Home / Berita

Jumat, 14 Maret 2025 - 12:00 WIB

Knight Frank Indonesia Jelaskan Sektor Industri dan Logistik pada Semester 2 2024. Industri Kendaraan Listrik Aktif Mencari Lahan

Sumber Foto: Sukasejatigardencity.com

Sumber Foto: Sukasejatigardencity.com

Perusahaan konsultan properti Knight Frank Indonesia jelaskan sektor industri dan logistik pada semester 2 2024. Simak ulasannya. 

Sektor industri dan logistik menjadi salah satu subsektor properti yang dinilai memiliki risiko yang minim dan potensi tumbuh yang tinggi. 

Hal ini menjadi pilihan para investor properti di berbagai kota di Asia Pasifik, termasuk kawasan regional Asia Tenggara.

Saat ini, di Greater Jakarta dan Subang, menjadi submarket paling potensial, dengan sektor auto-related sebagai prime mover.

Hal ini terutama yang terkait dengan pengembangan produksi EV (electric vehicle) dan berbagai industri turunannya.

Sementara itu, sektor data center yang sejak tahun 2021 terdeteksi aktif menyerap lahan industri di Greater Jakarta tidak lagi demikian.

Pada akhir tahun 2024, sektor data center tidak lagi menjadi occupier utama dengan total serapan lahan yang tidak setinggi dua tahun sebelumnya.

Performa subsektor industri terhitung mencatatkan yang terbaik sejak pandemi melanda pada awal 2020 lalu. 

Hal ini tidak mengherankan jika beberapa kawasan industri di Jabodetabek berencana membuka tambahan pasokan lahan untuk memenuhi permintaan para industrialist. 

Baca Juga :  Sinar Mas Land dan Bank INA Jalin Kerja Sama. Berikan Kemudahan Bagi Konsumen yang Ingin Mendapatkan KPR dan KPA

Apalagi, termasuk di wilayah Subang, Jawa Barat yang juga memiliki rencana yang sama. Perusahaan juga sudah melirik kawasan di luar Bekasi, Jawa Barat. 

Konsultan Properti Knight Frank Indonesia Jelaskan Sektor Industri dan Logistik pada Semester 2 2024

“Serapan lahan kawasan industri di tahun 2024 menunjukan performa tertinggi sejak pandemi,” kata Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

“Serapan lahan kawasan industri di tahun 2024 menunjukan performa tertinggi sejak pandemi,” lanjutnya.  

“Memang tidak dapat dipungkiri, gelombang masuknya manufaktur dari wilayah regional Asia, seperti Tiongkok, Vietnam, dan Korea Selatan memberikan dampak positif terhadap performa kawasan industri,” katanya lagi. 

“Terlebih Perang Dagang As-Tiongkok yang telah membawa relokasi pabrik ke wilayah Jawa Tengah,” imbuhnya. 

“Di tengah kondisi tersebut, saat ini pemerintah dan industrialist perlu menangkap peluang ini sebagai ‘golden opportunity’,” lanjutnya. 

“Hal ini mengingat sektor manufaktur akan menjadi katalis dalam menjaga performa sektor industri di Greater Jakarta dan nasional,” ujarnya menutup pernyataan tertulis. 

Baca Juga :  TRINLAND Ekspansi Ke Logistic Park, Data Center dan Ultra Luxury Hospitality Mulai 2026. Perluasan Portofolio Bisnis Berbasis Green Development

Berikut kilasan pasar kawasan industri Jabodetabek dan sekitarnya periode semester 2 2024, sebagai berikut: 

Pertama, total stok kawasan industri di Greater Jakarta dan sekitarnya bertambah, saat ini tercatat berkisar 15.729 hektare. 

Kedua, total serapan lahan kawasan industri di kawasan di atas pada semester 2 2024 ini berkisar 77 hektare.

Ketiga, Subang, Bekasi dan Karawang yang berada di Provinsi Jawa Barat masih menjadi submarket yang potensial saat ini,

Keempat, harga masih stabil, cenderung mulai meningkat terutama di beberapa kawasan yang memiliki daya kompetisi yang relatif lebih tinggi, seperti di koridor Timur Jakarta.

Kelima, pada tahun 2024 menjadi performa terbaik dalam lima tahun terakhir, melalui catatan permintaan lahan berkisar 312 hektare.

Keenam, auto-related menjadi occupier yang paling aktif pada akhir tahun 2024. Sektor kendaraan listrik memang terlihat aktif belakangan ini. 

Jangan lewatkan konten menarik lainnya mengenai ulasan Knight Frank Indonesia mengenai pasar apartemen sewa di Jakarta yang membidik pekerja asing.

Situs Investasiproperti.id selalu menyuguhkan konten yang menarik mengenai pembahasan kawasan industri dan pergudangan oleh konsultan properti. 

Share :

Baca Juga

Mengenal De Braga by ARTOTEL

Berita

Mengenal De Braga by ARTOTEL. Hotel Butik Berbintang yang Dikelola Artotel Group Ini Berlokasi di Kawasan Ikonik Kota Bandung
Metland Gelar RUPST dan RUPSLB Tahun 2026

Berita

Metland Gelar RUPST dan RUPSLB Tahun 2026. Developer Mengubah Susunan Direksi dan Komisari Perseroan
Mengungkap Prospek Serpong Selatan dan Anandaya Home Resort

Berita

Mengungkap Prospek Serpong Selatan dan Anandaya Home Resort. Proyek Synthesis Development Ini Punya Sejumlah Keunggulan
Orpin Apresiasi Metland dalam Kolaborasi Aplikasi MIRA

Berita

Orpin Apresiasi Metland dalam Kolaborasi Aplikasi MIRA. Teknologi Pintar yang Memberi Kemudahan Kepada Penghuni Rumah
Metland Dukung Kehadiran Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung

Berita

Metland Dukung Kehadiran Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung. Ikut Mendukung Kawasan Hunian dengan Fasilitas Lengkap
Mengintip Konsep Klaster NuOne di Arcova District Grand Wisata Bekasi

Berita

Mengintip Konsep Klaster NuOne di Arcova District Grand Wisata Bekasi. Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Tapak yang Nyaman dan Fungsional
ARCH ID 2026 Kembali Digelar dengan Tema Sketsa Sintesa

Berita

ARCH ID 2026 Kembali Digelar dengan Tema Sketsa Sintesa. Hadirkan Konferensi Internasional, Pameran Hingga Kompetisi
VIVERE Hotel ARTOTEL Curated Ingin Tamu Dapatkan Pengalaman Membatik

Berita

VIVERE Hotel ARTOTEL Curated Ingin Tamu Dapatkan Pengalaman Membatik. Artotel Group Gelar Acara Terkait Hari Batik Nasional