap konsep IZZI di BSD City. Sinar Mas Land menghadirkan hunian untuk kaum urban dengan lingkungan yang nyaman.
Jangan lewatkan penjelasan soal pedagang Pasar Modern BSD City yang memberikan apresiasi kepada Sinar Mas Land dan Universitas Mercu Buana.
Tidak ketinggalan, ada ulasan Sinar Mas Land dan Mitbana yang menggelar topping off Hiera Sport & Lifestyle Center di BSD City sekaligus melengkapi fasilitas kawasan untuk penghuni.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai ekosistem yang dikembangkan oleh perusahaan pengembang properti.















