Home / Gaya Hidup

Rabu, 23 Agustus 2023 - 22:00 WIB

Hafele Rayakan Hari Jadi ke-100. Hadir di Indonesia Sejak 1995 dengan Memasarkan Produk Terbaik Jerman

Sumber Foto: Hafele.co.id

Sumber Foto: Hafele.co.id

Hafele rayakan hari jadi ke-100. Perusahaan asal Jerman sudah hadir di Indonesia sejak 1995 dengan memasarkan produk terbaik. 

Perusahaan ini merupakan salah satu produsen terkemuka di dunia untuk perlengkapan furnitur, arsitektural, peralatan rumah, dapur, dan sanitasi. 

Adolf Hafele dan Hermann Funk mendirikan perusahaan ini di Nagold, sebuah kota kecil di Jerman bagian selatan pada 1923.

Awalnya, usaha ini adalah toko khusus untuk tukang kayu yang disebut produk bagi industri perangkat keras dan alat. 

Lantas bisnis kecil ini berkembang secara global menjadi perusahaan penyedia produk skala raksasa yang memiliki rangkaian item yang banyak. 

Saat ini, Hafele telah melebarkan sayap bisnisnya hingga 150 negara di dunia termasuk Indonesia pada 1995 silam. 

“Kami beradaptasi di negara-negara yang berbeda terutama di Asia,” ujar Managing Director Hafele Indonesia, David Lorenzo saat konferensi pers di Jakarta pada Rabu (28/8/2023). 

Baca Juga :  IKEA Gelar Kompetisi “Desain Kamar Impianmu”. Wujudkan Mimpi Anak Memiliki Kamar Tidur Sesuai Keinginan

“Di Eropa, kami tidak memiliki banyak cabang. Di Indonesia, Hafele memiliki banyak cabang dan distributor dari Aceh sampai Papua,” lanjutnya. 

jumpa pers hafele indonesia

Sumber Foto: Investasi Properti

Hafele Rayakan Hari Jadi ke-100 dengan Terus Memperluas Pasar di Indonesia 

Hafele yang memiliki kantor pusat di Taman Tekno BSD, Tangerang, Banten ini telah membuka sejumlah cabang di Indonesia.

Cabang tersebut berada di Bali, Jepara (Jawa Tengah), Samarinda (Kalimantan Timur), Pekanbaru (Riau), Batam (Kepulauan Riau), dan Tangerang Selatan. 

Saat ini, Hafele juga memperluas jangkauan konsumen dengan merambah ranah online atau pemasaran secara daring. 

Lorenzo melanjutkan bahwa pemasaran dan penjualan produk pemasaran memang didominasi oleh skema B to B (business to business) dibandingkan B to C (business to consumer). 

Baca Juga :  Mau Tahu Alasan Kenapa Furnitur Asal Italia Selalu Berkualitas?

Penjualan dan pemasaran produk ditunjang oleh sejumlah distributor dan channel pemasaran di toko-toko seluruh Indonesia. 

Selama masa pandemi Covid-19, Lorenzo mengungkapkan perusahaan sempat mengalami kendala, tetapi menurutnya kesempatan untuk berkembang. 

“Pada 2021, kami bisa growth, begitu juga pada 2022,” katanya sambil berharap pertumbuhan penjualan terus terjadi pada 2023 ini. 

Setelah melewati 100 tahun, Hafele berharap bisa melewati satu abad berikutnya, tetapi sedang berfokus pada target terdekat yaitu 2030. 

Apalagi, saat ini Hafele sedang menargetkan penjualan tahunan secara global mencapai 3 miliar euro (Rp49 triliun). 

Situs Investasi Properti selalu menghadirkan konten menarik mengenai rekomendasi produk arsitektur hingga perabot rumah tangga. 

Share :

Baca Juga

teras by plataran di bintaro xchange mall 2

Gaya Hidup

Teras Oceanarium by Plataran Hadir di Bintaro Jaya XChange Mall 2. Sajikan Menu Indonesia, Asia, dan Western 
peraturan naik sepeda di jepang

Gaya Hidup

Kenapa di Jepang Tidak Boleh Boncengan Sepeda? Terkesan Ribet ya
kenapa di jepang tidak ada polisi tidur

Gaya Hidup

Kenapa di Jepang Tidak Ada Polisi Tidur? Ternyata Ada Cara Lain untuk Mengurangi Kecepatan Kendaraan
ikea menghadirkan teras indonesia

Gaya Hidup

Kehadiran Teras Indonesia Menjadi Bukti IKEA Komitmen Dukung UMKM Lokal 
program i sea gelombang 2

Gaya Hidup

Instellar dan IKEA Social Entrepreneurship Buka Program Akselerator I-SEA Gelombang 2
ikea year end sale 2023 untuk 1500 produk

Gaya Hidup

Beli Produk IKEA Year End Sale 2023 Secara Online. Bisa Melalui Situs Resmi, Aplikasi, dan Marketplace
buku undesigned membahas eksplorasi berpikir kreatif

Gaya Hidup

Kisah Tidak Terduga dalam Buku UNDESIGNED. Saat 12 Profesional Bercerita Mengenai Proses Kreatif dan Eksplorasi Berpikir
alasan jarang ada gedung tinggi di eropa

Gaya Hidup

Kenapa di Eropa Tidak Ada Gedung Tinggi? Beda Banget dengan Asia dan Amerika