Home / Berita

Sabtu, 31 Desember 2022 - 12:00 WIB

Kementerian PUPR dan BNPB Sosialisasi Rumah Tahan Gempa di Cianjur

Kementerian PUPR, BNPB, dan Pemkab Cianjur melakukan sosialisasi rumah tahan gempa di Cianjur setelah ada bencana di kawasan ini. 

Sejumlah pihak terkait melakukan sosialisasi pentingnya desain bangunan hunian tahan bencana di Cianjur, Jawa Barat. 

Pihak tersebut adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Sosialisasi ini untuk memaparkan pentingnya mempunyai rumah yang tahan bencana terhadap masyarakat yang terdampak gempa. 

Hal ini penting agar masyarakat tidak mengalami kerugian berupa bangunan yang rusak dan meminimalisasi korban jiwa. 

Situs Investasi Properti mengutip pernyataan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dari rilis pers. 

“Pembangunan rumah masyarakat yang rusak pasca bencana gempa di Cianjur perlu menggunakan teknologi rumah tahan gempa,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Warga BSD City Harus Tahu Tarif Tol Serbaraja Disesuaikan. Tarif Baru Berlaku Mulai 3 November 2024

Saat ini, Kementerian PUPR telah mempunyai teknologi RISHA atau Rumah Instan Sederhana Sehat. 

Masyarakat bisa mendirikan RISHA tersebut dalam waktu yang relatif singkat dan tentunya tahan gempa. 

Kementerian PUPR telah menjalin kerjasama dengan sejumlah vendor yaitu perusahaan swasta untuk mengembangkan teknologi tersebut.  

Saat ini, sudah ada dua vendor perusahaan yang sudah memperoleh rekomendasi sebagai rumah tahan gempa dari Kementerian PUPR.

Hunian tahan bencana tersebut adalah Domus dan Rumah Banua Tadulako (Rumbako).

sosialisasi RTG di cianjur

Sosialisasi Rumah Tahan Gempa di Cianjur 

Kementerian PUPR, BNPB, dan Pemkab Cianjur melakukan sosialisasi di GOR (Gelanggang Olahraga) Nagrak. 

Kebetulan, warga yang tinggal di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur memang menjadi korban terdampak. 

Baca Juga :  TRINLAND Gelar Topping Off Storage House Holdwell Business Park. Developer Hadirkan Infrastruktur Industri Berkualitas

Koordinator Kebencanaan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Arbai memberikan pernyataan. 

Ia menyatakan sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui teknologi dan spesifikasi material bangunan hunian tahan gempa. 

Pemerintah telah menerapkan teknologi rumah tersebut dalam penanganan pasca bencana alam di Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Jawa Timur, Sulawesi, dan lainnya. 

Pembangunan satu unit hunian rumbako dengan luas 7 x 5 meter hanya memakan waktu 10 hari saja. 

Hunian ini mempunyai satu kamar tidur, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi, tentunya cukup untuk keluarga kecil. 

Rumah tahan gempa tentunya memang cocok untuk hunian di Indonesia yang rawan bencana alam. 

Ikuti terus update kabar properti terkini dan juga berita gaya hidup, hanya di situs Investasi Properti.

Share :

Baca Juga

Living Lab Ventures Komitmen Perkuat Ekonomi Digital di Indonesia

Berita

Living Lab Ventures Komitmen Perkuat Ekonomi Digital di Indonesia. Perusahaan Akan Memanfaatkan Ekosistem Sinar Mas Land
pick up point IKEA di Yos Sudarso

Berita

IKEA Buka Pick Up Point di Yos Sudarso, Jakarta Utara. Belanja Jadi Lebih Mudah
Knight Frank Ungkap Perkantoran di Jakarta Semester 1 2026

Berita

Knight Frank Ungkap Perkantoran di Jakarta Semester 1 2026. Stok Tetap, Tetapi Harga Sewa dan Okupansi Terus Tumbuh
Membedah Strategi Investasi Properti Iwan Sunito

Berita

Membedah Strategi Investasi Properti Iwan Sunito. Perlu Riset, Kesabaran, dan Kemampuan Membaca Pengembangan Kota
Paramount Gading Serpong Luncurkan Oxford Square YOSECA Loft di Victoria Central District

Berita

Paramount Gading Serpong Luncurkan Oxford Square YOSECA Loft di Victoria Central District. Paramount Land Hadirkan Kawasan Komersial dengan Captive Market yang Kompetitif
Mengintip Produk BACKHOME

Berita

Mengintip Produk BACKHOME. Produk Perlengkapan Rumah Tangga yang Mendukung Gaya Hidup Modern
Artotel Group Ungkap Potensi Hospitality di Kalimantan Selatan

Berita

Artotel Group Ungkap Potensi Hospitality di Kalimantan Selatan. Hadirkan Hotel Grand Maya by ARTOTEL yang Merupakan Hotel Butik
Colliers Proyeksi Dampak Wacana Moratorium untuk Investasi di Bali

Berita

Colliers Proyeksi Dampak Wacana Moratorium untuk Investasi di Bali. Seperti Apa Efeknya untuk Investasi Properti dan Industri Pariwisata