Developer TCP Internusa perkenalkan Edenhaus Serpong, hunian tapak berdesain resor dengan harga mulai dari Rp1 miliaran.
Setelah sukses menghadirkan Edenhaus Simatupang di Jakarta Selatan, developer properti mulai memasarkan proyek terbarunya di Serpong, Tangerang, Banten.
Lokasi klaster rumah tapak ini berdekatan dengan salah satu kota terpadu terbesar di Tangerang, yaitu BSD City.
Sebelumnya, perusahaan pengembang properti ini berhasil memasarkan Edenhaus Simatupang dengan tingkat kepuasan konsumen 98%.
Sekadar informasi, TCP Internusa adalah salah satu anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa Tbk yang memiliki kode emiten SSIA.
Kelompok usaha yang berdiri pada 1971 ini bergerak di bidang real estate dan properti, industrial township, konstruksi dan perhotelan.
Perusahaan Pengembang Properti TCP Internusa Perkenalkan Edenhaus Serpong Bergaya Garden Home Resort
Berbeda dengan Edenhaus Simatupang yang dibanderol dengan harga Rp6-10 miliar, Edenhaus Serpong dipasarkan dengan harga Rp1-2 miliar.
Harga rumah tapak ini tentunya cocok bagi mereka yang tergolong sebagai pembeli rumah pertama (first home buyer).
Meskipun harganya lebih terjangkau, konsep garden home resort tetap dipertahankan sebagai tema utama seri Edenhaus di Serpong.
Jumlah rumahnya pun dipertahankan terbatas hanya 113 unit saja, developer properti konsisten sebagai boutique residence sebagaimana proyek sebelumnya.
“Meskipun harganya lebih terjangkau, konsep garden home resort tetap dipertahankan sebagai tema utama seri Edenhaus di Serpong,” kata Vice President Director TCP Internusa Suhartono Widjojo seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.
TCP Internusa Memasarkan Empat Tipe Rumah Tapak Dua Lantai di Kawasan yang Hijau dengan Kehadiran Taman
Perusahaan pengembang properti memperkenalkan empat tipe rumah, yaitu Tipe Vanda dengan lahan berukuran 7×12 meter, punya luas tanah 84 m2 dan luas bangunan 102 m2.
Lantas ada tipe Wedelia dengan ukuran lahan 5×12 m, memiliki luas tanah 60 m2, sementara luas bangunannya mencapai 63 m2.
Kemudian, ada tipe Parahyba dengan lahan ukuran 6×12 m, mempunyai luas tanah 72 m2 dan luas bangunannya adalah 77 m2.
Terakhir, terdapat tipe Arachis dengan lahan berdimensi 5×12 m, memiliki luas tanah 60 m2 dengan luas bangunan 47 m2.
Konsep taman di Edenhaus Serpong terlihat kuat dari luas lahan terbangun yang hanya 44% dari keseluruhan klaster seluas 2,2 hektare.
Penghuni bisa merasakan kenyamanan tinggal di kawasan yang hijau lantaran kehadiran taman dengan berbagai jenis tanaman.
Kalau kamu sedang mencari rumah tapak di kawasan Serpong, tentunya Edenhaus Serpong bisa menjadi rekomendasi terbaik.
Sebelumnya, terdapat pembahasan soal beberapa kelebihan tinggal di Tangerang, Banten. Wilayahnya ini punya potensi besar, tidak kalah dengan Tangerang Selatan.
Jangan lewatkan penjabaran perihal sejumlah kelebihan tinggal di Tangerang Selatan, Banten. Ada banyak pilihan kota mandiri di kawasan ini.
Tidak ketinggalan, terdapat penjelasan mengenai beberapa kelebihan tinggal di Serang. Ibu Kota Provinsi Banten yang seolah terlupakan.
Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai klaster perumahan terbaru yang dihadirkan oleh developer properti.















