Simak ulasan mengenai kenapa Tangerang disebut kota Benteng. Sejarahnya ternyata sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.
Apakah Tangerang termasuk Jakarta, tentu tidak lantaran daerah ini masuk ke wilayah Provinsi Banten. Hal ini tentu menjawab pertanyaan bagi kamu yang tidak tinggal di kawasan ini.
Tangerang merupakan salah satu kawasan penyangga Jakarta, selain Bogor, Depok, dan Bekasi. Inilah wilayah metropolitan terbesar di Indonesia.
Kota ini memiliki luas 164 km2 (kilometer persegi) dengan jumlah penduduk 1,9 juta jiwa menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) pada Desember 2024.
Kota Tangerang terkenal karena apa sih, tentunya banyak. Selain karena kota industri, wilayah ini dikenal dengan budaya Kota Tangerang yang mirip dengan masyarakat Betawi di Jakarta.
Bagaimana sejarah berdirinya Kota Tangerang? Kota ini sudah ada sejak tahun 1500-an. Saat itu, masyarakat yang tinggal berasal dari suku Sunda dan masyarakat Banten.
Lantas para pendatang dari Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Demak datang ke kawasan ini. Saat itulah, penyebaran agama Islam mulai masuk ke daerah ini.
Setelah mengenal sedikit soal sejarah Kota Tangerang, saatnya mengungkap julukan kota ini. Hmm, bisa jadi banyak yang belum tahu mengenai hal tersebut.
Situs Investasiproperti.id akan mengulas lebih lanjut mengenai asal usul julukan kota ini yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat.
Investasiproperti.id sudah merangkum dari berbagai sumber termasuk portal berita daring seperti Kumparan.com, Liputan6.com hingga situs resmi Pemerintah Kota Tangerang.
Menelusuri Jejak Sejarah Kenapa Tangerang Disebut Kota Benteng
Kota Tangerang dijuluki kota apa? Tentunya kota Benteng. Lantas apa yang dimaksud kota Benteng, mungkin kamu belum bisa memahami maknya.
Kota benteng adalah kota yang memiliki benteng sebagai pertahanan untuk menghadapi musuh yang datang, tetapi bisa juga menjadi tempat perlindungan.
Sejarah julukan ini berawal saat Sultan Banten mengangkat tiga Aria atau Maulana yang merupakan saudara jauh sultan dari Kerajaan Sumedang. Aria atau Maulana adalah jabatan.
Ketiga Maulana ini adalah Yudhanegara, Wangsakara, dan Santika. Ketiganya bertugas membantu perekonomian kesultanan untuk melawan praktik monopoli VOC, perusahaan dagang Belanda.
Saat itu, VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) yang mendapatkan mandat dari Pemerintah Kerajaan Belanda memang mengelola tanah jajahannya.
Lantas ketiga Maulana ini membangun benteng pertahanan. Masyarakat setempat menyebutnya dengan nama “benteng” atau “bentengan”.
Saat ini, sejumlah sisa bangunan benteng tersebut kabarnya berada di sejumlah titik dekat Sungai Cisadane yang melewati kota. Sejak saat itu, Tangerang mendapatkan julukan Kota Benteng.
Nah, itulah sejarah dan alasan kenapa Tangerang mendapatkan sebutan Kota Benteng. Semoga menambah pengetahuan kamu mengenai kota-kota di tanah air.
Jangan lewatkan konten yang membahas kenapa Bogor mendapatkan julukan Buitenzorg. Kota ini menjadi favorit para gubernur jenderal Hindia Belanda.
Tidak ketinggalan, ada konten mengenai kenapa Bandung memperoleh julukan Kota Kembang. Bandung akan menjadi ibu kota Hindia Belanda pada masa tersebut.
Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai sejarah kota-kota di Indonesia yang bisa jadi belum kamu ketahui.















