Saatnya mengungkap kenapa Surabaya banyak orang kaya atau crazy rich, mungkin banyak yang belum mengetahui sejarahnya.
Pada 2018 lalu, film Crazy Rich Asians dirilis. Polah tingkah orang super kaya Asia di Singapura ini menjadi perbincangan. Ya, namanya juga horang kayah.
Tidak lama kemudian, netizen +62 membicarakan crazy rich Surabaya yang kemudian sempat viral di media sosial Twitter, sekarang bernama X.
Bahkan, tidak ada kota lain termasuk Jakarta yang punya cerita unik soal kalangan super kaya ini. Nah, kok bisa ya?
Surabaya merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur. Salah satu kota terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah penduduk.
Kota seluas 335 km2 (kilometer persegi) dengan jumlah penduduk mencapai 3 juta menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juni 2023.
Surabaya merupakan kota bisnis, industri, dan perdagangan terbesar kedua setelah Jakarta. Kota ini punya kawasan metropolitan yang besar.
Situs Investasiproperti.id akan mengungkapkan lebih lanjut mengenai alasan mengapa banyak crazy rich di Surabaya? Wah, seberapa crazy ya?
Investasiproperti.id telah merangkum dari berbagai sumber portal berita daring nasional seperti iNews.id, Okezone.com, BBC.com, dan masih banyak lagi.
Mengungkap Jejak Sejarah Kenapa Surabaya Banyak Orang Kaya
Mengapa Surabaya begitu kaya? Nah, ini tentunya tidak terlepas dari Surabaya yang merupakan kota perdagangan sejak dahulu kala.
Menurut lembaga penelitian ekonomi INDEF, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya mencapai 24% dari seluruh Jawa Timur.
Lantaran kota perdagangan, tidak usah heran kenapa Surabaya banyak chindo atau China Indonesia. Masyarakat keturunan Tionghoa ini memang banyak yang berwirausaha.
Ya, tidak heran kalau banyak pengusaha besar hingga level konglomerat keturunan Tionghoa yang berasal dari kota ini atau merintis usaha dari Kota Pahlawan ini.
Nah, orang terkaya di Surabaya siapa saja sih? Tentunya banyak. Beberapa di antaranya adalah Susilo Wonowidjojo, pemilik perusahaan rokok Gudang Garam.
Lantas ada Hermanto Tanoko yang memiliki perusahan cat Avian atau Alexander Tedja yang juga salah satu pemilik developer Pakuwon.
Jika membandingkan orang kaya Jakarta vs Surabaya, tentu agak berbeda. Di Jakarta, sejumlah orang kaya tidak hanya berlatar belakang pengusaha.
Akan tetapi, ada juga para pekerja profesional hingga pesohor seperti bintang film, artis sinetron, hingga penyanyi. Hal yang membedakan dengan Surabaya.
Kalau di Surabaya, orang kaya lebih didominasi oleh mereka yang memiliki usaha dan investasi dalam berbagai sektor perdagangan dan industri.
Sebelumnya, ada konten yang menjelaskan kenapa Balikpapan disebut Kota Minyak, tidak heran kalau menjadi salah satu kota terkaya di Indonesia.
Tidak ketinggalan, ada konten yang mengupas kenapa Kediri menjadi kota terkaya. Kediri merupakan kota produsen rokok besar di tanah air.
Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik dan unik terkait keunggulan serta kelebihan kota-kota di Nusantara.















