Home / Berita

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:00 WIB

Pinhome Ungkap Tren Properti Residensial 2023. Mulai dari Insentif Pajak hingga Kenaikan Suku Bunga

Sumber Foto: Pinhome.id

Sumber Foto: Pinhome.id

Situs Pinhome ungkap tren properti residensial 2023 yang perlu diketahui oleh para pelaku industri dan investor properti. 

Pinhome adalah perusahaan pelopor platform end-to-end properti terbesar di Indonesia. Perusahaan ini beroperasi sejak Januari 2020. 

Korporasi ini meluncurkan laporan Pinhome Indonesia Residential Market Report 2023 & Outlook 2024 beberapa waktu lalu. 

Situs Investasiproperti.id mengutip dari keterangan tertulis bahwa dari analisa data penggunaan platform Pinhome sepanjang 2023, terdapat beberapa temuan menarik seputar tren properti residensial.

Program Bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) properti dan pembangunan infrastruktur mendorong pertumbuhan inventori dan permintaan rumah baru. 

Pada akhir 2023, penambahan inventori baru pada proyek perumahan naik hingga dua kali lipat, sementara permintaan akan rumah baru juga naik hingga 27%. 

Selain itu, mengamati lonjakan permintaan rumah baru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dipicu oleh pembangunan infrastruktur yang signifikan seperti pembangunan jalan Tol Serpong-Bogor via Parung.

Baca Juga :  Colliers Prediksi Bisnis Data Center Masih Dominasi Pembelian Lahan Kawasan Industri di Jabodetabek

Kenaikan suku bunga sepanjang 2023 telah menggeser permintaan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) ke tenor cicilan lebih pendek dan bunga tetap lebih panjang. 

Permintaan KPR yang paling populer bergeser dari cicilan dengan jangka waktu 16-20 tahun menjadi 11-15 tahun. 

Pinhome Indonesia Residential Market Report 2023 & Outlook 2024

Sumber Foto: Pinhome

Situs Pinhome Ungkap Tren Properti Residensial 2023 yang Perlu Diketahui Para Pelaku Usaha

Masih soal suku bunga, pembeli rumah semakin cermat dengan mengambil KPR take over dengan tenor bunga tetap yang lebih panjang yaitu 5-8 tahun. 

Selain itu, per Juli 2023, permintaan KPR take over pun naik dua kali lipat. Inilah sejumlah hal terkait suku bunga dan KPR. 

Baca Juga :  Daftar Pemenang Golden Property Awards: The People’s Choice 2024. Bisa Jadi Panduan Konsumen Sebelum Beli Properti

Insight lainnya adalah Kota Depok dan Kabupaten Bogor, keduanya di Jawa Barat menjadi kawasan dengan pertumbuhan hunian terbesar. 

Hunian di Depok rata-rata bertumbuh 2.5x setahun belakangan dan Kabupaten Bogor diprediksi menjadi sentra pertumbuhan hunian di tahun 2024.

Sementara itu, tren sewa hunian berkembang di Jakarta, Bandung, dan sekitarnya. Kawasan yang tentunya menjadi tujuan pendatang dari daerah lain. 

Terakhir, penambahan inventori sewa bertumbuh hingga dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya didorong oleh normalisasi mobilitas dan kebijakan work from office (WFO) pasca pandemi.

Bagi kamu yang ingin menjadi investor properti, tentunya harus melakukan update untuk mengetahui perkembangan terkini bisnis dan industri. 

Situs Investasiproperti.id selalu menyajikan konten yang menarik mengenai insight dari konsultan properti di Indonesia. 

Share :

Baca Juga

Lamudi Perkuat Layanan KPR di Indonesia

Berita

Lamudi Perkuat Layanan KPR di Indonesia. Setelah Akuisisi IDEAL, Perusahaan Berencana Luncurkan Platform Serupa di Filipina
IAI Apresiasi AkzoNobel

Berita

IAI Apresiasi AkzoNobel. Kerja Sama Kedua Pihak Diharapkan Bisa Berdampak Pada Arsitektur di Indonesia
Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta Umumkan Pemenang A Wishful Ramadan

Berita

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta Umumkan Pemenang A Wishful Ramadan. Artotel Group Kolaborasi dengan Cahaya Kaabah untuk Grand Prize Umrah
HDII Hadir dalam HOMEDEC 2024

Berita

HDII Hadir dalam HOMEDEC 2024. Berikan Wawasan dan Tren Mengenai Desain Interior
tips membangun hunian ala gravel

Berita

Gravel Tawarkan Solusi Bangun Rumah Secara Lengkap. Tidak Perlu Ribet Lagi
Mengenal Program Mitra Dulux

Berita

Mengenal Program Mitra Dulux. Bisa Meningkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan Tenaga Pengecatan dan Kontraktor
Miratap Tetap Pasarkan Peralatan Rumah Tangga

Berita

Miratap Tetap Pasarkan Peralatan Rumah Tangga. Perusahaan Baru Saja Berganti Nama dari Sanwacompany
Green Pramuka City bidik konsumen yang lebih luas

Berita

Alasan Green Pramuka City Pilih Gaya Japandi. Bidik Selera Pasar Konsumen yang Lebih Luas Termasuk Generasi Muda