Home / Berita

Selasa, 11 Maret 2025 - 12:00 WIB

Knight Frank Indonesia Jelaskan Pangsa Pasar Perkantoran Hijau di CBD Jakarta Tumbuh Stabil. Kepedulian Mengenai ESG Mulai Meningkat

Sumber Foto: Virtualofficeku.co.id

Sumber Foto: Virtualofficeku.co.id

Konsultan properti Knight Frank Indonesia jelaskan pangsa pasar perkantoran hijau di CBD Jakarta tumbuh stabil belakangan ini. 

Pasar gedung perkantoran hijau yang berkembang di Jakarta mengindikasikan peningkatan kesadaran dan penerapan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG/Environmental, Social, and Governance) di sektor properti.

Data dari Knight Frank Indonesia mengungkapkan bahwa sejumlah gedung perkantoran bersertifikat hijau, seperti yang memiliki sertifikasi GBCI, Greenmark, LEED, WELL, dan sebagainya.

Saat ini, jumlahnya mewakili 14% dari total luas lantai bruto (GFA/Gross Floor Area) gedung perkantoran di CBD Jakarta, mencapai 1.076.404 meter persegi. 

Permintaan akan ruang kerja berkelanjutan cukup stabil, terutama untuk ruang perkantoran premium di kawasan CBD (Central Business District) Jakarta.

Tingkat hunian gedung bersertifikat hijau menunjukkan perbedaan dibandingkan dengan gedung perkantoran konvensional sebanyak -3%. 

Namun, rata-rata pertumbuhan harga sewa untuk ruang kantor berkelanjutan ini secara signifikan lebih tinggi, persentasenya 25%-30%.

Perbedaan sewa ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti lokasi, usia bangunan, fitur smart technology, building specification, supporting facilities, amenities dan lainnya. 

Meskipun demikian, tren gedung perkantoran hijau ini diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan matangnya pasar ESG.

Baca Juga :  Hidup Harmoni dengan Alam di Summarecon Bogor. Pemandangan Indah Lapangan Golf dan 4 Gunung

Sebagai contoh, pasar dari gedung perkantoran bersertifikat BREEAM di Inggris mampu meningkatkan nilai properti bagi investor dan pemilik. 

Di London, Inggris, gedung perkantoran dengan peringkat BREEAM dengan kategori ‘Sangat Baik’, ‘Sangat Baik Sekali’ dan ‘Luar Biasa’ mengalami kenaikan sewa antara 3,7% sampai 12,3% dalam sepuluh tahun.

Konsultan Properti Terkemuka Knight Frank Indonesia Jelaskan Pangsa Pasar Perkantoran Hijau di CBD Jakarta Tumbuh Stabil

Knight Frank juga mengamati peningkatan adopsi ESG di pasar perkantoran berdasarkan riset yang dilakukan beberapa tahun lalu. 

Survei tahun 2023 menunjukkan bahwa investor Eropa dan Asia memprioritaskan efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, dan fasilitas pengisian kendaraan listrik (EV/Electric Vehicle) saat mempertimbangkan akuisisi properti.

Saat ini, gedung perkantoran hijau di Jakarta umumnya dilengkapi dengan infrastruktur pengisian EV, integrasi energi terbarukan, serta sistem konservasi dan daur ulang air dan sampah, serta pemantauan konsumsi energi.

“Pertumbuhan pasar gedung perkantoran hijau di Jakarta membuktikan bahwa pelaku industri properti dan penyewa/occupier semakin sadar akan pentingnya ESG,” ujar kata Direktur ESG Knight Frank Asia Pasifik dan Singapura Jackie Cheung seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Investasiproperti.id.  

Baca Juga :  Knight Frank Indonesia Jelaskan Pasokan Residensial High End di Jakarta. Mayoritas Berada di Jakarta Selatan

“Kami melihat minat yang meningkat pada bangunan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan didukung oleh tata kelola yang kuat,” lanjutnya.  

“Prestise juga menjadi nilai tambah dari gedung perkantoran berbasis ESG. Kami prediksikan tren ini akan terus berlanjut seperti pasar Asia Pasifik, karena semakin banyak perusahaan memasukkan ESG ke dalam strategi bisnis mereka,” katanya lagi menutup pernyataan tertulis. 

Sebelumnya, ada pembahasan soal Alkonusa komitmen memperkuat peran sebagai mitra strategis MEP untuk gedung tinggi di Indonesia. Perusahaan menerapkan pendekatan berbasis teknologi.

Jangan lewatkan konten yang membahas mengenai prediksi Knight Frank Indonesia mengenai tren gedung perkantoran berkonsep green office di Jakarta. 

Tidak ketinggalan, ada ulasan mengenai Colliers yang menjelaskan konektivitas transportasi dan okupansi perkantoran di Jakarta. Insight yang perlu diketahui pemilik dan pengelola gedung.

Situs Investasiproperti.id selalu menyediakan konten yang menarik mengenai ulasan dan proyeksi dari konsultan properti ternama. 

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup Berkelanjutan di Summarecon Emerald Karawang

Berita

Gaya Hidup Berkelanjutan di Summarecon Emerald Karawang. Hunian di Kawasan Industri dan Komersial yang Tumbuh Pesat
Pemudik Pekerja Konstruksi IKN Gunakan Transportasi Laut dan Udara

Berita

Kementerian PUPR Gelar Mudik Bareng Pekerja Konstruksi di IKN. Pemudik Gunakan Transportasi Laut dan Udara
Mevvah Hadir di IndoBuildTech 2025 Part 2

Berita

Mevvah Hadir di IndoBuildTech 2025 Part 2. Menawarkan Wall Panel Bermotif Marmer yang Mewah
ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Hadirkan Pameran Melahirkan Teman

Berita

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Hadirkan Pameran Melahirkan Teman. Artotel Group Berkolaborasi dengan EIARTI dalam Menyuguhkan Lukisan Karya Aprilia El Shinta
TOSTEM Indonesia Resmikan TOSTEM Studio Ciputat

Berita

TOSTEM Indonesia Resmikan TOSTEM Studio Ciputat. Hadirkan Solusi Material untuk Jendela dan Pintu Aluminium dengan Teknologi Jepang
Sinar Mas Land Rilis Adora Primes di Klaster Terravia

Berita

Sinar Mas Land Rilis Adora Primes di Klaster Terravia. Pengembangan dari Tahap Pertama Adora Classic yang Sudah Sold Out
Colliers Jelaskan Bisnis Ritel Jakarta Beralih ke Konsep Semi Outdoor Lifestyle

Berita

Colliers Jelaskan Bisnis Ritel Jakarta Beralih ke Konsep Semi Outdoor Lifestyle. Ada Sejumlah Hal yang Perlu Diketahui Developer dan Peritel
BP Tapera Usulkan Sosialisasi Perumahan bagi Kader Posyandu

Berita

BP Tapera Usulkan Sosialisasi Perumahan bagi Kader Posyandu. Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kementerian Dalam Negeri