Pemerintah apresiasi Summarecon terkait pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang menjadi bagian TOD Summarecon Bekasi.
PT Summarecon Agung Tbk memulai pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang merupakan bagian dari Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Bekasi.
Pembangunan ini dilakukan bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta Kementerian Perhubungan yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi
Summarecon Bekasi adalah kota mandiri yang dibangun oleh perusahaan pengembang properti dengan kode emiten SMRA.
Kota terpadu yang memiliki luas 240 hektare ini dikembangkan sejak 2010 dan berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat.
By the way, Stasiun Bekasi adalah salah satu stasiun KRL Commuter Line rute Bekasi atau Cikarang menuju Tanah Abang atau Duri di Jakarta.
Pemerintah Apresiasi Summarecon Terkait Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi Sekaligus Bukti Kolaborasi Swasta dengan Pemerintah
Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang merupakan bagian dari TOD Summarecon tidak lepas dari dukungan dan peran aktif berbagai lembaga pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan Kementrian Perhubungan berperan dalam sinkronisasi pembangunan serta memastikan pembangunan TOD sejalan dengan prinsip TOD Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono M.Sc., M.P.A., M.A memberikan pernyataan.
“Kami menyambut baik inisiatif ini. Hadirnya Stasiun Bekasi Ekstensi bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik,” kata AHY seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
“Harapannya menjadi kawasan yang semakin produktif mendukung mobilitas, kemudahan aktivitas masyarakat, dan pengembangannya sesuai dengan prinsip Transit Oriented Development (TOD) Indonesia,” lanjutnya.
Kehadiran Fasilitas Stasiun Bekasi Ekstensi Bisa Mendukung Konektivitas Perkotaan yang Lebih Modern
Wakil Menteri Perhubungan, Komjen Pol. Purn. Dr. Ir. Suntana, M.Si. juga memberikan pernyataan terkait kehadiran infrastruktur ini.
“Groundbreaking Pembangunan Ekstensi Stasiun Bekasi dalam mendukung Transit Oriented Development (TOD) di Summarecon Bekasi merupakan langkah sangat strategis dalam pembangunan jaringan perkeretaapian,” kata Suntana.
“Dewasa ini tidak lagi hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, melainkan sebuah lompatan besar dalam mewujudkan pengembangan kawasan berbasis TOD yang berdampak pada peningkatan kualitas tata ruang perkotaan serta mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal,” lanjutnya,
“Melalui perluasan Stasiun Bekasi ini, kita sedang merajut masa depan konektivitas perkotaan yang lebih modern untuk menampung peningkatan kapasitas layanan dan integrasi antarmoda yang seamless,” ujarnya lagi.
“Stasiun ini diharapkan dapat menampung lonjakan penumpang Commuter Line maupun kereta api jarak jauh dengan standar kenyamanan yang jauh lebih tinggi,” imbuhnya.
Kehadiran Kawasan TOD Diharapkan Bisa Menjadikan Kota Bekasi Menjadi Area yang Produktif dan Layak Huni
Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E. mengatakan pendapatnya mengenai perluasan stasiun ini.
“Groundbreaking hari ini bukan hanya sekadar peletakan batu pertama, tetapi merupakan simbol dari langkah maju menuju tata ruang kota yang lebih baik, mobilitas yang lebih efisien, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Erwan.
“Bekasi adalah salah satu wajah penting Jawa Barat. Kota ini terus tumbuh sebagai kawasan strategis ekonomi, hunian, dan mobilitas masyarakat,” lanjutnya.
“Dengan hadirnya kawasan TOD, kita berharap Bekasi tidak hanya menjadi simpul pergerakan, tetapi juga menjadi kawasan yang nyaman, produktif, dan layak huni,” katanya lagi.
“Sekali lagi terima kasih kepada PT Summarecon Agung Tbk yang telah menggagas acara dan pembangunan ini,” imbuhnya.
Jika kamu menetap di Kota Bekasi, pastinya kehadiran Stasiun Bekasi Ekstensi akan membantu aktivitas dalam menggunakan transportasi massal.
Sebelumnya, ada pembahasan mengenai Summarecon menggelar public expose 2026. Sebelumnya SMRA menyelenggarakan RUPST dan menetapkan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi.
Jangan lewatkan penjelasan soal Summarecon Crown Gading menjadi representasi generasi terkini kota terpadu modern. Kawasan paling prospektif di utara dan timur Jakarta.
Tidak ketinggalan, ada ulasan perihal Summarecon meresmikan Harris Hotel & Convention Serpong yang terintegrasi dengan Summarecon Mall Serpong. Developer bekerja sama dengan The Ascott Limited.
Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai pengembangan kawasan TOD yang dilakukan oleh perusahaan pengembang properti.















