Hmm, kira-kira kenapa Banjarmasin disebut Kota Seribu Sungai, simak pembahasannya agar kamu semakin memahami mengenai hal ini.
Banjarmasin pernah menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan dari 1956 hingga 2022. Mungkin banyak yang belum tahu kalau provinsi ini sudah berganti ibu kota.
Saat ini, ibu kota provinsi sudah pindah ke Kota Banjarbaru yang hanya berjarak kurang lebih 33 km (kilometer) dari Banjarmasin.
Kenapa Kota Banjarmasin disebut Banjarmasin, ternyata ada sejarahnya. Saat berdiri pada 1526 silam, kota ini bernama Banjarmasih.
Banjarmasih berarti perkampungan oloh Masih atau orang Melayu. Nama Masih diambil dari Patih Masih yang berjasa dalam berdirinya Kerajaan Banjar.
Seiring perjalanan waktu, nama Banjarmasih memang berubah menjadi Kota Banjarmasin yang dikenal orang pada saat ini. Ya, mungkin mirip dengan sejarah Kota Solo ya.
Luas Kota Banjarmasin hanya 98,46 km2 (kilometer persegi) dengan jumlah penduduk 679 ribu menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juni 2024.
Banjarmasin mungkin bukan destinasi utama wisata di Indonesia, tetapi seperti halnya daerah lain, kota ini memiliki ikon tersendiri.
Lantas apa ikon Kota Banjarmasin? Wah, ternyata Patung Bekantan dan Menara Pandang. Bekantan merupakan hewan khas di kawasan Kalimantan Selatan.
Situs Investasiproperti.id alan mengulas lebih lanjut mengenai sejumlah alasan mengapa Banjarmasin memiliki banyak sungai.
Investasiproperti.id telah merangkum dari berbagai sumber portal berita daring seperti Kompas.com, Radarbanjarmasin, dan lainnya.
Menelusuri Alasan Kenapa Banjarmasin Disebut Kota Seribu Sungai?
Banjarmasin dijuluki sebagai kota apa sih? Julukannya adalah Kota Seribu Sungai, Kota Bungas, Kota Bumi Antasari, Kota Seribu Pemadam.
Wah ternyata, Julukan Kota Banjarmasin memang banyak ya. Mungkin banyak yang membingungkan orang, apalagi kalau tidak tinggal di kota ini.
Lantas kenapa Banjarmasin dijuluki Kota Seribu Sungai? Memang berapa banyak sungai di Banjarmasin? Wah, ternyata banyak.
Kantor berita Antara pernah melansir kalau kota ini memiliki 290 sungai berukuran besar dan kecil yang berada di semua kecamatan. Meski ada yang mengatakan sejumlah sungai sudah tidak karena pendangkalan.
Sungai terbesar di Banjarmasin tentu saja Sungai Barito. Pastinya Barito merupakan salah satu sungai terpanjang dan terbesar di Indonesia.
Tidak heran, kalau pusat Kota Banjarmasin di kuala Sungai Martapura. Ya, namanya kota sungai. Sungai ini bermuara di Sungai Barito. Sungai di kota ini memang saling terhubung.
Tidak heran, kalau wisata Banjarmasin tentunya tidak jauh dari wisata air. Kamu bisa menyaksikan orang beraktivitas menggunakan perahu, bahkan bisa datang ke pasar terapung.
Informasi tambahan lainnya, lantaran terdapat sungai besar, ada sejumlah jembatan terpanjang di kota ini. Mungkin kamu belum mengetahuinya.
Hmm, menarik ya mengenai sejarah kota ini. Sejumlah kota di Tanah Air juga memiliki sejarah yang mirip dengan Banjarmasin.
Jangan lewatkan konten mengenai kenapa Jogja sering gempa, sejumlah wilayah di Tanah Air memang rawan bencana alam mulai dari banjir, gempa, gunung meletus, hingga tanah longsor.
Tidak ketinggalan, ada sejumlah alasan kenapa Depok memperoleh julukan Kota Petir. Nah, kira-kira ada kejadian alam apa yang melatarbelakanginya?
Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai fenomena unik yang ada di sejumlah kota di Indonesia.















