Home / Berita

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:00 WIB

Knight Frank Ungkap Penyewa Kantor Pertimbangkan ESG (Environmental, Social, And Governance). Pemilik Gedung Harus Tahu

Sumber Foto: Executivecentre.com

Sumber Foto: Executivecentre.com

Konsultan properti Knight Frank ungkap penyewa kantor pertimbangkan ESG (environmental, social, and governance) sebagai pertimbangan. 

Para penyewa termasuk anchor tenant semakin mempertimbangkan faktor ESG ke dalam strategi real estate mereka. 

Perusahaan multinasional terkemuka memimpin dengan net‐zero roadmaps dan perjanjian sewa yang berfokus pada ESG. 

Mereka memperlakukan faktor ESG tersebut sebagai pendorong nilai, bukan hanya sekadar persyaratan kepatuhan.

Menurut penelitian global Knight Frank (Y)OUR SPACE 2025 yang mengeksplorasi kekuatan yang membentuk ulang cara kerja dan tempat kerja terungkap sejumlah hal. 

Para penyewa global mengungkapkan bahwa terdapat tiga prioritas ESG utama untuk portofolio mereka. Hmm, apa saja ya?

Tiga hal itu adalah mengurangi jejak karbon, meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan melalui ruang yang berkelanjutan, serta memperoleh sertifikasi gedung ramah lingkungan. 

Konsultan Properti Knight Frank Ungkap Penyewa Kantor Pertimbangkan ESG

Saat mempertimbangkan keputusan pembangunan pada masa depan, tiga fitur keberlanjutan teratas yang memengaruhi pilihan.

Ketiga fitur ini adalah sertifikasi gedung ramah lingkungan, fasilitas pengisian daya kendaraan listrik (EV/electric vehicle), dan sumber energi terbarukan.

Baca Juga :  Knight Frank Terangkan Serapan Lahan Kawasan Industri Pada 2025. Didukung Pertumbuhan Kendaraan Listrik

Selain itu, sertifikasi terkait lingkungan terus mendominasi di Indonesia dengan sertifikat GBCI GREENSHIP tetap menjadi sertifikasi keberlanjutan paling umum untuk gedung perkantoran di CBD (central business district) Jakarta (61%).

Hal tersebut kalau dibandingkan dengan sertifikat WELL dan sertifikasi lain yang berfokus pada kesehatan saja. 

Di luar sertifikasi, pasar akan memerlukan strategi yang ditargetkan untuk mengatasi prioritas real estate tertinggi kedua para penyewa, yaitu meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan.

Sementara itu, penyewa aktif di pasar CBD Jakarta berasal dari berbagai sektor, termasuk pertambangan, IT (information technology), oil and gas, e‐commerce, konstruksi, energi, dan industri terkait EV. 

“Kami melihat occupier properti di berbagai negara mulai menyertakan klausul sewa berbasis ESG saat mengambil keputusan,” ujar Director of ESG Knight Frank Asia Pacific Jackie Cheung seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

Keuntungan Memiliki Sertifikat Hijau untuk Pemilik Gedung Perkantoran

Untuk pasar Jakarta, perkantoran premium Grade A bersertifikasi hijau berada pada posisi yang sangat menguntungkan. 

Baca Juga :  Knight Frank Ungkap Sektor Ritel di Jakarta Semester 1 2026. Tenant Kuliner Mendominasi, Diikuti Fashion, Gaya Hidup, dan Hiburan

Gedung perkantoran ini tidak hanya memenuhi kriteria keberlanjutan, tetapi juga menawarkan ketahanan operasional yang dicari occupier. 

Oleh karena itu, seiring dengan menguatnya tren ini, para pemilik gedung yang proaktif berinvestasi pada aset yang selaras dengan prinsip ESG akan menjadi yang paling siap untuk menarik dan mempertahankan occupier berkualitas tinggi.

Sebelumnya, ada uraian singkat dari Knight Frank Indonesia yang menerangkan sektor ritel di Jakarta pada semester 2 2024. Beberapa mal melakukan renovasi.

Jangan lewatkan pembahasan soal Knight Frank Indonesia yang menjelaskan sektor industri dan logistik pada semester 2 2024. Produsen kendaraan listrik aktif mencari lahan.

Tidak ketinggalan terdapat ulasan perihal Knight Frank Indonesia yang mengungkapkan kawasan industri di Indonesia pada semester 1 2024. 

Situs Investasiproperti.id selalu menghadirkan konten yang menarik mengenai sektor perkantoran di kawasan niaga terpadu di Jakarta. 

Share :

Baca Juga

Metland Perkenalkan MIRA

Berita

Metland Perkenalkan MIRA. Aplikasi AI yang Bisa Digunakan Konsumen yang Memiliki Hunian yang Dikembangkan oleh Developer
Paviliun Raden Saleh ARTOTEL Curated Hadirkan The Flavor Archive of Jakarta

Berita

Paviliun Raden Saleh ARTOTEL Curated Hadirkan The Flavor Archive of Jakarta. Program Kuliner dari Artotel Group dalam Menyambut Ulang Tahun Jakarta Ke-499
Colliers Indonesia Ungkap Aspek Penting Pengelolaan Gedung Komersial

Berita

Colliers Indonesia Ungkap Aspek Penting Pengelolaan Gedung Komersial. Tata Kelola Keuangan dan Akuntansi Sangat Penting
Colliers Indonesia Ungkap Tren Apartemen Servis di Jakarta

Berita

Colliers Indonesia Ungkap Tren Apartemen Servis di Jakarta. Konsumen Melirik untuk Hunian Keluarga Atau Rekreasi

Berita

Metland Gelar RUPST dan RUPSLB 2023. Perseroan Raih Laba Bersih Rp418 Miliar
SiteMinder Jelaskan Lama Menginap Tamu Hotel di Lombok dan Bali Selatan Meningkat Jelang MotoGP Indonesia 2025

Berita

SiteMinder Jelaskan Lama Menginap Tamu Hotel di Lombok dan Bali Selatan Meningkat Jelang MotoGP Indonesia 2025
Mengenal Elais by ARTOTEL

Berita

Mengenal Elais by ARTOTEL. Artotel Group Menghadirkan Hotel dengan Fasilitas Lengkap di Medan, Kota Bisnis di Sumatra
Almandine Business Gallery Berlokasi Strategis di Kota Deltamas

Berita

Almandine Business Gallery Berlokasi Strategis di Kota Deltamas. Sinar Mas Land Bangun Kawasan Komersial yang Punya Potensi Bisnis yang Besar