Simak ulasan singkat mengenai sejarah kenapa Pontianak disebut Kota Kuntilanak, ternyata asal usulnya memang unik dan menarik.
Ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini memiliki banyak cerita menarik mulai dari lokasi, asal usul, hingga sungai yang melewati kota ini.
Pontianak memiliki luas sekitar 118,32 km2 (kilometer persegi) dengan jumlah penduduk hanya 682 ribu jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juni 2024.
Ada tiga sungai yang melewati kota ini, yaitu Kapuas Besar, Kapuas Kecil, dan Landak. Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia dengan rute sejauh 1.143 km.
Sungai memang membelah sejumlah kota di Kalimantan, bahkan Banjarmasin mendapatkan julukan sebagai Kota Seribu Sungai.
Kembali lagi ke pembahasan awal, Pontianak dijuluki sebagai kota apa saja sih? Kota ini memperoleh predikat sebagai Kota Khatulistiwa, Kota Seribu Parit, dan lainnya.
Lantas apa hubungannya kota ini dengan kuntilanak. Yuk, bahas kaitannya, tetapi artikel ini tidak akan membahas asal-usul kuntilanak merah, kuntilanak biru, dan lainnya.
Situs Investasiproperti.id akan membahas lebih lanjut mengenai sejarah kota di Kalimantan ini hingga memperoleh julukan Kota Kuntilanak.
Investasiproperti.id sudah merangkum dari berbagai sumber laman berita online mulai dari Kompas.com, Detik.com, hingga Okezone.com.
Menelusuri Asal Usul Sejarah Kenapa Pontianak Disebut Kota Kuntilanak
Kenapa disebut Kota Pontianak? Nah, setiap kota memiliki asal usulnya, apalagi ada sejumlah versi mengenai hal ini. Lantas apakah Pontianak artinya kuntilanak?
Kuntilanak adalah arwah wanita yang meninggal saat hamil atau melahirkan. Ada juga kisah terkait roh dari wanita yang dibunuh secara kejam.
Kata kuntilanak berasal dari bahasa Jawa. Sementara orang Malaysia, Singapura, dan Kalimantan lebih mengenal hantu ini dengan nama pontianak.
Buku Asal-usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe karya Zaenuddin HM mengisahkan kalau nama Pontianak memang tidak lepas dari hantu kuntilanak.
Hantu ini mengganggu Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie yang merupakan pendiri dan sultan pertama Kerajaan Pontianak.
Setiap menyusuri Sungai Kapuas, sultan selalu mendapatkan gangguan. Ia harus melepaskan tembakan meriam untuk mengusir kuntilanak tersebut.
Lokasi jatuhnya peluru tersebut kemudian menjadi lokasi kesultanan. Peluru meriam jatuh di dekat persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak, dikenal dengan nama Bering.
Kisah terkait Pontianak juga berasal dari pohon punti yang termuat dalam surat Husein bin Abdul Rahman Al-Aidrus kepada Syarif Yusuf Al-Kadrie.
Lantas ada kata pontian. Pontian artinya adalah pemberhentian atau tempat singgah bagi para pelaut atau pedagang yang lewat.
Terakhir, ada kata kun tian. Kata kun tian dalam bahasa Mandarin berarti tempat pemberhentian, ternyata mirip dengan kata pontian.
Nah, akhirnya kamu bisa mengetahui sejarah dan asal usul kata pontianak dan kuntilanak. Mungkin kamu tidak menyangka hal ini ya.
Sebelumnya, ada konten mengenai kenapa Purwokerto mendapatkan julukan Kota Satria. Kota pensiunan ini memiliki sejarah yang mungkin belum kamu ketahui.
Tidak ketinggalan, ada konten yang mengulas kenapa Jember pakai Bahasa Madura, padahal kota di Jawa Timur ini jauh dari Pulau Madura.
Situs Investasiproperti.id selalu menampilkan konten yang menarik perihal kelebihan sebuah kota yang mungkin belum diketahui sebelumnya.















